Berita Terkini

10 Judul Film Terbaik Nicholas Saputra yang Wajib Kamu Tonton Selama Liburan Natal dan Tahun Baru

Wamena – Nicholas Saputa dikenal sebagai salah satu aktor Indonesia yang memiliki beragam prestasi di dunia perfilman. Kariernya dimulai dari tahun 2000 hingga berkembang melalui film-film yang mengutamakan kualitas cerita serta visualisasi film. Berdasarkan catatan IMDb, Nicholas Saputra memiliki ruang mengeksplorasi karakter yang kompleks dan kontemplatif. Berikut 10 daftar film terbaik dari Nicholas Saputra; Cinta dari Wamena, 2013, Rating 8,4 Nicholas Saputra berperan sebagai relawan kesehatan yang mengedukasi pencegahan HIV/AIDS. Sebuah film yang layak ditonton karena mengangkat pendidikan, pilihan hidup, dan kesadaran akan kesehatan. Ada Apa Dengan Cinta, 2002, Rating 7,7 Film yang memperkenalkan Nicholas Saputra sebagai Rangga. Sebuah peran yang berhasil menarik perhatian penikmat film dan menjadi ikon generasi 2000-an. Film yang menembus jutaan penonton dan masih dibicarakan hingga kini. Gie, 2005, Rating 7,6 Nicholas Saputra memerankan aktivis Soe Hok Gie. Film ini meraih penghargaan dan menjadi salah satu penampilan terbaik dalam kariernya. Aktingnya dianggap matang dan mendalam. Janji Joni, 2005, Rating 7,6 Nicholas Saputra berperan sebagai cameo yang mencuri perhatian. Film ini dianggap salah satu karya terbaik sineas Indonesia dan memiliki nuansa komedi yang kuat. Ada Apa Dengan Cinta 2, 2016, Rating 7,7 Nicholas Saputra kembali memerankan Rangga yang menciptakan antusiasme pencinta film Indonesia. Film yang menjadi salah satu sekuel tersukses dalam industry perfilman Indonesia. Fokus cerita tentang pertemuan kembali Rangga dan Cinta dalam nuansa yang berbeda dan dewasa. What They Don’t Talk About When They Talk About Love, 2013, 7,1 Film ini dikenal sebagai salah satu karya film romantis Indonesia yang tampil di Sundance Film Festival. Nicholas berperan sebagai guru renang dan memancarkan karakter lembut dan misterius. Aruna & Lidahnya, 2018, Rating 7,1 Film ini menggabungkan drama dengan eksplorasi kuliner. Nicholas Saputra berperan sebagai Bono, teman dekat Aruna, dan tampil dengan karakter yang hangat. Film tersebut mengangkat keindahan makanan Indonesia dan dinamika pertemanan. 3 Hari Untuk Selamanya, 2007, Rating 7,1 Film ini memperlihatkan Nicholas dalam peran yang lebih bebas dan penuh eksplorasi. Jalan cerita berfokus pada perjalanan dua anak muda dan memotret keresahan generasi saat itu. Siapa Dia, 2025, Rating 7 Nicholas Saputra memerankan Layar yang ingin membuat film musikal. Film yang menampilakn perjalanan emosional dan sejarah keluarga Layar sekaligus. Refleksi film sebagai perjalanan budaya perfilman Indonesia dari masa ke masa. The Architecture of Love, 2024,  Rating 6,9 Nicholas Saputra hadir dengan film yang mengeksplorasi tema kehilangan, trauma, dan kesempatan kedua. Ia sebagai jiwa yang patah hati karena kehilangan saling bertemua, saling memahami, dan bersama-sama menemukan kembali kekuatan untuk mencintai dari tokoh yang diperankan oleh Putri Marino. (STE) Baca juga: Google Year in Search 2025: Minat Warganet Indonesia dari Jumbo hingga Padel

