Berita Terkini

Resep Membuat Donat Empuk dan Mengembang Sempurna: Panduan Lengkap untuk Pemula

Wamena - Donat merupakan salah satu camilan favorit sepanjang masa yang digemari semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Teksturnya yang empuk, rasa manis yang pas, serta beragam topping menjadikan donat selalu laris di pasaran. Tak heran jika resep membuat donat empuk dan mengembang menjadi salah satu kata kunci yang paling banyak dicari di mesin pencari. Dalam artikel ini, Anda akan menemukan panduan lengkap mulai dari bahan, cara membuat, tips anti gagal, hingga variasi donat kekinian yang bisa dibuat sendiri di rumah.   Bahan Utama Resep Donat 500 gram tepung terigu protein tinggi 11 gram ragi instan 100 gram gula pasir 2 butir kuning telur 250 ml susu cair hangat 75 gram mentega 1/2 sdt garam Baca Juga: Resep Membuat Capcay: Cara Mudah Memasak Capcay Sayur Lezat, Sehat, dan Bergizi   Bahan Topping (Opsional) Gula halus Cokelat leleh Keju parut Meses Topping sesuai selera   Cara Membuat Donat Empuk dan Mengembang Mencampur Bahan Campurkan tepung terigu, gula pasir, dan ragi instan dalam wadah besar. Aduk hingga rata. Menguleni Adonan Masukkan kuning telur dan susu cair sedikit demi sedikit. Uleni hingga setengah kalis, lalu tambahkan mentega dan garam. Uleni kembali hingga adonan kalis elastis. Proses Fermentasi Diamkan adonan selama 45–60 menit hingga mengembang dua kali lipat. Tutup adonan dengan kain bersih agar tidak kering. Membentuk Donat Kempiskan adonan, lalu bentuk bulat dan lubangi bagian tengahnya. Diamkan kembali selama 15 menit agar donat mengembang sempurna. Menggoreng Donat Goreng donat dalam minyak panas dengan api kecil hingga berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.   Tips Agar Donat Empuk, Lembut dan Tidak Keras Gunakan tepung protein tinggi Pastikan ragi masih aktif Jangan menguleni adonan terlalu lama Gunakan api kecil saat menggoreng Jangan terlalu sering membolak-balik donat Donat juga memiliki nilai ekonomi tinggi dan cocok dijadikan usaha rumahan. Dengan modal yang relatif kecil, donat dapat dijual dengan berbagai varian topping untuk menarik pembeli. Strategi pemasaran online dan kemasan menarik akan meningkatkan nilai jual produk. Dengan mengikuti resep membuat donat empuk dan mengembang sempurna di atas, siapa pun dapat membuat donat lezat di rumah tanpa ribet. Baik untuk camilan keluarga maupun peluang usaha, donat selalu menjadi pilihan yang tepat. Mulailah berkreasi dengan berbagai topping dan rasa, dan nikmati donat buatan sendiri yang lembut dan nikmat. (REZ)

KPU Provinsi Papua Pegunungan Lakukan Monitoring ke KPU Nduga, Fokus Kesiapan Kelembagaan dan Latsar CPNS

