Berita Terkini

Kaderisasi Menyemai Harapan Baru di Tengah Perubahan Zaman

Wamena - Di tengah dunia yang bergerak cepat, sejumlah organisasi di Indonesia mulai melihat kaderisasi bukan sekadar rutinitas, tetapi sebagai perjalanan penting dalam menumbuhkan harapan baru. Kaderisasi menjadi tempat bagi generasi muda untuk memahami jati diri, memperkuat nilai, dan belajar peduli terhadap lingkungan sosial. Tempat Bertumbuhnya Karakter Generasi Muda Bagi banyak peserta, program kaderisasi adalah langkah pertama mengenal dunia yang lebih luas. Dalam ruang-ruang diskusi, mereka berbagi mimpi, kegelisahan, serta tanggung jawab sebagai generasi penerus. Para instruktur menjadi pendamping yang bukan hanya mengajarkan teori, tetapi memberi teladan. Di sini, kader belajar bahwa kepemimpinan dimulai dari kejujuran, empati, dan kemauan untuk melayani. Baca juga: Pemilu 1955 Tonggak Bersejarah Demokrasi Indonesia Regenerasi yang Menjaga Nyala Perubahan Kaderisasi menjadi jantung regenerasi organisasi. Tanpa proses pembaruan kader, nilai-nilai perjuangan mudah memudar. Melalui kaderisasi, setiap individu dipandang sebagai benih yang suatu hari akan tumbuh membawa perubahan. Generasi baru yang lahir dari proses ini membawa gagasan segar mereka peka terhadap isu digital, sosial, dan kemasyarakatan, sehingga mampu menghidupkan kembali energi organisasi. Kisah Inspiratif dari Ruang Kaderisasi Banyak peserta datang dengan rasa ragu, kurang percaya diri, atau tidak yakin pada kapasitas diri. Namun perjalanan kaderisasi perlahan mengubah itu. Ada yang akhirnya berani berbicara di depan umum, ada yang berhasil memimpin komunitasnya, dan ada pula yang menemukan tujuan hidupnya. Kisah-kisah kecil itu membuktikan bahwa kaderisasi bukan hanya mencetak anggota organisasi, melainkan membentuk manusia yang berani, peduli, dan siap melayani. Menatap Masa Depan dengan Optimisme Baru Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kaderisasi menjadi investasi jangka panjang. Ia menyiapkan generasi baru yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beretika dan berempati. Dengan kaderisasi yang kuat, organisasi memiliki fondasi untuk terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.(AAZ)

Mengapa Bencana di Sumatera Belum Ditetapkan sebagai Bencana Nasional?