Norma Kesusilaan, Penjaga Sunyi dalam Kehidupan Sosial

Wamena - Di dunia yang bergerak cepat dan serba digital, norma kesusilaan hadir sebagai nilai yang menjaga manusia tetap berperilaku penuh hormat dan martabat. Meski sering dianggap kuno, nilai ini justru semakin dibutuhkan untuk menjaga kehangatan sosial. Praktik Kesusilaan di Kehidupan Sehari-hari Di sebuah kampung di pinggiran Semarang, masyarakat masih memegang teguh sikap saling menghargai. Anak-anak diarahkan untuk sopan, tetangga saling menjaga ucapan, dan para orang tua menjadi teladan dalam bersikap pantas. Bagi mereka, kesusilaan bukan aturan kaku, melainkan wujud cinta pada kehidupan bersama. Suara dari Para Pendidik “Kesusilaan itu bukan untuk membatasi, tetapi untuk melindungi,” ujar Ratri, seorang guru sekolah dasar. Menurutnya, anak-anak perlu dibimbing agar memahami bagaimana kata dan sikap dapat menyakiti ataupun menghangatkan hati orang lain. Baca juga: Ketika Norma Menjadi Penjaga Harmoni di Tengah Masyarakat Makna Kesusilaan dalam Budaya Indonesia Norma kesusilaan mencakup sopan santun, etika berbicara, menjaga batasan dalam pergaulan, hingga menghormati privasi. Nilai-nilai ini sudah menjadi bagian dari budaya Indonesia dan diwariskan dari generasi ke generasi. Tantangan di Era Digital Ahli komunikasi digital mengingatkan bahwa norma kesusilaan harus hadir juga di ruang maya. Komentar dan sikap di media sosial merupakan cerminan diri. Tanpa etika, konflik dan kesalahpahaman mudah terjadi. Menjaga Harmoni, Menjaga Kemanusiaan Pada akhirnya, norma kesusilaan adalah jembatan hati yang menghubungkan manusia. Dengan memeliharanya, masyarakat tetap hangat, aman, dan berkarakter. Nilai-nilai ini mengingatkan kita bahwa menghormati sesama adalah bagian dari menghormati diri sendiri.(AAZ) Baca juga: Mediasi Jembatan Damai di Tengah Persoalan

Inilah Pesepak Bola yang Sering Tampil di Piala Dunia: Apakah Salah Satunya Pemain Idolamu?

Wamena – Piala Dunia menjadi panggung terbesar bagi pesepak bola. Turnamen yang diadakan empat tahun sekali telah melahirkan banyak pemain dengan catatan penampilan. Sejumlah nama legendaris tecatat dalam beberapa edisi Piala Dunia. Rekor ini menunjukkan konsistensi, daya tahan, serta kualitas permainan pemain legendaris. Pemain dengan Penampilan Terbanyak Beberapa pemain mengukir sejarah dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang gelaran Piala Dunia. Catatan ini menjadi bagian dari perjalanan panjang pesepak bola dunia. Lionel Messi – Argentina – 26 Penampilan Lionel Messi mencatat sebanyak 26 penampilan di Piala Dunia. Ia juga menjadi pemain satu-satunya yang pernag tampil dan selalu mencapai fase gugur di 5 Piala Dunia. Keberhasilan Argentina dalam meraih gelar juara Piala Dunia 2022 merupakan salah satu hasil konsistensi Lionel Messi sebagai aktor tim nasional Argentina. Lothar Matthäus – Jerman – 25 Penampilan Lothar Matthäus tampil dalam lima edisi Piala Dunia; 1982,1986, 1990, 1994, dan 1998. Ia dikenal sebagai gelandang visioner dan sosok penting dalam keberhasilan Jerman meraih gelar juara Piala Dunia pada 1990. Miroslav Klose – Jerman – 24 Penampilan Miroslav Klose telah mencatatkan Namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia mencatat 16 gol dari total 24 penampilan Piala Dunia. Gelaran Piala Dunia 2002, 2006, 2010, dan 2014 adalah bukti peran besar Klose dalam keberhasulan Jerman juara Piala Dunia pada 2014. Paolo Maldini – Italia – 23 Penampilan Paolo Maldini telah mencatatkan rekor 23 penampilan dalam empat edisi 1990. 1994, 1998, dan 2002. Ia sebagai simbol pertahanan Italia dengan krakter disiplin dan kemampuan membaca permainan yang sangat kuat. Christiano Ronaldo – Portugal – 22 Penampilan Christiano Ronaldo mencatatkan dirinya sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam lima edisi Piala Dunia Ia tampil pada 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022. Ia menjadi sosok dengan performa stabil dan menunjukkan kerja kerasnya. (STE) Baca juga: Google Year in Search 2025: Minat Warganet Indonesia dari Jumbo hingga Padel

