Berita Terkini

Alun-Alun Kota Wisata Batu 2025: Fasilitas Modern dan Daya Tarik Terbaru untuk Wisatawan

Wamena – Alun – Alun Kota Wisata Batu merupakan salah satu ikon wisata yang popular di Jawa Timur. Letaknya sangat strategis terletak di pusat kota, dikelilingi destinasi hiburan, kuliner, dan juga fasilitas publik, menjadikannya sebuah ruang terbuka yang pastinya selalu ramai dikunjungi wisatawan. Dan saat memasuki tahun 2025, pemerintah setempat pun melakukan sejumlah pembaruan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta memperkuat identitas Kota Batu sebagai kota wisata keluarga.   Perkembangan Alun-Alun Kota Wisata Batu 1. Dibangun sebagai ikon wisata Alun – alun Kota Wisata Batu pertama kali diperkenalkan sebagai ruang bagi Masyarakat yang ramah keluarga. Sejak awal, Kawasan inipun dirancang untuk mendukung sektor wisata Batu yang tentunya mengusung konsep Family Tourism 2. Modernisasi menyeluruh untuk kenyamanan pengunjung Di tahun 2025, alun-alun inipun mengalami perbaikan juga perubahan besar terhadap fasilitas diantaranya: ·   Area bermain anak ·   Kebersihan dan Landscape taman ·   Pencahayaan malam hari ·   Spot foto bertema Kota Batu ·   Perbaikan infrastruktur pejalan kaki   Fasilitas yang ada di Alun – Alun Kota Wisata Batu 1.   Bianglala yang tetap menjadi Ikonik bagi Masyarakat yang mengunjungi Bianglala raksasa tetap menjadi primadona pengunjung. Pada tahun 2025 2.   Ruang terbuka hijau yang lebih luas Taman di sekitar alun-alun kini dilengkapi dengan jalur jogging, tempat duduk baru, dan juga tambahan pepohonan untuk memberikan keteduhan bagi para pengunjung. 3.   Area bermain anak yang tentunya lebih aman Wahana permainan anak diperbarui menggunakan material yang ramah lingkungan, permukaan yang anti slip, dan terdapat area khusus pengawasan orang tua 4.   Pusat Kuliner dan Kios UMKM Di 2025, pemerintah memperluas area UMKM untuk memberikan ruang bagi pedagang lokal menjajakan makanan khas Batu seperti: ·   Pos Ketan Legenda ·   Susu Segar ·   Olahan apel batu ·   Jajanan tradisional dan modern   Baca Juga: Pos Ketan Legenda 1967: Menu Andalan, serta Daya Tarik Kuliner Legendaris yang tidak pernah Sepi   Daya Tarik Alun – Alun Kota Wisata Batu 1. Suasana Malam Hari yang semakin menawan 2. Lokasinya yang sangat strategis terletak di Jantung Kota Alun – alun Kota Wisata Batu ini dekat dengan sejumlah destinasi populer seperti: ·   Museum Angkut ·   Jatim Park 1 ·   Pasar Batu ·   Pos Ketan Legenda 1967 3. Hiburan yang murah meriah untuk semua kalangan.   Tips Berkunjung ke Alun – Alun Kota Wisata Batu 1. Waktu yang tepat untuk berkunjung Adalah saat sore hingga malam hari karena cuaca yang sejuk, Cahaya lampu yang menarik 2. Parkir dan akses, parkiran tersedia baik itu di area utara maupun timur, namun seiring penuh pada jam liburan. Alternatifnya yaitu gunakan ojek online atau angkutan kota 3. Bawa jaket 4. Nikmati kuliner sekitar. (REZ)  

Pelaksanaan Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat di Lingkungan Sekretariat KPU

