Berita Terkini

KPU Kabupaten Nduga Laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Wamena - Perjanjian Kinerja KPU merupakan dokumen strategis yang memiliki peran penting bagi KPU dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Dokumen ini menjadi bentuk kontrak kerja yang memuat komitmen kinerja antara pimpinan dan jajaran sekretariat, sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas. Mendorong Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja KPU Keberadaan Perjanjian Kinerja KPU bertujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas kinerja dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan. Melalui dokumen ini, seluruh target kinerja dirumuskan secara jelas dan terukur sehingga dapat dipantau serta dievaluasi secara berkelanjutan. Hal ini menjadi wujud nyata komitmen KPU dalam menghadirkan pelayanan publik yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, Perjanjian Kinerja menjadi instrumen pengendali kinerja yang sangat penting. Dokumen ini tidak hanya berfungsi sebagai pedoman kerja, tetapi juga sebagai alat ukur keberhasilan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab organisasi secara keseluruhan. Sasaran Program dan Indikator Kinerja yang Terukur Perjanjian Kinerja KPU memuat sasaran program dan indikator kinerja yang disusun secara sistematis. Sasaran dan indikator tersebut menjadi acuan dalam pelaksanaan kegiatan, sekaligus menjadi dasar penilaian capaian kinerja. Dengan adanya indikator yang jelas, setiap unit kerja memiliki arah dan fokus yang selaras dengan tujuan organisasi, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih efektif dan terukur. Dalam penandatanganan Perjanjian Kinerja, Anggota KPU diwakili oleh Ketua KPU, sedangkan Sekretariat KPU diwakili oleh Sekretaris KPU. Penandatangan ini disaksikan juga oleh jajaran pegawai KPU Kabupaten Nduga di aula Kantor Perwakilan KPU Nduga di Wamena. Kedua pihak yang menandatangani Perjanjian Kerja memiliki peran yang saling melengkapi dan mendukung. Pihak pertama, yaitu Sekretaris KPU, berkomitmen untuk mewujudkan target kinerja sebagaimana tercantum dalam lampiran Perjanjian Kinerja. Sementara itu, pihak kedua, dalam hal ini Anggota KPU, bertugas melakukan supervisi yang diperlukan serta melaksanakan evaluasi terhadap capaian kinerja yang telah ditetapkan. Evaluasi Kinerja sebagai Dasar Penguatan Organisasi Evaluasi terhadap capaian kinerja menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Perjanjian Kinerja KPU. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam pengambilan langkah perbaikan dan peningkatan kinerja ke depan, termasuk dalam pemberian penghargaan maupun penerapan sanksi sesuai ketentuan. Dengan mekanisme ini, Perjanjian Kinerja diharapkan mampu mendorong terciptanya budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada hasil. (FPH)  Baca juga: Jelang Latsar, CPNS KPU se Papua Pegunungan Bangun Kekompakan dengan Latihan Paduan Suara

Jelang Latsar, CPNS KPU se Papua Pegunungan Bangun Kekompakan dengan Latihan Paduan Suara