Google Year in Search 2025: Minat Warganet Indonesia dari Jumbo hingga Padel

Wamena – Hasil resmi Google Year in Search 2025 telah diliris yang memetakan apa saja yang paling banyak dicari warganet Indonesia. Data yang menunjukkan rasa ingin tahu, ketertarikan, dan minat baru warganet Indonesia. Top Terpopuler Indonesia 2025 Berikut 10 topik dengan pencarian tertinggi sepanjang 2025 menurut Google Indonesia: Jumbo Gemini AI Purbaya Yudhi Sadewa Titiek Puspa Coretax Timnas Indonesia Pabrik Gula Danantara Diogo Jota Brave Pink Hero Green Topik “Apa…?”, “Siapa…?”, “Gimana…?”, “Resep”, dan Lirik Lagu Google juga membagi dalam beberapa kategori popular, berikut beberapa kata kunci paling banyak naik dalam tiap kategori; Kategori Apa Apa itu Padel. Apa itu Stecu, Apa arti Velocity, Apa itu Yapping, Apa itu Coretax, Apa itu MBG, Apa itu manfaat jalan kaki, Apa itu SPPI, dan Danantara itu apa. Kategori Gimana Gimana cara bikin foto AI. Gimana sih cara mulai main Padel, Gimana cara baca QRIS, Gimana rasa wasabi, Gimana cara isi token Listrik, Gimana cara mengedit foto, Gimana cara buat blog, Gimana cara buat artikel, Gimana cara daftar BSU, dan Gimana cara membuat surat undangan resmi. Kategori SIapa Siapa Kenny Austin Siapa Gustiwiw, Siapa Purbaya, Siapa Ahmad Sahroni, Siapa Alyssa Daguise, Siapa Aloy, Siapa penemu sound horeg, Siapa Menpora sekarang, Siapa pencipta AI, Siapa pencipta lagu Tabola Bale. Kategori Resep Resep Matcha, Resep Rempeyek Kacang Tanah, Resep Cabe Gendot, Resep Es Teler Creamy, Resep Udang Keju, Resep Bolu Kukus Ketan Hitam, Resep Sop Buntut Sapi, Resep Ayam Goreng Kipas, Resep Coto Makassar, dan Resep Dendeng Batokok. Kategori Lirik Lagu Lirik Garam Madu, Lirik Tabola Bale, Lirik Terserah Raisa, Pica-pica Lirik, Memori Baik Lirik, Terbuang dalam Waktu Lirik, Alamak Lirik, Lirik Nina, Lirik Batas Senja-Kita, Usahakan Lagi, dan Lirik Bunga Maaf. (STE) Baca juga: Cara Urus Perpanjangan SIM Online 2025: Panduan Lengkap, Syarat, dan Langkah-Langkahnya

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV Tahun 2025 KPU Kabupaten Nduga

Wamena - Senin, 8 Desember 2025, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nduga melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung secara daring dan luring dari ruang rapat kantor KPU Kabupaten Nduga. Suasana rapat berjalan tertib, terbuka, dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta yang hadir, menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga akurasi data pemilih sebagai bagian penting dari proses demokrasi. Rapat pleno ini dihadiri oleh ketua dan anggota KPU Kabupaten Nduga, perwakilan Bawaslu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), KPU Provinsi Papua Pegunungan, serta sejumlah perwakilan partai politik. Seluruh pihak hadir sebagai bentuk pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan PKPU Nomor 1 Tahun 2025 terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan keterbukaan dan kolaborasi dalam memastikan bahwa data pemilih yang disusun akurat.  Jumlah Pemilih Aktif Triwulan IV 2025 Pada rapat pleno tersebut, KPU Kabupaten Nduga menetapkan jumlah pemilih aktif sebanyak 98.396 orang, terdiri dari 52.698 pemilih laki-laki dan 45.698 pemilih perempuan. Data tersebut tertuang dalam Berita Acara Nomor: 10/PL.01.2/BA-9508/2025. Penetapan jumlah pemilih ini menjadi dasar penting dalam persiapan menuju penyelenggaraan pemilu berikutnya, sekaligus menjadi indikator keberhasilan proses pemutakhiran data yang dilakukan setiap triwulan.. Rangkaian kegiatan rapat diawali dengan pembukaan, doa, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang menambah suasana khidmat. Ketua KPU Kabupaten Nduga kemudian menyampaikan sambutan mengenai pentingnya data pemilih yang akurat sebagai landasan utama dalam pelaksanaan pemilu yang demokratis. Setelah itu, penyampaian hasil rekapitulasi PDPB Triwulan IV Tahun 2025 dilakukan secara terbuka, diikuti dengan sesi masukan dan tanggapan dari peserta rapat yang berlangsung dinamis dan responsif. Seluruh peserta diberikan ruang untuk memberikan saran demi penyempurnaan data pemilih yang lebih baik. Baca juga: Jumlah Pemilih Meningkat, KPU Nduga Sukses Laksanakan PDPB Triwulan III Penutupan dan Penyerahan Berita Acara Kegiatan pleno diakhiri dengan pembacaan berita acara dan penandatanganan oleh pihak terkait. Setelah seluruh dokumen disahkan, peserta menerima salinan berita acara sebagai bentuk transparansi hasil rekapitulasi dan hasil rekapitulasi juga dipublikasikan di media sosial KPU Kabupaten Nduga. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Nduga kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga keterbukaan informasi, memperkuat integritas penyelenggaraan pemilu, serta memastikan pemutakhiran data pemilih terus dilakukan secara konsisten dan profesional. (FPH)  Baca juga: Semakin Dekat dengan Masyarakat: Parmas KPU Nduga Intensifkan Media Sosial