Wamena -  2 Desember 2025 bertempat di Kantor Regional IX BKN Jayapura, telah dilaksanakan Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) di lingkungan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ujian tersebut bertujuan untuk pemenuhan syarat administrasi bagi PNS untuk kenaikan pangkat.  Pelaksanaan ujian dilaksanakan dengan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) guna menjamin objektivitas, efektivitas, efisiensi dan akuntabilitas. Setelah sesi ujian berakhir, peserta dapat langsung mengetahui hasil ujian dan proses evaluasi yang berjalan lebih akurat. Penggunaan metode CAT juga mendukung standarisasi tes serta meminimalisir adanya potensi kesalahan manual. Pelaksanaan ujian diawali dengan sesi registrasi peserta, pengarahan teknis dari panitia BKN, dan dilanjutkan dengan pengarahan peserta ke ruang Computer Assisted Test (CAT) untuk mengerjakan ujian. Peserta yang mengikuti ujian disesuaikan dengan jenjang yang dipersyaratkan sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Jenderal KPU Nomor 3675/SDM.03.1-SD/04/2025 yang merupakan pedoman resmi terkait persyaratan, tata cara, serta mekanisme pelaksanaan Ujian Dinas dan UPKP di lingkungan KPU.  Terdapat 1 peserta dari KPU Kabupaten Nduga yang mengikuti ujian dinas ini. Ujian dinas yang diikuti ialah ujian dinas tingkat I yaitu oleh PNS yang memiliki masa kerja sedikitnya 2 tahun dalam pangkat Pengatur Tingkat I (II/d) untuk disesuaikan pangkatnya menjadi Penata Muda (III/a). KPU Kabupaten Nduga menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung salah satu agenda penting dalam siklus kepegawaian guna memastikan peningkatan kompetensi PNS secara berkelanjutan.  Harapannya dengan semakin meningkatkan kompetensi SDM, pegawai dapat mampu memberikan pelayan publik yang berstandar profesional khususnya dalam mendukung penyelenggaraan kepemiluan yang akan datang. (FPH) Baca juga: Ikuti Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Penata Kelola Pemilu di Papua Pegunungan: KPU Nduga Dukung Pembinaan Karir Pegawai  