Wamena - Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menimbulkan kerusakan luas, korban jiwa, serta dampak sosial ekonomi yang signifikan. Sorot berita hingga media sosial masyarakat Indonesia di beberapa hari terakhir, terus membahas tentang kondisi ini hingga menimbulkan pertanyaan publik: mengapa pemerintah belum menetapkan status “bencana nasional”? Dalam konteks Indonesia, penetapan status bencana nasional memiliki prosedur hukum yang ketat dan konsekuensi administratif yang besar, sehingga keputusan ini tidak dapat diberikan hanya berdasarkan besarnya kerusakan. Ada sejumlah indikator, proses pertimbangan, dan kalkulasi kapasitas daerah yang harus dianalisis secara komprehensif. Apa Itu Status Bencana Nasional? Status bencana nasional adalah tingkatan paling tinggi dalam sistem penanggulangan bencana Indonesia. Landasan hukumnya tercantum dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang menyatakan bahwa kewenangan penetapan status ini berada langsung di tangan Presiden. Penetapan status ini bukan hanya simbol, tetapi membawa implikasi strategis: Pemerintah pusat mengambil alih komando penanganan. Koordinasi antar-kementerian dipusatkan. Mobilisasi sumber daya nasional dan internasional menjadi lebih cepat dan mudah. Skala operasi penyelamatan dan rehabilitasi ditingkatkan.   Karena dampaknya sangat luas, maka penetapan bencana nasional hanya dilakukan jika memang situasinya melampaui kemampuan daerah dan memerlukan intervensi penuh pemerintah pusat. Kriteria Penetapan Bencana Nasional Menurut aturan dan pedoman penanganan bencana, sejumlah indikator menjadi pertimbangan utama pemerintah: 1. Jumlah Korban Jiwa yang Sangat Signifikan Semakin tinggi tingkat kematian dan korban luka, semakin besar pertimbangan untuk penetapan status nasional. 2. Kerugian Harta Benda yang Besar Kerusakan rumah warga, lahan usaha, serta kerugian ekonomi jangka panjang menjadi faktor penting. 3. Kerusakan Infrastruktur dan Fasilitas Publik Berskala Luas Kerusakan jembatan, jalan nasional, rumah sakit, jaringan listrik, dan sarana vital lainnya memperberat situasi. 4. Cakupan Wilayah yang Sangat Luas Bencana lintas kabupaten hingga lintas provinsi berpotensi masuk kategori nasional. 5. Dampak Sosial Ekonomi yang Melumpuhkan Aktivitas Normal Jika daerah tidak dapat menjalankan fungsi publik secara normal, tingkat urgensi penanganan meningkat. Kriteria ini menjadi acuan bagi BNPB dan pemerintah pusat dalam menganalisis apakah kapasitas daerah masih mencukupi atau sudah perlu diambil alih di tingkat nasional. Mengapa Bencana di Sumatera Belum Ditentukan sebagai Bencana Nasional? Meskipun dampaknya besar dan mencakup beberapa wilayah, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum menetapkan status bencana nasional dengan beberapa alasan utama: 1. Kapasitas Daerah Masih Dinilai Memadai Pemerintah pusat menilai bahwa pemerintah provinsi dan kabupaten/kota masih mampu menangani kondisi darurat dengan dukungan bantuan pusat. Artinya, meski bencana besar, daerah belum menunjukkan tanda kolaps atau kehilangan kapasitas penanganan. 2. Status Keadaan Darurat Sudah Ditetapkan Secara Lokal Wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menetapkan status darurat bencana di tingkat daerah. Dengan status ini, pemerintah daerah memiliki kewenangan penuh untuk mengerahkan: Personel Anggaran kedaruratan Relawan setempat Mitra kementerian dan lembaga   Penetapan lokal juga memungkinkan koordinasi dengan pusat tanpa harus menunggu keputusan nasional. 3. Dukungan Pemerintah Pusat Sudah Berjalan  Meski tidak menggunakan istilah “bencana nasional”, berbagai kementerian tetap memberikan bantuan besar, termasuk: Bantuan logistik Tim SAR gabungan Helikopter evakuasi Peralatan berat untuk membuka akses Bantuan dana siap pakai Koordinasi lintas lembaga   Dalam praktiknya, respons pemerintah pusat berjalan hampir setara dengan penanganan pada skala bencana nasional. Status Hukum Bukan Ukuran Kepedulian BNPB, Basarnas, TNI, Polri, dan berbagai kementerian terkait telah turun langsung ke wilayah terdampak. Pemerintah menekankan bahwa penetapan status bukan hal yang menghambat bantuan. Yang terpenting adalah percepatan evakuasi, pemulihan jaringan listrik, pemulihan akses jalan, serta jaminan kebutuhan dasar warga. Dengan model koordinasi ini, pemerintah memastikan bahwa masyarakat tetap mendapatkan penanganan optimal meski statusnya belum "bencana nasional". Perdebatan mengenai status bencana nasional seringkali muncul karena masyarakat menganggap label tersebut menentukan besar kecilnya perhatian pemerintah. Padahal, dalam banyak kasus, penanganan bencana tetap berjalan komprehensif tanpa harus menunggu penetapan resmi. Dalam kasus bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pemerintah pusat tetap mobilisasi penuh meski status hukum masih di tingkat daerah. Prioritasnya jelas mengarah kepada penyelamatan nyawa, pemulihan akses, dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. (FPH)

Bivak Alam: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Perannya dalam Kegiatan Survival dan Pendakian 2025