Wamena - Senin, 12 Januari 2026 bertempat di kantor perwakilan KPU Kabupaten Nduga di Wamena, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan melakukan kunjungan kerja. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan KPU Provinsi Papua Pegunungan sebagai bagian dari upaya monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas serta fungsi kelembagaan di tingkat kabupaten. Kegiatan monitoring ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan dan aktivitas kelembagaan KPU Kabupaten Nduga berjalan sesuai dengan ketentuan serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur penyelenggara pemilu. Monitoring Kelembagaan oleh KPU Provinsi Papua Pegunungan Dalam kunjungan tersebut, KPU Provinsi Papua Pegunungan di bawah pimpinan Linda M. Rumbiak dan Yulianti Monim melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan KPU Kabupaten Nduga. Monitoring difokuskan pada kelancaran administrasi, koordinasi internal, serta kesiapan kelembagaan dalam menjalankan tanggung jawab sebagai penyelenggara pemilu. Melalui kegiatan ini, KPU Provinsi Papua Pegunungan memastikan bahwa seluruh proses kerja di KPU Nduga berjalan tertib, profesional, dan sesuai dengan regulasi. Selain itu, monitoring juga menjadi sarana penguatan koordinasi antara KPU provinsi dan KPU kabupaten agar tercipta sinergi kelembagaan yang berkelanjutan. Peran Kabag SDM dalam Memastikan Kesiapan CPNS Latsar Salah satu fokus utama kunjungan ini adalah pembinaan sumber daya manusia. Linda selaku Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) secara khusus melakukan pengecekan terhadap kesiapan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) KPU Kabupaten Nduga dalam menghadapi Latihan Dasar (Latsar) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Selain menanyakan kesiapan administrasi dan mental CPNS, Kabag SDM juga memberikan arahan dan motivasi agar para CPNS dapat mengikuti Latsar dengan sungguh-sungguh. Latsar dipandang sebagai tahapan penting dalam membentuk karakter ASN yang profesional, berintegritas, dan siap ditempatkan di wilayah dengan tantangan geografis seperti Papua Pegunungan. Berbagi Pengalaman Pemilu di Wilayah Pegunungan Dalam kesempatan tersebut, Linda juga membagikan berbagai pengalaman saat melaksanakan pemilu di wilayah pegunungan. Cerita dan pengalaman tersebut disampaikan sebagai gambaran nyata tentang tantangan kerja di lapangan, mulai dari kondisi geografis, keterbatasan akses, hingga dinamika sosial masyarakat setempat. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkuat mental dan kesiapan para CPNS sebelum terjun langsung menjalankan tugas sebagai bagian dari penyelenggara pemilu. Dengan pemahaman yang lebih utuh, CPNS diharapkan mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab, adaptif, serta memiliki ketahanan mental yang baik. Penguatan SDM untuk Penyelenggaraan Pemilu Berkualitas Kunjungan monitoring ini menegaskan komitmen KPU Provinsi Papua Pegunungan dalam melakukan pembinaan berkelanjutan terhadap KPU kabupaten, khususnya dalam aspek kelembagaan dan pengembangan sumber daya manusia. Kesiapan ASN menjadi faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas. KPU Kabupaten Nduga menyambut baik kegiatan monitoring ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan dari KPU Provinsi Papua Pegunungan. Diharapkan, hasil monitoring dan pembinaan tersebut dapat meningkatkan kinerja kelembagaan serta kualitas SDM dalam menghadapi tugas-tugas ke depan. (ATY) Baca juga: Persiapkan Latsar KPU, CPNS KPU Nduga Ditanamkan Nilai Disiplin dan Pengabdian

Penyerahan SK Salinan Pengangkatan PAW Anggota KPU Kabupaten Nduga

Wamena - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan secara resmi menyerahkan Salinan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pengganti Antarwaktu (PAW) Anggota KPU Kabupaten Nduga Periode 2024–2029 pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula KPU Provinsi Papua Pegunungan dan berjalan dengan baik. Penyerahan SK ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan PAW yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh KPU Republik Indonesia secara daring. Penyerahan salinan SK, anggota PAW secara resmi dapat melaksanakan tugas dan fungsi kelembagaan sebagai bagian dari KPU Kabupaten Nduga. Agus Filma Serahkan Langsung SK kepada Edison Murib Salinan SK pengangkatan PAW diserahkan langsung oleh Agus Filma, Sekretaris KPU Provinsi Papua Pegunungan, kepada Edison Murib, anggota PAW KPU Kabupaten Nduga. Dalam kesempatan tersebut, Edison didampingi oleh Herman Yohanes, kasubag Parhumas dan SDM, yang turut menyaksikan prosesi penyerahan SK. Penyerahan SK ini menjadi simbol pengukuhan administratif sekaligus penegasan tanggung jawab yang diemban oleh anggota PAW dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan antarjajaran KPU. Ucapan Selamat dan Harapan Penguatan Kelembagaan Dalam sambutannya, Agus menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Edison atas pengangkatannya sebagai anggota KPU Kabupaten Nduga Periode 2024–2029. Ia berharap Edison dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Agus juga menegaskan pentingnya kerja kolektif-kolegial dalam tubuh KPU, khususnya di wilayah Papua Pegunungan yang memiliki tantangan geografis dan dinamika sosial tersendiri. Kehadiran anggota PAW diharapkan dapat memperkuat kinerja kelembagaan dan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas-tugas KPU Kabupaten Nduga. Penyerahan SK PAW ini menjadi bagian dari komitmen KPU Provinsi Papua Pegunungan dalam memastikan kelengkapan struktur kelembagaan KPU kabupaten tetap terjaga. Dengan formasi keanggotaan yang lengkap, KPU Kabupaten Nduga diharapkan mampu menjalankan fungsi penyelenggaraan pemilu secara optimal sesuai dengan peraturan perundang-undangan. KPU Kabupaten Nduga menyambut baik penyerahan SK ini sebagai langkah penting dalam melanjutkan roda organisasi. Diharapkan, anggota PAW yang telah menerima SK dapat berkontribusi secara maksimal dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Nduga. (FPH) Baca juga: Pelantikan PAW Anggota KPU Kabupaten Nduga  

