Wamena - Pengalaman mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS seringkali menjadi momen yang tidak hanya penuh pembelajaran, tetapi juga sarat dengan dinamika emosional. Hal inilah yang dirasakan oleh Septiany Skipi, yang akrab disapa Any, salah satu CPNS dari KPU Kabupaten Nduga. Ia membagikan kisah perjalanan selama mengikuti Latsar yang penuh warna, mulai dari rasa antusias, lelah, hingga akhirnya berubah menjadi kenangan berharga yang sulit dilupakan.
Pengalaman Any menjadi gambaran nyata bahwa Latsar CPNS bukan sekadar tahapan formal dalam proses menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga sebuah perjalanan pembentukan karakter, mental, dan integritas. Dalam setiap proses yang dijalani, tersimpan cerita suka dan duka yang justru memperkaya makna dari perjalanan tersebut.
Antusias Sejak Awal Mengikuti Latsar CPNS
Sejak pertama kali mendapatkan informasi terkait pelaksanaan Latsar CPNS, Any bersama rekan-rekan CPNS KPU Nduga langsung menyambutnya dengan penuh semangat. Antusiasme tersebut bukan tanpa alasan, mengingat Latsar merupakan salah satu tahapan penting yang harus dilalui sebelum resmi menjadi ASN dan sudah ditunggu sejak pertama kali bergabung menjadi CPNS KPU Provinsi Papua Pegunungan.
Persiapan yang dilakukan Any pun terbilang matang. Ia tidak hanya mempersiapkan kebutuhan administratif dan perlengkapan pribadi, tetapi juga mulai menyusun rencana aktualisasi yang nantinya akan menjadi bagian penting dalam proses penilaian selama pelatihan. Hal ini menunjukkan keseriusan dan komitmennya dalam menjalani setiap tahapan dengan maksimal.
Semangat yang dimiliki Any menjadi modal awal yang sangat berharga. Dalam kondisi apa pun, kesiapan mental dan niat yang kuat seringkali menjadi penentu keberhasilan seseorang dalam melewati proses yang panjang dan penuh tantangan seperti Latsar CPNS. Bagi Any, ini bukan sekadar kewajiban, melainkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.
Perjalanan Menuju Jayapura: Awal Cerita yang Berkesan
Minggu, 22 Februari 2026, menjadi hari yang tidak terlupakan bagi Any dan rekan-rekan CPNS dari KPU Provinsi Papua Pegunungan. Mereka diberangkatkan menggunakan penerbangan pertama dari Wamena menuju Jayapura. Perjalanan ini menjadi langkah awal dalam memasuki fase penting dalam kehidupan mereka sebagai calon ASN.
Setibanya di Jayapura sekitar pukul 11.00 WIT, Any langsung melanjutkan perjalanan dari Bandara Sentani menuju BPSDM Papua untuk melakukan registrasi. Meskipun perjalanan cukup melelahkan, semangat yang ia miliki tidak surut sedikit pun. Justru, momen ini semakin menambah rasa penasaran dan antusias terhadap pengalaman yang akan dijalani selama Latsar.
Perjalanan tersebut tidak hanya menjadi perpindahan lokasi secara fisik, tetapi juga menjadi simbol dimulainya transformasi diri. Dari seorang CPNS biasa, menuju individu yang akan ditempa menjadi ASN yang berintegritas, profesional, dan berkarakter.
Inframe: CPNS KPU Kabupaten Nduga bersama Kasubag Parhumas dan SDM di Bandara Wamena
Proses Pembelajaran Klasikal yang Interaktif dan Menyenangkan
Memasuki hari pertama pelaksanaan Latsar pada Senin, 23 Februari 2026, kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang diikuti oleh seluruh peserta. Setelah itu, peserta dibagi ke dalam beberapa angkatan untuk mengikuti pembelajaran klasikal di kelas masing-masing.
Dalam sesi pembelajaran ini, berbagai materi penting diberikan, mulai dari bela negara, core values ASN BerAKHLAK, hingga bimbingan teknis dalam penyusunan laporan aktualisasi. Materi-materi tersebut menjadi fondasi utama dalam membentuk pola pikir dan sikap sebagai seorang ASN.
Menariknya, metode pembelajaran yang digunakan tidak monoton. Para widyaswara (pengajar) dari BPSDM tidak hanya menyampaikan materi melalui ceramah, tetapi juga mengemasnya dengan berbagai metode interaktif seperti diskusi kelompok, permainan, serta role play. Pendekatan ini membuat suasana kelas menjadi lebih hidup dan menyenangkan.
Any mengaku bahwa metode pembelajaran seperti ini sangat membantu dalam memahami materi yang diberikan. Selain tidak membosankan, interaksi antar peserta juga menjadi lebih erat, sehingga tercipta suasana belajar yang kolaboratif dan penuh semangat.
Dinamika Outdoor Bersama Tim MFD yang Menguji Mental
Tidak hanya fokus pada pembelajaran di dalam kelas, Latsar CPNS juga menghadirkan pengalaman berbeda melalui kegiatan outdoor bersama tim MFD (Mental, Fisik, Disiplin) dari Brimob. Kegiatan ini dirancang untuk membentuk kedisiplinan, ketahanan fisik, serta semangat bela negara.