Wamena – Dalam dunia pendakian, kegiatan survival dan juga kegiatan mengeksplorasi alam bebas, istilah bivak alam menjadi sesuatu yang begitu penting untuk dapat dipahami. Bivak alam merupakan tempat perlindungan sementara yang dibuat dari bahan-bahan sederhana, baik alami atau buatan, untuk melindungi diri dari cuaca ekstrem dan juga kondisi darurat. Di tahun 2025, penggunaan bivak alam semakin lama semakin populer di kalangan pendaki dan pecinta alam seiring meningkatnya minat terhadap kegiatan outdoor adventure.   Apa Itu Bivak Alam? Bivak alam merupakan sebuah tempat untuk memberikan perlindungan saat kondisi darurat atau sementara yang didirikan dan juga dibangun di alam terbuka menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitar, seperti ranting pohon, daun besar, tanah, atau terpal. Fungsinya untuk memberikan perlindungan dasar dari hujan, angin, suhu dingin dan juga gangguan alam lainnya.   Baca Juga: Keindahan Alam Gunung Rinjani   Perbedaan Bivak dengan Tenda Bivak dengan Tenda itu berbeda dikarenakan: ·   Tidak selalu membutuhkan peralatan khusus ·   Dibuat untuk kondisi darurat ·   Lebih sederhana dan juga cepat dibuat ·   Tidak selengkap dengan tenda dalam memberikan perlindungan     Fungsi dan Manfaat Bivak Alam 1. Untuk memberikan perlindungan dari cuaca ekstrem Bivak sangat berguna untuk memberikan perlindungan dan melindungi tubuh dari hujan, angin yang kencang, kabut tebal, hingga panas yang berlebih saat siang hari. 2. Tempat Istirahat Saat Perjalanan Jauh Pendaki sering membuat bivak Ketika belum mencapai pos pendakian ataupun saat kondisi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan 3. Tempat Berlindung dalam Kondisi Darurat Saat mengalami tersesat, cidera, atau kondisi cuaca memburuk, bivak menjadi penyelamat untuk menghindari hipotermia 4. Pelatihan Survival Skill Bivak juga digunakan dalam kegiatan pelatihan survival untuk melatih kemampuan bertahan hidup di alam bebas.   Jenis-Jenis Bivak Alam 1. Bivak Daun atau Ranting 2. Bivak Lubang Tanah 3. Bivak Terpal atau Flysheet 4. Bivak Menggunakan Ponco 5. Lean To Shelter   Cara Membangun Bivak Alam yang Aman 1. Cari Lokasi yang Tepat Pastikan saat hendak membangun Bivak lokasinya tidak berada di: ·   Bawah pohon rapuh ·   Daerah yang rawan longsor ·   Jalur Sungai atau aliran air 2. Gunakan bahan-bahan sekitar Saat membuat Bivak gunakanlah ranting kokoh, daun besar, rumput kering, atau batang pohon tumbang untuk membangun struktur\ 3. Pastikan Struktur Kokoh Ikuti Langkah berikut: ·   Pasang tiang utama ·   Buat rangka atap miring ·   Tutup dengan daun tebal atau terpal ·   Perkuat dengan tali atau akar 4. Buat alas yang kering Gunakanlah daun kering atau alas tidur untuk mencegah kontak langsung dengan tanah yang dingin 5. Hindari membuat api yang terlalu dekat. (REZ)