Wamena - Arahan Sekretaris KPU Papua Pegunungan, Agus Filma tertuang secara resmi dalam Surat Edaran terkait Undangan Latihan Paduan Suara CPNS KPU se-Provinsi Papua Pegunungan Nomor 93/SDM.06.7.Und/95/3/2026. Surat edaran tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan latihan paduan suara yang melibatkan seluruh CPNS KPU di lingkungan Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari pembinaan awal aparatur sipil negara, khususnya bagi CPNS yang dalam waktu dekat diperkirakan akan mengikuti kegiatan Latihan Dasar (Latsar). Membangun Kekompakan dan Semangat Kerja CPNS KPU Latihan paduan suara ini bertujuan untuk meningkatkan kekompakan, kebersamaan, serta membangun semangat kerja antar CPNS KPU se-Provinsi Papua Pegunungan. Melalui aktivitas kolektif yang membutuhkan kerja sama, disiplin, dan keselarasan, para CPNS diharapkan mampu memperkuat ikatan emosional serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap institusi. Suasana latihan yang dilakukan secara bersama-sama juga menjadi sarana untuk lebih mengenal satu dengan yang lain, beradaptasi, dan membangun komunikasi yang positif guna mempermudah kinerja bersama kedepannya. Lagu yang dibawakan dalam latihan paduan suara ini adalah Mars Korpri, yang merupakan simbol semangat pengabdian dan jati diri aparatur sipil negara. Mars Korpri sebelumnya juga telah dilombakan dalam rangka peringatan Hari Korpri KPU se-Provinsi Papua Pegunungan, yang diikuti oleh sembilan satuan kerja di lingkungan KPU Provinsi Papua Pegunungan. Pemilihan lagu ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai profesionalisme, loyalitas, dan integritas kepada para CPNS KPU. Persiapan Penampilan Penutupan Latsar Latihan paduan suara ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan penampilan CPNS KPU pada acara penutupan Latsar. Guna memantapkan penampilan dan menjaga kualitas vokal serta kekompakan tim, latihan direncanakan akan dilaksanakan secara rutin sebanyak satu kali dalam setiap pekan. Konsistensi latihan diharapkan mampu menghasilkan penampilan yang optimal dan mencerminkan kesiapan CPNS KPU Papua Pegunungan sebagai aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga solid dan berjiwa korps. Melalui kegiatan ini, KPU Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi penyelenggaraan pemilu serta pelayanan publik di wilayah Papua Pegunungan. (FPH)  Baca juga: KPU Provinsi Papua Pegunungan Lakukan Monitoring ke KPU Nduga, Fokus Kesiapan Kelembagaan dan Latsar CPNS

Fun Match Bola Voli KPU se Provinsi Papua Pegunungan Bersama KPPN Wamena

Wamena - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi se Papua Pegunungan berkolaborasi bersama Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Wamena melaksanakan kegiatan fun match bola voli. Kegiatan ini berlangsung di Komplek Rumah Dinas KPPN Wamena dan menjadi momentum awal yang penuh kehangatan antarpegawai lintas instansi. Melalui olahraga, suasana kebersamaan terbangun secara alami, menghadirkan interaksi yang santai namun bermakna. Sejak awal pertandingan, para pegawai dari kedua instansi menampilkan atraksi permainan yang penuh semangat dan sportivitas. Sorak sorai, senyum, serta tawa menghiasi jalannya pertandingan, menciptakan atmosfer yang akrab dan menyenangkan. Meskipun sebagian besar pegawai baru pertama kali bertemu, rasa canggung perlahan mencair seiring jalannya permainan dan interaksi yang terjalin di lapangan. Pertemuan Perdana, Harapan Kolaborasi dan Pelayanan Publik yang Lebih Baik Fun match ini tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang perkenalan dan membangun relasi awal antar pegawai KPU Provinsi se-Papua Pegunungan dan KPPN Wamena. Dalam suasana nonformal, para pegawai saling mengenal lebih dekat, berbincang ringan, dan berbagi pengalaman, sehingga terbangun kedekatan emosional yang positif sejak pertemuan pertama. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin terbuka, kolaborasi yang sinergis, serta solidaritas yang kuat antar instansi. Hubungan baik yang terbangun di luar rutinitas pekerjaan diyakini dapat memberikan dampak positif dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga, khususnya dalam mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih optimal dan humanis. Aktivitas Olahraga Lain dan Kebersamaan Tidak hanya pertandingan bola voli, di area sekitar lapangan beberapa pegawai juga memanfaatkan waktu untuk mencoba bermain tenis. Aktivitas ini semakin menambah semarak kegiatan, sekaligus menjadi sarana relaksasi dan bertukar cerita di sela-sela kesibukan bekerja. Kebersamaan yang tercipta mencerminkan semangat kekeluargaan dan kekompakan yang menjadi fondasi penting dalam membangun kerja sama lintas instansi di Papua Pegunungan. Kegiatan fun match ini diharapkan dapat menjadi awal dari agenda-agenda kebersamaan lainnya yang mampu mempererat hubungan kelembagaan, sekaligus menjaga kesehatan dan semangat kerja para pegawai. (FPH) Baca juga: Program Kebersamaan Keluarga Nduga (KKN), Perkuat Rasa Kekeluargaan Pegawai KPU Nduga