Keindahan Alam Danau Sentani Papua

Wamena – Papua memiliki kekayaan yang menakjubkan dan mengesankan. Salah satu keindahan alam itu terdapat pada sebuah danau. Danau Sentani di Papua adalah salah satu danau terindah di Indonesia yang menyimpan begitu banyak cerita, budaya, dan keajaiban alam. Terletak di Kabupaten Jayapura dan dikelilingi pegunungan Cycloop yang megah, danau seluas lebih dari 9.000 hektar ini menjadi pusat kehidupan bagi masyarakat adat setempat sekaligus destinasi wisata unggulan yang semakin disorot wisatawan. Keindahannya yang tenang dan alami membuat Danau Sentani layak disebut sebagai “jendela Papua” bagi siapa pun yang ingin mengenal keelokan Tanah Cenderawasih lebih dekat. Panorama Danau Sentani Keindahan danau ini bukan hanya soal pemandangan visual, tetapi juga energi ketenangan yang dirasakan oleh setiap pengunjung. Banyak wisatawan mengatakan bahwa Danau Sentani memberikan pengalaman emosional tersendiri seolah waktu berjalan lebih lambat, memberikan ruang bagi pikiran untuk kembali jernih. Sejak matahari terbit, Danau Sentani sudah menghadirkan suasana yang damai dan menenangkan. Permukaan airnya yang luas memantulkan cahaya pagi, menciptakan pemandangan yang begitu menakjubkan. Dari kejauhan terdapat barisan pegunungan Cycloop berdiri kokoh seperti penjaga alam yang setia. Ada pula pulau-pulau kecil yang tersebar di tengah danau menambah cantiknya bentang alam Sentani. Tradisi yang Berakar dari Danau & Kekayaan Budaya Danau Sentani bukan sekadar destinasi wisata alam, ia adalah pusat kehidupan budaya masyarakat adat Sentani. Di sekitar danau terdapat banyak kampung tradisional, seperti Kampung Asei, Doy, Ayapo, dan Yobe, yang telah hidup berdampingan dengan danau selama ratusan tahun. Kampung Asei adalah salah satu yang paling dikenal, terutama karena tradisi lukisan kulit kayu yang disebut khombouw. Seni lukis khas Papua ini diwariskan turun-temurun dan menjadi simbol identitas masyarakat setempat. Wisatawan bisa melihat proses pembuatan lukisan secara langsung, sekaligus membeli hasil karya warga sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya. Selain seni lukis, masyarakat Sentani juga memiliki tradisi perahu dan rumah panggung yang menjadi bagian penting dari kehidupan mereka. Banyak keluarga yang memiliki perahu pribadi, digunakan untuk pergi ke pasar, mengunjungi sanak saudara, hingga mencari ikan di danau. Interaksi masyarakat dengan air danau mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam yang sudah terjalin sejak lama. Perayaan Meriah di Tanah Papua Ada momen yang sangat ditunggu-tunggu wisatawan adalah Festival Danau Sentani. Acara tahunan ini digelar untuk mempromosikan pariwisata dan budaya lokal. Agar Papua dapat dikenal hingga mancanegara lewat keindahan alamnya. Pada festival tersebut, pengunjung dapat menyaksikan tarian adat Papua yang energik, demonstrasi perang-perangan tradisional, parade perahu hias di danau, hingga pameran kuliner khas. Festival ini tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya Papua kepada dunia, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat lokal untuk melestarikan tradisi leluhur mereka. Banyak wisatawan menyebut bahwa menghadiri Festival Danau Sentani adalah pengalaman yang membuka mata, sekaligus membuat mereka lebih memahami kekayaan budaya Indonesia Timur. Aktivitas Menarik dan Pesona Wisata di Danau Sentani Ada aktivitas yang menarik yang ditawarkan oleh Danau Sentani. Pengunjung bisa menyewa perahu motor untuk berkeliling danau, menikmati udara segar sembari melihat pulau-pulau kecil dan kehidupan masyarakat setempat. Beberapa titik di sekitar danau juga cocok untuk berenang, memancing, dan berfoto dengan latar panorama yang memukau. Terdapat warung makan di sekitar danau yang menyajikan kuliner khas Papua, seperti papeda, ikan kuah kuning, hingga udang selingkuh. Menikmati hidangan lokal sambil menghadap pemandangan danau menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menghangatkan. Keindahan Danau Sentani terletak pada kehidupan, cerita, dan budaya yang tumbuh di sekitarnya, bukan hanya pemandangannya. Danau ini bukan sekadar tempat wisata, melainkan ruang hidup yang penuh nilai, sejarah, dan kedamaian. (ANY) Baca juga: Keindahan Alam Pulau Weh Sabang