Pelantikan PAW Anggota KPU Kabupaten Nduga

Wamena - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan pelantikan Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota KPU Kabupaten Nduga Provinsi Papua Pegunungan Periode 2024–2029 pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula KPU Provinsi Papua Pegunungan dan dilaksanakan secara daring oleh KPU Republik Indonesia, serta diikuti oleh sejumlah kabupaten lain yang juga melaksanakan PAW. Pelantikan PAW ini merupakan bagian dari mekanisme kelembagaan KPU untuk memastikan keberlangsungan tugas, fungsi, dan kinerja penyelenggaraan pemilu tetap berjalan optimal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelantikan PAW Digelar Secara Daring oleh KPU RI Pelantikan dilaksanakan secara virtual oleh KPU RI sebagai bentuk penyesuaian dan efisiensi pelaksanaan kegiatan kelembagaan. Peserta mengikuti prosesi pelantikan dengan khidmat, tertib, dan penuh tanggung jawab. KPU Provinsi Papua Pegunungan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini di tingkat provinsi agar berjalan lancar dan sesuai prosedur. Melalui pelantikan ini, KPU RI secara resmi mengesahkan pergantian anggota KPU Kabupaten Nduga sebagai bagian dari penguatan kelembagaan penyelenggara pemilu di wilayah Papua Pegunungan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen KPU dalam menjaga kesinambungan organisasi di setiap tingkatan. Edison Murib Resmi dilantik sebagai Anggota KPU Kabupaten Nduga Dalam pelantikan tersebut, Edison Murib secara resmi dilantik sebagai anggota KPU Kabupaten Nduga. Edison akan mengemban tugas pada Divisi Teknis dan Hukum, yang memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemilu sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku. Pergantian ini dilakukan untuk memastikan bahwa tugas-tugas kelembagaan yang sebelumnya dapat terus berjalan secara optimal. Penunjukan Edison diharapkan mampu menjaga stabilitas kerja serta memperkuat pelaksanaan fungsi teknis dan hukum di KPU Kabupaten Nduga. Komitmen Menjaga Profesionalisme Penyelenggara Pemilu Pelantikan PAW ini menjadi momentum penting dalam menjaga profesionalisme dan integritas penyelenggara pemilu di daerah. Dengan lengkapnya kembali komposisi keanggotaan, KPU Kabupaten Nduga diharapkan dapat menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab kelembagaan secara maksimal. KPU Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan harapan agar anggota yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, bekerja secara kolektif-kolegial, serta menjunjung tinggi prinsip independensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Penguatan Kelembagaan KPU di Papua Pegunungan Melalui pelantikan PAW ini, KPU menegaskan komitmennya dalam memperkuat kelembagaan hingga tingkat kabupaten. Keberlangsungan organisasi yang stabil menjadi fondasi penting dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berkualitas, demokratis, dan berintegritas, khususnya di wilayah Papua Pegunungan dengan tantangan geografis dan sosial yang khas. KPU Kabupaten Nduga menyambut baik pelantikan PAW ini sebagai langkah strategis untuk melanjutkan tugas-tugas kelembagaan ke depan. Diharapkan, dengan formasi yang lengkap, KPU Nduga dapat terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepemiluan bagi masyarakat. (FPH) Baca juga: Pegawai KPU Kabupaten Nduga Tegaskan Komitmen Aktivasi Coretax sebagai Bagian dari Kepatuhan Pajak