Dalam sesi ini, peserta dihadapkan pada berbagai latihan yang menuntut kekuatan fisik dan mental. Tidak jarang, kesalahan kecil yang dilakukan oleh individu maupun kelompok berujung pada konsekuensi yang harus dijalani bersama. Hal ini menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan kekompakan.
Any mengungkapkan bahwa kegiatan bersama tim MFD menjadi salah satu pengalaman yang paling menantang. Namun dibalik itu, terdapat nilai-nilai penting yang dapat diambil, seperti pentingnya kerja sama, disiplin, serta kemampuan untuk tetap tenang dalam tekanan.
Kegiatan ini juga mengajarkan bahwa menjadi ASN bukan hanya soal kemampuan intelektual, tetapi juga kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Inframe: Momen makan bersama di ruang makan BPSDM Jayapura
Momen-Momen Menantang yang Awalnya Terasa Berat
Selama mengikuti Latsar, Any menghadapi berbagai aktivitas fisik yang cukup menguras tenaga. Beberapa di antaranya seperti jalan jongkok, jumping jack, makan siang di bawah terik matahari, hingga kegiatan jalan pagi rutin/olahraga yang sudah dimulai sejak pukul 05.00 WIT. Terlepas dari pelaksanaan kegiatan yang bertepatan di bulan puasa, peserta Latsar CPNS menunjukkan antusias dan semangat.
Aktivitas-aktivitas fisik yang seringkali terasa berat, terutama dilakukan setelah seharian mengikuti pembelajaran di kelas tidak menjadi penghalang untuk tetap menyelesaikan dengan baik. Rasa lelah, capek, bahkan kesal sempat muncul dalam diri Any. Namun, hal tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran yang harus dijalani.
Dalam kondisi seperti itu, mental menjadi kunci utama. Ketika fisik mulai lelah, semangat dan motivasi harus tetap dijaga agar tidak menyerah. Any menyadari bahwa setiap tantangan yang dihadapi memiliki tujuan untuk membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat dan tangguh terutama untuk mempersiapkan dirinya bekerja saat tahapan pemilihan umum nantinya.
Dari Rasa Kesal Menjadi Kenangan yang Tak Tergantikan
Menariknya, momen-momen yang awalnya terasa berat justru menjadi kenangan yang paling membekas. Any mengaku bahwa pengalaman seperti jalan jongkok atau makan di bawah panas matahari yang dulu terasa menyebalkan, kini justru menjadi cerita yang mengundang tawa ketika diingat kembali.
Hal ini menunjukkan bahwa perspektif seseorang dapat berubah seiring waktu. Apa yang dulunya dianggap sebagai beban, perlahan berubah menjadi pengalaman berharga yang memberikan pelajaran hidup.
Bagi Any, setiap detik yang dilewati selama Latsar memiliki makna tersendiri. Tidak ada proses yang sia-sia, karena semuanya berkontribusi dalam membentuk karakter dan kepribadiannya sebagai calon ASN.
Pengalaman Berharga yang Membentuk Karakter ASN
Di balik seluruh dinamika yang dijalani, Any merasa bersyukur dapat mengikuti Latsar CPNS. Ia menyadari bahwa pengalaman ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga membentuk karakter, mental, serta cara pandang terhadap tanggung jawab sebagai ASN.
Selain itu, Latsar juga menjadi ajang untuk memperluas relasi. Bertemu dengan peserta dari provinsi lain memberikan kesempatan untuk saling bertukar pengalaman dan membangun jaringan yang akan bermanfaat di masa depan.
Pengalaman ini juga mengajarkan pentingnya kebersamaan. Dalam setiap tantangan yang dihadapi, dukungan dari rekan-rekan menjadi faktor penting yang membantu untuk tetap bertahan dan menyelesaikan setiap proses dengan baik.
Bagi Any, Latsar CPNS bukan sekadar tahapan administratif yang harus dilalui, melainkan sebuah proses pembelajaran yang memiliki makna mendalam. Di dalamnya terdapat nilai-nilai kehidupan yang tidak akan didapatkan di tempat lain.
Latsar mengajarkan tentang tanggung jawab, disiplin, kerja sama, serta ketangguhan dalam menghadapi tekanan. Semua nilai tersebut menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai ASN di masa mendatang.
Pengalaman ini juga menjadi pengingat bahwa setiap proses, seberat apa pun, akan memberikan hasil yang sepadan jika dijalani dengan sungguh-sungguh. Apa yang dirasakan hari ini mungkin terasa berat, tetapi di masa depan akan menjadi cerita yang penuh makna.
Inframe: Potret kebersamaan 54 CPNS KPU se-Provinsi Papua Pegunungan
Cerita yang Akan Selalu Dikenang
Perjalanan Any selama mengikuti Latsar CPNS menjadi bukti bahwa setiap proses memiliki cerita tersendiri. Dari rasa kesal, lelah, hingga akhirnya berubah menjadi kenangan indah yang tidak terlupakan.
Kisah ini tidak hanya menjadi inspirasi bagi sesama CPNS, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap tantangan adalah bagian dari proses menuju versi terbaik dari diri kita.
Pada akhirnya, Latsar bukan hanya tentang menjadi ASN, tetapi tentang bagaimana seseorang ditempa untuk menjadi pribadi yang lebih kuat, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (FPH)
Baca juga: Resmi! Pembukaan Latsar CPNS KPU Jadi Langkah Awal Cetak ASN Berintegritas