Generasi Milenial Anak Zaman Baru yang Tumbuh Bersama Harapan dan Tantangan

Wamena -  Di setiap sudut kota, dari kafe kecil berlampu temaram hingga ruang kerja bersama yang penuh tawa dan ide, generasi milenial sedang menulis bab baru perjalanan bangsa. Mereka adalah anak-anak yang tumbuh di persimpangan ketika dunia menuju digital, ketika hidup berubah lebih cepat dari sebelumnya, dan ketika peluang datang bersamaan dengan tantangan. Generasi ini kini menjadi wajah Indonesia yang dinamis, penuh warna, dan tak pernah berhenti bergerak. Kisah Tentang Mimpi dan Teknologi Milenial dibesarkan oleh dua hal kasih orang tua yang sederhana dan kemajuan teknologi yang luar biasa. Mereka belajar mengetik di warnet, mengirim SMS seribu rupiah, hingga kini menjadi penggerak kerja digital. Dari kamar kecil dengan laptop yang mulai usang, banyak milenial merintis bisnis, mengajar anak-anak lewat daring, menciptakan konten, hingga membantu UMKM lokal naik kelas. Teknologi bagi mereka bukan sekadar alat, melainkan jembatan menuju mimpi. Baca juga: Mahatma Gandhi Sosok Pembawa Damai yang Mengubah Wajah Dunia Tantangan Antara Tekanan Ekonomi dan Kesehatan Mental Di balik kreativitas dan keberanian, generasi milenial juga memikul beban yang sering tak terlihat. Harga rumah yang melambung, persaingan kerja yang ketat, dan tuntutan hidup yang terus meningkat kerap membuat mereka terengah. Banyak dari mereka berusaha menemukan keseimbangan antara karier, keluarga, dan kesehatan mental. Dalam keheningan malam, di balik layar ponsel, tak sedikit yang berjuang melawan rasa lelah, sambil tetap berusaha tampil kuat keesokan harinya. Keberanian Mengubah Cara Pandang Masyarakat Tetapi satu hal yang membedakan generasi ini adalah keberaniannya berbicara. Mereka berani menyuarakan keadilan, kesehatan mental, lingkungan, hingga toleransi. Di media sosial, melalui karya seni, atau dalam ruang diskusi, milenial tidak takut mengulurkan tangan untuk perubahan. Mereka percaya bahwa kebaikan bisa dimulai dari satu unggahan, satu langkah kecil, atau satu percakapan asal dilakukan bersama. Harapan Indonesia di Masa Depan Meski sering dicap “manja” atau “mudah bosan”, generasi milenial sejatinya adalah generasi yang tahan banting. Mereka melalui krisis ekonomi, pandemi, perubahan industri, dan tetap mampu bangkit, menciptakan sesuatu yang baru. Indonesia masa depan tidak bisa dilepaskan dari tangan-tangan kreatif dan hati penuh empati milenial. Mereka bukan hanya generasi teknologi, tetapi generasi yang memahami manusia dan itu membuat mereka begitu penting.(AAZ) Baca juga: Martin Luther King jr Sang Pejuang Perdamaian yang Menggetarkan Dunia  

Memahami Penggalan Lirik Lagu Tangiang Ni Dainang Dalam Rangka Hari Ibu

Wamena – Hari Ibu adalah waktu untuk kita merenungkan perjuangan, doa, dan kasih sayang seorang ibu yang tidak pernah berharap balasan. Salah satu lagu yang mampu menggambarkan kedalaman cinta seorang ibu adalah Tangiang Ni Dainang. Lagu yang populer di masyarakat etnis Batak. Untaian lagu yang mengajak kita untuk menyampaikan permintaan maaf, rasa terimakasih, dan harapan untuk ibu. Rasa Penyesalan Anak yang Tidak Sempurna Pada bagian lirik: “Nang sipata salah au, tartutuk au di langkahi” Yang memiliki arti kalua pun aku banyak salah, dan terkadang melewati batas. Sebuah kalimat yang menunjukkan pengakuan bahwa tidak ada anak yang sempurna. Di mana kita sebagai anak terkadang ada di masa keras kepala, mengabaikan nasihat, bahkan menyakiti hati ibu. Namun, cinta seorang ibu tidak pernah berkurang dengan menerima kita sebagai anak yang ingin berubah lebih baik. Doa Ibu yang Selalu Menyertai “Diboanho di tangiangmu” Artinya adalah dibawa dalam doamu (ibu). Doa ibu digambarkan sebagai pelindung yang nyata dalam kehidupan seorang anak. Dalam doa ibu dipercaya untuk memberikan kekuatan yang membawa berkat, kesehatan, dan perlindungan. Pengorbanan Ibu: Tak Pernah Mengharap Balasan “Upah ni lojami” Arti dari lirik diatas adalah balasan dari kerja kerasmu. Lirik yang mengingatkan kita bahwa ibu tidak pernah meminta imbalan. Ibu bekerja dan mendidik demi kita sebagai anak-anaknya siang maupun malam. Pengorbanan ibu adalah wujud cinta paling tulus di dunia. Ucapan Terima Kasih dan Cinta yang Tidak Terucap “Mauliate ma Inang, disasude panbaenanmi” Artinya adalah terima kasih ibu, atas semua yang telah engkau berikan. Bagian lirik yang menjadi inti emosional dari lagu. Permintaan maaf dan terima kasih merupakan kata-kata yang mengobati hati ibu ketika perayaan Hari Ibu. Mari untuk mengucapkan minta maaf dan terimakasih. Harapan dan Doa untuk Ibu “Penggeng saur matua” Artinya adalah semoga panjang umur ibu. Sebuah untaian doa dari kita untuk ibu selalu dalam keadaan sehat, panjang umur, dan selalu diberkati oleh Tuhan Yesus Kristus. (STE) Baca juga: Memahami Makna Lirik Lagu Bunda Karya Melly Goeslaw