Keindahan Alam Tanjung Bira

Wamena – Keindahan alam di Indonesia sangatlah banyak dan beraneka ragam. Kali ini keindahan alam ini berasal dari Tanjung Bira. Tanjung Bira di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dikenal sebagai salah satu pantai terindah di Indonesia. Sentuhan Humanis dari Masyarakat Pantai Hal yang membuat wisatawan terkesan ketika datang ke Tanjung Bira adalah keramahan warga lokal. Masyarakat Bulukumba memiliki keunikan yaitu tradisi bahari yang kuat, terutama sebagai pembuat kapal phinisi yang terkenal hingga kancah internasional. Para nelayan dan pedagang di kawasan Tanjung Bira kerap menyambut pengunjung dengan senyum hangat dan sapaan ramah yang membuat suasana wisata terasa lebih akrab dan lebih menyatu dengan alam. Banyak warga menawarkan kelapa muda, ikan bakar, hingga camilan tradisional yang dapat dinikmati sambil memandangi lautan. Interaksi sederhana ini menghadirkan pengalaman wisata yang lebih personal, bukan sekadar perjalanan melihat pemandangan. Ketika senja para wisatawan sering duduk bersama warga lokal menikmati angin laut sambil mendengar cerita tentang tradisi pembuatan kapal dan kehidupan sehari-hari di pesisir. Momen-momen seperti ini menjadi nilai tambah yang membuat Tanjung Bira terasa lebih dikenal karena hangat dan hidup. Aktivitas Favorit Pengunjung adalah Bahari Lokasi ideal untuk snorkeling dan diving terkenal di Tanjung Bira. Kejernihan air membuat terumbu karang dan ikan-ikan tropis terlihat jelas dari permukaan. Beberapa titik snorkeling populer berada dekat dari bibir pantai, sehingga wisatawan baik pemula maupun professional  dapat menikmatinya dengan mudah. Berjalan kaki di atas pasir putih Bira pada pagi dan sore hari menjadi pengalaman yang menenangkan. Angin yang lembut, deburan ombak kecil, dan cahaya matahari yang hangat menciptakan suasana yang cocok untuk healing dan refleksi diri. Apalagi bagi kamu introvert destinasi berkunjung ke Tanjung Bira sangatlah cocok. Wisatawan juga bisa menyewa perahu untuk berkeliling ke pulau-pulau kecil nan indah di sekitar Tanjung Bira, seperti Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing. Kedua pulau tersebut menawarkan pesona bawah laut yang sangat indah dan menjadi spot favorit bagi diver profesional. Akses dan Fasilitas yang Semakin Lengkap untuk Wisatawan Bagi wisatawan yang akan mengunjungi Tanjung Bira tidaklah mudah. Tanjung Bira menempuh jarak sekitar 5–6 jam perjalanan dari Kota Makasar. Meski jaraknya cukup jauh, akses jalan menuju lokasi sudah lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Jarak yang ditempuh akan terobati ketika tiba di kawasan pantai, wisatawan akan menemukan berbagai fasilitas mulai dari area parkir, restoran, warung makan, hingga penginapan yang menghadap langsung ke laut.  Wisatawan bisa menikmati pemandangan laut yang luar biasa dan mengesankan. Pengunjung dapat memilih penginapan sesuai kebutuhan, mulai dari homestay sederhana hingga resort yang menawarkan pemandangan sunrise dan sunset langsung dari jendela kamar. Kehadiran fasilitas ini membuat Tanjung Bira semakin ramah bagi keluarga, pasangan, hingga wisatawan solo. Destinasi Bahari yang Selalu Mengundang untuk Kembali Tanjung Bira adalah pengalaman lengkap yang menggabungkan keindahan alam, ketenangan, dan keramahan masyarakat lokal bukan hanya tentang pasir putih dan laut biru. Setiap perjalanan ke Bira selalu meninggalkan kesan emosional, rasa tenang, rasa kagum, dan rasa rindu untuk kembali. Bagi pengunjung yang mencari keindahan pantai yang masih alami, suasana damai, dan pengalaman wisata bahari yang menyentuh, Tanjung Bira Sulawesi Selatan adalah destinasi yang sangat layak dikunjungi. Pesonanya tidak hanya terekam di kamera, tetapi juga menetap di hati setiap pengunjung. (ANY) Baca juga: Keindahan Alam Pantai Parangtritis