Rilis! Video Klip Hymne dan Mars KORPRI oleh KPU Nduga
Wamena - KPU Kabupaten Nduga resmi merilis proses produksi video klip serta rekaman lagu Hymne dan Mars KORPRI dalam rangka mengikuti lomba paduan suara HUT KORPRI ke-54 tingkat KPU se-Provinsi Papua Pegunungan. Proses rekaman dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu di Napua dan di kantor perwakilan KPU Kabupaten Nduga di Wamena. Hal ini dilakukan untuk menghadirkan visual yang lebih variatif dan representatif keindahan alam Wamena. Sedangkan, pemilihan lokasi kantor menjadi upaya memperlihatkan suasana kerja di lingkungan KPU Nduga. Karya ini diproduksi secara original, mulai dari aransemen musik hingga proses editing vokal yang dikerjakan oleh Yvan O. Rumbiak, salah satu pegawai KPU Kabupaten Nduga. Sementara itu, seluruh proses pengambilan gambar ditangani dengan profesional oleh Herman Yohanes, Kasubbag Parmas dan SDM, yang bertindak sebagai photographer sekaligus videographer. Kolaborasi internal ini menjadi bukti bahwa kreativitas dapat tumbuh meski dengan keterbatasan SDM. Dengan jumlah personil yang tidak banyak, seluruh tim tetap menunjukkan komitmen yang kuat dan semangat berkarya untuk memenuhi kewajiban mengikuti lomba yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Papua Pegunungan. Antusiasme dan semangat berkompetisi para pegawai terlihat jelas selama proses produksi berlangsung. Keterbatasan tidak menjadi hambatan untuk memberikan hasil terbaik, justru menjadi motivasi untuk menampilkan karya yang membanggakan dan kompetitif. Dalam lomba paduan suara ini, dukungan publik juga menjadi salah satu poin penting penilaian yang diperhitungkan. Karena itu, KPU Nduga mengajak seluruh kalangan, teman-teman, serta masyarakat luas untuk memberikan dukungan melalui like, comment, dan share pada video yang akan dipublikasikan di platform resmi KPU Nduga. Setiap dukungan sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi seluruh tim yang telah bekerja keras. KPU Nduga berharap karya yang dirilis ini dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama instansi di tingkat provinsi. Semangat kebersamaan, disiplin, dan pelayanan tetap menjadi pondasi utama dalam setiap langkah yang diambil. (FPH) ....
Papua Bukan Tanah Kosong: KPU Nduga Hadir Menyuarakan Demokrasi dari Tanah Penuh Kehidupan
Papua bukan tanah kosong. Ia adalah tanah yang hidup, tempat di mana masyarakat menjaga adat, menghormati leluhur, dan menanam nilai-nilai kebersamaan dalam setiap langkah kehidupan. Di balik hutan hijau, lembah luas, dan pegunungan tinggi, ada semangat rakyat yang terus tumbuh untuk berpartisipasi membangun masa depan bersama. Di sinilah KPU Nduga hadir sebagai garda terdepan demokrasi, memastikan suara setiap warga di wilayah yang luas dan menantang ini tetap terhitung, terdengar, dan bermakna. KPU Nduga: Menyapa Pemilih hingga ke Wilayah Pedalaman Menjangkau masyarakat di Kabupaten Nduga bukan pekerjaan mudah. Namun, bagi penyelenggara pemilu, tantangan bukanlah alasan untuk berhenti. Melalui kerja sama dengan tokoh adat, aparat kampung, dan pemuda lokal, KPU Nduga aktif melakukan sosialisasi pemilu hingga ke wilayah-wilayah pedalaman yang sulit dijangkau. Menghidupkan Demokrasi dengan Nilai Budaya KPU Nduga memahami bahwa pendidikan pemilih harus dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter masyarakat. Sosialisasi sering dilakukan dalam suasana kekeluargaan melalui bakar batu, pertemuan adat, atau ibadah bersama. Melalui cara-cara itu, nilai-nilai demokrasi tidak datang dari luar, tetapi tumbuh dari dalam kehidupan masyarakat sendiri. Pemilu menjadi bagian dari kebersamaan, bukan sekadar proses politik, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan kearifan lokal. Papua Bukan Tanah Kosong, Tapi Tanah yang Menyuarakan Harapan Kehadiran KPU di Papua, khususnya di Nduga, menunjukkan bahwa demokrasi ada di setiap jengkal tanah Indonesia. Papua bukan tanah kosong; ia adalah tanah yang penuh suara, semangat, dan harapan. (HY) Baca Juga: Dari Pinang Tumbuh Harmoni Budaya di Papua Pegunungan ....