Lambang Negara, Simbol Jati Diri dan Pemersatu Bangsa

Wamena - Di tengah keberagaman suku, bahasa, dan budaya, setiap negara membutuhkan satu simbol yang mampu menyatukan semua perbedaan itu. Di situlah peran lambang negara menjadi sangat penting. Ia bukan sekadar gambar, tetapi cerminan jati diri, sejarah, dan cita-cita sebuah bangsa. Makna di Balik Garuda Pancasila Lambang negara adalah tanda resmi yang mewakili kedaulatan dan identitas suatu negara. Di Indonesia, lambang negara kita adalah Garuda Pancasila. Sosok burung garuda yang gagah membawa perisai di dadanya dan pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Setiap bagian dari lambang ini memiliki makna mendalam: nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial yang menjadi dasar kehidupan berbangsa. Baca Juga : Peluang Usaha Laundry Solusi Praktis di Tengah Gaya Hidup Serba Cepat Lambang Negara dalam Kehidupan Sehari-hari Bagi banyak orang, lambang negara bukan hanya simbol di dinding kantor atau buku pelajaran. Ia hadir di sekolah, kantor pemerintahan, ruang publik, hingga paspor yang kita bawa saat ke luar negeri. Di sanalah ia menegaskan bahwa kita adalah bagian dari bangsa yang merdeka dan berdaulat. Simbol Perjuangan dan Harapan Lebih dari sekadar tanda resmi, lambang negara adalah pengingat akan perjuangan para pendahulu. Ia menjadi simbol harapan agar generasi sekarang dan mendatang tetap menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan meneruskan cita-cita bangsa. Mengenal Lambang Negara, Mengenal Diri Kita Mengenal lambang negara berarti mengenal diri kita sendiri sebagai bangsa. Bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi untuk dipahami, dihormati, dan dijaga maknanya dalam setiap langkah kehidupan.(AAZ) Baca Juga : Cara Cari Cuan Sambil Rebahan, Tren Baru di Era Digital  

Bahaya Child Grooming: Modus Kekerasan Anak yang Sering Tak Disadari Orang Tua

Wamena - Fenomena child grooming kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah kasus kekerasan anak terungkap ke permukaan. Modus ini kerap terjadi secara halus dan sistematis, membuat banyak orang tua dan anak tidak menyadari bahaya yang mengintai. Memahami Arti dan Pola Child Grooming Child grooming adalah proses manipulasi psikologis yang dilakukan pelaku untuk membangun kedekatan dengan anak sebelum melakukan kekerasan seksual atau eksploitasi. Modus Child Grooming yang Paling Sering Terjadi Dari Media Sosial hingga Lingkungan Terdekat Pelaku biasanya memanfaatkan: Media sosial dan game online Lingkungan sekolah atau tempat ibadah Relasi kepercayaan seperti guru, tetangga, atau keluarga dekat Mengapa Child Grooming Sulit Terdeteksi? Kekerasan Anak yang Datang Perlahan dan Tersembunyi Tidak seperti kekerasan fisik, child grooming terjadi secara bertahap, dimulai dari perhatian, hadiah, hingga manipulasi emosional. Dampak Child Grooming terhadap Anak Luka Psikologis yang Bertahan Lama Korban child grooming berisiko mengalami: Trauma berkepanjangan Gangguan kepercayaan diri Depresi hingga gangguan mental Kesulitan bersosialisasi Peran Orang Tua dan Masyarakat Kunci Pencegahan Kekerasan Anak Sejak Dini Edukasi, komunikasi terbuka, dan pengawasan digital menjadi langkah penting dalam mencegah child grooming. Langkah Pencegahan Child Grooming Cara Melindungi Anak dari Kekerasan Seksual Ajarkan batasan tubuh sejak dini Dampingi aktivitas digital anak Bangun komunikasi yang aman dan terbuka Laporkan dugaan kekerasan anak ke pihak berwenang Child Grooming Bukan Isu Sepele, Ini Tanggung Jawab Bersama Meningkatnya kasus child grooming menjadi alarm keras bagi semua pihak. Melindungi anak dari kekerasan bukan hanya tugas orang tua, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat. (STE) Baca juga : Hari Anak Sedunia: Momentum Memperkuat Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Indonesia