Memahami Makna Lirik Lagu Bunda Karya Melly Goeslaw

Wamena – Bunda sebuah karya yang dipopulerkan oleh Melly Goeslaw merupakan lagu yang berhasil mengabadikan rasa cinta antara anak dan ibu. Lirik yang terkandung dalam lagu mengajarkan kita bahwa kasih ibu adalah anugerah. Lagu yang menjadi favorit sepanjang masa yang menghadirkan refleksi, nostalgia, dan pesan cinta yang abadi. Kubuka Album Biru, Penuh Debu dan Usang Lirik yang menggambarkan seseorang yang membuka album foto yang penuh kenangan. Album merujuk pada memori masa kecil yang berkesan dan bermakna. Debu dan using menciptakan kesan waktu yang telah berjalan dan berlalu. Kupandangi Semua Gambar Diri, Kecil, Bersih, Belum Ternoda Makna yang begitu merefleksikan diri kita betapa masa kecil begitu polos, murni, dan penuh kasih sayang. Kita ketika masa kecil hanya mengenali bagaimana ibu memberikan kasih sayang dan cintanya ke dalam kehidupan. Gambaran tentang masa ketika cinta ibu adalah pelindung terbesar dalam kehidupan kita. Pikirku pun Melayang, Dahulu Penuh Kasih Melly Goeslaw mengajak kita untuk nostalgia dan larut dalam kerinduan. Kita akan terbawa kembali mengingat bagaimana kehidupan masa kecil yang dipenuhi perhatian dan kehangatan dari sosok ibu. Di balik setiap langkah kita hari ini terdapat cinta ibu yang penuh kasih dalam membesarkan kita. Kata Mereka, Diriku Selalu Dimanja Selalu Ditimang Penggalan lirik yang menunjukkan bahwa sosok ibu sangat begitu berarti dalam memberikan perhatian luar biasa untuk rasa aman, kasih sayang, dan pelukan yang membuat kita sebagai anak merasa berharga. Nada-Nada yang Indah Selalu Terurai Darinya Simbol yang mengingatkan kita tentang nasihat, dongeng, doa, dan kata-kata lembut yang diberikan ibu sepanjang masa-masa kecil. Kesucian hati ibu selalu menemani kita dengan bentuk kesabaran dan ketulusan. Tangisan Nakal dari Bibirku, Takkan Jadi Deritanya Penggalan lirik yang memperkuat gambaran seorang ibu untuk menerima semua kesulitan anaknya tanpa mengeluh. Kita diingatkan bahwa tidak ada sosok laun yang mampu mencintai kita setulus seperti ini. Tangan Halus dan Suci Telah Mengangkat Tubuh Ini Sebuah metafora dari perjuangan ibu membesarkan anak dari bayi hingga dewasa. Tangan yang menandakan kesiapan untuk melayani, mengarahkan, menjaga, dan menuntun kita ke masa depan. Jiwa Raga dan Seluruh Hidup Rela Dia Berikan Inti dari lirik lagu Bunda berupa pengorbanan ibu dengan tulus, totalitas, dan tanpa batas. Seorang ibu memberikan hidupnya untuk anak-anaknya meskipun terkadang kita sebagai anak tidak menyadarinya. Oh Bunda, Ada dan Tiada Dirimu, ‘Kan Selalu Ada di Dalam Hatikku Bagian lagu yang paling emosional memberikan kesan ibu yang sudah tiada ataupun jauh, namun cintanya akan tetap abadi. Hari Ibu melalui penggalan lirik lagu Bunda membawa kita dalam arti pengorbanan dan kehadiran yang tulus. (STE) Baca juga: Apa Itu Hari Ibu? Berikut Fakta Menarik perayaannya di Berbagai Negara