Keindahan Alam Kawah Putih Ciwidey

Wamena – Keindahan alam kali ini berasal dari bagian selatan. Kawah Putih Ciwidey di Bandung Selatan selalu menjadi salah satu destinasi alam yang paling diminati wisatawan. Danau berwarna hijau toska dengan kabut putih yang sering turun menciptakan suasana dramatis yang sulit ditemukan di tempat lain. Perpaduan antara warna air kawah, bebatuan belerang, dan lembutnya udara pegunungan menjadikan kawasan ini memiliki keindahan yang berbeda dari wisata alam lain di Bandung. Atmosfer Mistis yang Tetap Ramah Salah satu yang membuat Kawah Putih semakin unik adalah kemampuannya berubah warna menjadi biru muda, kadang putih susu, dan di waktu tertentu berubah menjadi hijau zamrud. Ketika memasuki kawasan kawah, aroma belerang akan terasa lembut, namun tidak mengganggu selama pengunjung mematuhi aturan keselamatan. Kabut tipis yang sesekali menyelimuti danau memberikan kesan mistis, tetapi tetap menenangkan. Banyak pengunjung menggambarkan suasana ini sebagai tempat yang membuat pikiran menjadi lebih hening dan rileks. Ada jalur kayu dan spot foto yang tertata di daerah inti, namun tetap mempertahankan nuansa alami tanpa banyak sentuhan buatan. Wisatawan dapat berjalan santai, mengambil foto, atau sekadar duduk menikmati pemandangan. Anak-anak, keluarga, hingga wisatawan lansia dapat menjelajahi area ini dengan cukup nyaman. Kawah Putih adalah lokasi yang sempurna bagi para fotographer. Setiap sudut menawarkan komposisi yang menarik. Cahaya matahari yang menembus kabut di pagi hari menciptakan siluet pepohonan dan pantulan air yang sangat fotogenik. Kawah Putih menjadi salah satu lokasi favorit untuk shooting film maupun foto prewedding. Destinasi Wisata Lengkap Lokasi Kawah Putih berada di Ciwidey, sekitar dua jam, tidak jauh dari pusat kota Bandung. Akses jalannya mudah, dan selama perjalanan, pengunjung atau wisatawan akan melintasi hamparan perkebunan teh yang menyejukkan dan menyegarkan mata. Area parkir cukup luas, dan tersedia transportasi Ontang-Anting yang mengantar pengunjung ke area kawah dengan aman. Untuk wisatawan yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di Ciwidey, kawasan sekitar Kawah Putih juga menawarkan banyak aktivitas lain. Situ Patenggang, Glamping Lakeside, deretan kebun stroberi yang bisa dipetik langsung, serta pemandian air panas alami adalah beberapa pilihan yang sering dikunjungi setelah dari Kawah Putih. Kombinasi tersebut menjadikan Ciwidey sebagai paket wisata lengkap yang cocok untuk keluarga dan pasangan. Banyak pedagang menjual jagung bakar, bandrek, sate kelinci, dan makanan tradisional Sunda yang selalu menggugah selera. Keindahan yang Selalu Mengundang untuk Kembali Kawah Putih Ciwidey tentang pengalaman emosional yang diberikan pada setiap pengunjung bukan hanya tentang pemandangan, tetapi juga Banyak wisatawan yang datang kembali karena ingin merasakan suasana berbeda di tiap kunjungan. Ada kalanya cuaca cerah menampilkan warna kawah yang sangat jelas, sementara di waktu lain kabut turun dan menciptakan nuansa misterius yang memanjakan imajinasi. Selain menjadi lokasi favorit wisatawan domestik, Kawah Putih juga semakin dikenal mancanegara sebagai destinasi wajib di Jawa Barat. Keindahan alam yang autentik, suasana yang menenangkan, dan pengalaman visual yang unik menjadi alasan kuat mengapa tempat ini tidak pernah kehilangan pesonanya. Bagi siapa pun yang ingin menikmati keindahan alam yang tenang, penuh warna, dan terasa sangat berbeda, Kawah Putih Ciwidey adalah pilihan yang tepat. Destinasi ini tidak hanya memberikan keindahan untuk difoto, tetapi juga ketenangan bagi hati dan pikiran. (ANY) Baca juga: Keindahan Alam Gunung Kelimutu

Deadline 31 Desember 2025: Begini Cara Aktivasi Coretax DJP untuk ASN Lapor SPT Tahun 2025