Mimpi Kaya dalam Satu Malam Antara Harapan, Kerja Keras, dan Realita Hidup

Wamena - Di tengah naiknya biaya hidup dan tuntutan ekonomi yang semakin berat, keinginan untuk bisa kaya dalam satu malam menjadi mimpi banyak orang. Dari pekerja harian, pelaku UMKM, hingga generasi muda, semua pernah membayangkan hidup berubah drastis hanya dalam semalam utang lunas, keluarga sejahtera, dan masa depan terasa aman. Namun, benarkah kekayaan bisa datang secepat itu? Kaya Mendadak: Ada, Tapi Tidak Instan Kisah orang kaya mendadak memang ada. Ada yang viral karena konten digital, mendapat rezeki besar dari bisnis yang “meledak”, menang undian, atau mendapat peluang tak terduga. Tetapi di balik cerita “satu malam”, hampir selalu ada proses panjang yang tak terlihat: bertahun-tahun belajar, jatuh bangun, gagal, dan bangkit kembali. Kekayaan yang terlihat instan sering kali adalah hasil kesabaran yang lama disembunyikan. Baca Juga : Cara Cari Cuan Sambil Rebahan, Tren Baru di Era Digital Jalan Pintas yang Berisiko Keinginan kaya cepat juga kerap dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab. Skema penipuan berkedok investasi, trading abal-abal, hingga janji keuntungan fantastis dalam waktu singkat sering menjebak masyarakat. Alih-alih kaya, banyak justru kehilangan tabungan dan harapan. “Kaya dalam satu malam tanpa risiko” pada kenyataannya lebih sering menjadi ilusi daripada solusi. Kaya yang Sesungguhnya Dimulai dari Pola Pikir Banyak tokoh sukses sepakat bahwa langkah pertama menuju kekayaan bukanlah uang, melainkan pola pikir. Disiplin mengelola keuangan, berani belajar hal baru, konsisten menabung, serta memulai usaha meski kecil adalah fondasi yang nyata. Kekayaan sejati juga bukan hanya soal materi, tetapi ketenangan hidup, kesehatan, dan kemampuan mencukupi kebutuhan keluarga. Pesan Kemanusiaan Jangan Kehilangan Harapan Mimpi untuk hidup lebih baik adalah hal yang manusiawi. Namun, harapan itu perlu dibarengi dengan kewaspadaan dan usaha yang masuk akal. Tidak ada salahnya bermimpi besar, selama kaki tetap berpijak di bumi. Karena pada akhirnya, yang bertahan lama bukanlah kekayaan yang datang semalam, tetapi rezeki yang dibangun dengan kesabaran dan kejujuran.(AAZ) Baca Juga : Peluang Usaha Laundry Solusi Praktis di Tengah Gaya Hidup Serba Cepat

Buku Cerita Anak untuk Mengajarkan Empati, Anti-Bullying, dan Menguatkan Kepercayaan Diri