Keindahan Pantai Hamadi

Wamena – Keindahan alam kali ini berasal dari sebuah pantai. Pantai yang memiliki daya tarik yang luar biasa. Sebagian pengunjung senang ke sebuah pantai karena kita dapat melihat betapa indahnya karya Sang Pencipta. Pantai Hamadi merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang paling menarik di Kota Jayapura, Papua. Pantai ini menjadi pilihan utama masyarakat lokal maupun wisatawan untuk menikmati keindahan laut dan suasana pesisir yang khas Papua. Keunggulan Pantai Hamadi terletak pada lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau. Pengunjung hanya membutuhkan waktu sekitar 15–20 menit perjalanan darat dari pusat Kota Jayapura. Akses yang mudah dijangkau membuat pantai ini ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan dan hari libur nasional untuk bersantai bersama keluarga. Pantai Hamadi yang Menenangkan Air lautnya memantulkan gradasi biru yang indah, terutama saat cuaca cerah dan menenangkan. Pantai Hamadi memiliki garis pantai yang panjang dengan pasir berwarna kecokelatan dan ombak yang relatif tenang. Saat senja tiba, Pantai Hamadi menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menikmati matahari terbenam di Jayapura. Siluet perahu nelayan yang terlihat di tepi pantai menambah keindahan panorama senja. Pantai Hamadi juga dikelilingi pepohonan yang memberikan keteduhan alami tanpa membebani pikiran. Aktivitas Wisata dan Kuliner Lokal Pantai Hamadi tak hanya menawarkan keindahan alam semata, namun juga beragam aktivitas wisata ada disana. Pengunjung dapat bermain pasir, berjalan menyusuri pantai, hingga menikmati wisata perahu yang berada sdi sekitar Teluk Yos Sudarso. Pantai Hamadi menjadi spot favorit untuk mengabadikan setiap pemandangan laut dan aktivitas masyarakat pesisir bagi pecinta fotografi. Beberapa pedagang menjajakan kuliner disekitar Kawasan Pantai. Mulai dari hidangan laut segar seperti udang, ikan bakar, dan kerang menjadi menu utama. Pengunjung juga dapat menikmati papeda dan aneka makanan tradisional Papua yang akan disajikan dengan cita rasa khas dan meninggalkan rasa yang unik. Salah satu daya tarik Pantai Hamadi terletak pada kuliner lokal di sekitar. Peran Pantai Hamadi dalam Kehidupan Masyarakat Pantai Hamadi memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat setempat. Pantai Hamadi bukan sekedar sebagai tempat wisata, pantai ini juga menjadi pusat aktivitas ekonomi warga pesisir khususnya di Pantai Hamadi. Mayoritas nelayan menggantungkan hidupnya dari hasil laut, sedangkan pelaku usaha kecil seperti UMKM memanfaatkan keramaian pantai untuk berjualan makanan dan minuman. Upaya Pengelolaan dan Pelestarian Lingkungan Terdapat upaya pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk membuat Pantai Hamadi tetap terjaga. Mulai dari menjaga kebersihan pantai dilakukan melalui penyediaan tempat sampah, kegiatan gotong royong membersihkan area pesisir dan masih banyak upaya positif yang akan dilakukan guna membuat Pantai Hamadi menjadi Pantai yang banyak dikunjungi. Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan menjadi kunci agar Pantai Hamadi tetap lestari. Dengan cara menjaga keseimbangan antara aktivitas wisata dan kelestarian alam, Pantai Hamadi diharapkan dapat terus menjadi destinasi unggulan Kota Jayapura tanpa merusak ekosistem pesisir. Bagi siapa pun yang berkunjung ke Jayapura, menyempatkan diri singgah di Pantai Hamadi adalah pilihan tepat untuk merasakan denyut kehidupan pesisir Papua yang hangat, alami, dan penuh makna. (ANY) Baca juga : Keindahan Alam Hutan Mangrove Papua Selatan