Wamena – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menetapkan bahwa penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi wajib dilakukan melalui sistem Coretax DJP pada tahun 2025. Maka seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib memastikan akun Coretax DJP telah aktif dan terverifikasi sebelum batas waktu 31 Desember 2025. Berikut akan dijelaskan cara-cara aktivasi Coretax DJP untuk ASN. Cara Aktivasi Akun Coretax Buka laman Coretax DJP (coretaxdjp.pajak.go.id). Pilih menu Aktivasi Akun Wajib Pajak. Berikan tanda centang pertanyaan Apakah Wajib Pajak sudah terdaftar? a. Masukkan NPWP dan klik cari. b. Isi email dan nomor ponsel yang terdaftar pada DJP Online. c. Lakukan vervikasi identitas. d. Centang pernyataan kemudian klik simpan. (apabila terjadi perubahan data maka hubungi Kring Pajak 1500200 atau kunjungi kantor pajak terdekat). Cek email Anda kembali untuk info Surat Penerbitan Akun Wajib Pajak yang berisi kata sandi sementara. (Wajib diperhatikan: Pastikan email berasal dari domain resmi @pajak.go.id). Login kembali ke Coretax lalu klik ganti kata sandi dan kemudian membuat passphrase yang baru. Panduan dan Imbauan Resmi DJP Panduan resmi yang telah disediakan oleh DJP melalui t.kemenkeu.go.id/akuncoretax. Panduan yang berisi langkah-langkah pendaftaran hingga proses aktivasi yang dapat diakses oleh seluruh ASN. Konsekuensi Bila Tidak Melakukan Aktivasi Coretax DJP Konsekuensi yang dihadapkan oleh ASN bila akun Coretax DJP belum aktif atau KO/SE yang belum diterbitkan maka mengalami: Hambatan dalam pelaporan SPT Tahunan. Berpotensi sanksi administratif. Status kepatuhan pajak bermasalah. Berdampak dalam urusan administrasi kepegawaian. (STE) Baca juga: Memahami Lirik Lagu Mengheningkan Cipta

Pemilu 1955 Tonggak Bersejarah Demokrasi Indonesia

Wamena - Pemilihan Umum 1955 menjadi babak baru bagi Indonesia yang baru satu dekade merdeka. Pemerintah saat itu bertekad membuktikan bahwa demokrasi bisa tumbuh dalam bangsa yang masih membangun fondasi politiknya. Antusiasme Rakyat Memenuhi TPS Sejak pagi hari, warga dari berbagai penjuru tanah air berdatangan ke TPS. Banyak yang berjalan jauh, menyusuri desa dan ladang, bahkan menyeberangi sungai untuk menyampaikan suara mereka. Momen ini memperlihatkan bagaimana masyarakat memaknai pemilu sebagai hak sekaligus kewajiban bernegara. Suasana Pemilu yang Aman dan Tertib Meski dilakukan di tengah keterbatasan infrastruktur, pelaksanaan pemilu berlangsung tertib. Pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat bekerja sama memastikan proses pemungutan suara berjalan aman dan damai. Baca juga: Gelora Demokratisasi di Era Modern yang Serba Cepat Partai-Partai Besar Mewarnai Peta Politik Pemilu 1955 diikuti banyak partai politik. Empat partai besar yang mendapatkan suara terbanyak yaitu, PNI (Partai Nasional Indonesia), Masyumi, NU (Nahdlatul Ulama), PKI (Partai Komunis Indonesia) Kompetisi antarpartai berlangsung dinamis dengan gagasan pembangunan yang beragam. Hasil Pemilu dan Pembentukan Konstituante Hasil akhir pemilu digunakan untuk menyusun DPR pertama dan membentuk Konstituante, lembaga yang bertugas merancang UUD baru. Walaupun Konstituante tidak menyelesaikan tugasnya, proses politik ini menjadi pelajaran penting bagi perjalanan demokrasi Indonesia. Pengaruh Pemilu 1955 terhadap Masa Depan Bangsa Pemilu 1955 tetap dikenang sebagai salah satu pemilu paling jujur dan demokratis dalam sejarah Indonesia. Warisan nilai-nilai demokrasi dari pemilu ini menjadi fondasi dalam pelaksanaan pemilu-pemilu berikutnya. Demokrasi yang Terus Hidup Pemilu 1955 bukan hanya pencarian wakil rakyat, tetapi juga bukti bahwa rakyat Indonesia siap mengambil peran aktif dalam menentukan arah bangsa. Semangat itu terus hidup dan menjadi bagian dari identitas demokrasi Indonesia hingga hari ini.(AAZ)