Wamena – Kasus bullying masih menjadi persoalan serius di Indonesia, terutama yang melibatkan anak-anak. Dampaknya tidak hanya terasa secara fisik, tetapi juga meninggalkan luka emosional yang dapat memengaruhi perkembangan kepribadian anak dalam jangka panjang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah bullying sejak dini adalah dengan menanamkan empati, penerimaan diri, dan rasa percaya diri melalui media yang dekat dengan dunia anak, salah satunya buku cerita. Empati sebagai Keterampilan Emosional yang Dipelajari Empati pada anak tidak muncul secara tiba-tiba. Kemampuan ini tumbuh seiring dengan proses anak mengenali dan mengelola emosinya sendiri. Ketika anak mampu memahami perasaan dirinya, barulah ia dapat belajar memahami perasaan orang lain. Di sinilah pentingnya membedakan empati dan simpati. Empati berarti mampu merasakan dan memahami apa yang orang lain rasakan dengan menempatkan diri pada posisi tersebut, sementara simpati lebih sebatas rasa iba atau kasihan yang masih berangkat dari sudut pandang diri sendiri. Buku Cerita Anak sebagai Media Pendidikan Emosi Buku cerita anak memiliki peran penting dalam membangun kecerdasan emosional. Ilustrasi yang kuat, cerita yang sederhana, serta tokoh-tokoh yang dekat dengan kehidupan anak dapat membantu mereka mengenali emosi, memahami perbedaan, dan belajar menghargai diri sendiri maupun orang lain. Beberapa buku bahkan menyampaikan pesan yang jauh lebih dalam melalui gambar dibandingkan teks yang singkat, sehingga anak bebas menafsirkan dan merasakan ceritanya secara personal.  Selain membangun empati dan kepercayaan diri, buku cerita anak juga dapat menjadi sarana edukasi tentang bullying. Cerita-cerita yang mengangkat pengalaman korban, peran saksi, serta proses pemulihan membantu anak memahami bahwa bullying bukanlah hal yang wajar dan tidak boleh dibiarkan. Anak juga belajar bahwa mereka memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif. Berikut rekomendasi buku cerita anak yang dapat membantu belajar memahami emosi, empati dan percaya diri: Kejutan Kungkang dan Pesan tentang Kecepatan Hidup Buku Kejutan Kungkang mengajak anak untuk berempati pada sosok yang sering dianggap lamban. Dalam dunia yang kerap menuntut kecepatan dan keunggulan, buku ini mengingatkan bahwa setiap individu memiliki ritme hidupnya masing-masing. Melalui kisah seekor kungkang, anak diajak memahami bahwa menjadi berbeda atau bergerak lebih lambat bukanlah sebuah kekurangan, dan setiap makhluk tetap layak dihargai serta dirayakan. You Matter dan Afirmasi Bahwa Setiap Anak Berharga Buku You Matter menghadirkan pesan sederhana namun kuat tentang harga diri. Dengan teks yang minimalis dan ilustrasi yang sarat makna, buku ini menanamkan afirmasi positif bahwa setiap anak berharga, meskipun dunia terkadang terasa terlalu sibuk untuk memberi perhatian. Keberagaman karakter dengan kondisi fisik yang berbeda membantu anak melihat perbedaan secara sehat, tanpa merasa lebih unggul ataupun rendah diri dibandingkan orang lain. Jubah Oranye dan Kekuatan Active Bystander Buku Jubah Oranye menyoroti peran penting active bystander, yaitu orang-orang yang menyaksikan bullying terjadi. Banyak anak merasa takut atau ragu untuk ikut campur, namun buku ini menawarkan perspektif bahwa keberanian dan aksi kolektif dapat menghentikan perilaku bullying. Pesan ini penting agar anak tidak tumbuh menjadi penonton pasif, melainkan individu yang peduli dan berani bersikap. The Missing Colors dan Harapan bagi Korban Bullying The Missing Colors (Warna yang Hilang) menggambarkan bagaimana korban bullying dapat kehilangan “warnanya”, yakni rasa percaya diri dan kebahagiaan. Namun cerita ini juga menegaskan bahwa kehilangan tersebut bukanlah akhir. Dengan dukungan, empati, dan penerimaan, warna-warna itu dapat kembali. Buku ini memberi harapan sekaligus penguatan emosional bagi anak-anak yang pernah atau sedang mengalami perundungan. Membesarkan Anak dengan Empati dan Keberanian Melalui buku cerita anak, nilai empati, anti-bullying, dan kepercayaan diri dapat ditanamkan secara lembut dan berkelanjutan. Cerita-cerita ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membentuk cara anak memandang dirinya dan orang lain. Dengan menghadirkan bacaan yang tepat sejak dini, orang tua dan pendidik turut berperan membesarkan generasi yang lebih peduli, berani, dan saling menghargai. (FPH) Baca juga: Bertanya Kepada Sains: Yang Mungkin Kamu Alami dalam Hidup Seiring Bertambah Usia