Berita Terkini

10 Film Terbaik Karya Ernest Prakasa untuk Liburan Tahun Baru

Wamena - Libur Tahun Baru selalu jadi momen paling pas untuk menikmati film-film Indonesia berkualitas. Salah satu sineas yang konsisten menghadirkan karya segar, lucu, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari adalah Ernest Prakasa. Mulai dari komedi keluarga hingga drama penuh makna, film-filmnya selalu berhasil mencuri perhatian penonton. Berikut 10 film terbaik karya Ernest Prakasa, diurutkan berdasarkan peringkat IMDb, cocok untuk menemani liburan akhir tahun Anda. 1. Ngeri-Ngeri Sedap (2022) – IMDb 7,6 Film keluarga dengan sentuhan budaya Batak ini sukses besar secara nasional. Mengangkat konflik orang tua dan anak yang dibalut komedi hangat, Ngeri-Ngeri Sedap menjadi salah satu film Indonesia terbaik dekade ini. 2. Cek Toko Sebelah (2016) – IMDb 7,4 Film yang mengangkat dilema keluarga Tionghoa-Indonesia ini menjadi tonggak penting karier Ernest Prakasa sebagai sutradara. Ceritanya sederhana, namun penuh makna dan emosi. 3. Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan (2019) – IMDb 7,2 Mengangkat isu body positivity dan standar kecantikan, film ini sukses menyentuh banyak penonton, terutama generasi muda. 4. Teka-Teki Tika (2021) – IMDb 7,0 Berbeda dari karya sebelumnya, film ini menawarkan nuansa misteri dan thriller keluarga yang penuh teka-teki dan kejutan. 5. Cek Toko Sebelah 2 (2022) – IMDb 6,9 Sekuel yang memperluas konflik keluarga dengan cerita yang lebih emosional, tetap dibalut humor khas Ernest. 6. Susah Sinyal (2017) – IMDb 6,8 Kisah ibu dan anak yang terjebak konflik generasi di tengah kesibukan dunia digital. Ringan, relevan, dan menyentuh. 7. Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga (2018) – IMDb 6,6 Spin-off dari Ada Apa Dengan Cinta?, film ini menyajikan realita rumah tangga muda dengan gaya segar dan realistis. 8. Ngenest (2015) – IMDb 6,5 Film debut Ernest Prakasa yang mengangkat kisah hidupnya sendiri sebagai minoritas Tionghoa di Indonesia. 9. Srimulat: Hil yang Mustahal (2022) – IMDb 6,4 Meski sebagai produser, sentuhan Ernest terasa kuat dalam menghidupkan kembali legenda komedi Indonesia. 10. Agak Laen (2024) – IMDb 6,3 Film horor-komedi fenomenal yang sukses besar di bioskop. Ernest berperan sebagai produser yang mendorong warna komedi segar khas anak muda. (STE) Baca juga: 10 Film Terbaik Karya Mira Lesmana untuk Liburan Tahun Baru 2026

Tidak Sengaja Membunuh, Apakah Bisa Dipidana Menurut Hukum Pidana?

Wamena – Pertanyaan mengenai apakah seseorang dapat dipidana ketika membunuh tanpa sengaja kerap muncul di tengah masyarakat. Banyak orang beranggapan bahwa pidana hanya dapat dijatuhkan jika ada niat jahat atau kesengajaan. Padahal, dalam hukum pidana, niat bukan satu-satunya unsur yang menentukan pertanggungjawaban pidana. Hukum mengenal konsep kesengajaan (dolus) dan kelalaian (culpa), yang keduanya merupakan bentuk kesalahan batin atau mens rea dan sama-sama dapat menjerat seseorang ke dalam pertanggungjawaban hukum. Niat dalam Hukum Pidana Tidak Selalu Berarti Sengaja Dalam hukum pidana, kesalahan tidak selalu identik dengan niat jahat yang direncanakan. Kesalahan dapat muncul dari sikap batin pelaku yang sadar akan akibat perbuatannya, maupun dari sikap ceroboh yang seharusnya dapat dihindari. Oleh karena itu, meskipun suatu perbuatan dilakukan tanpa maksud untuk membunuh, hukum tetap menilai apakah pelaku dapat atau seharusnya memperkirakan akibat fatal dari tindakannya. Prinsip inilah yang membedakan hukum pidana dari sekadar penilaian moral. Hukum tidak hanya bertanya “apakah pelaku berniat?”, tetapi juga “apakah pelaku lalai?” dan “apakah akibat tersebut sebenarnya dapat dicegah”. Kesengajaan atau Dolus sebagai Bentuk Kesalahan Tertinggi Kesengajaan atau dolus merupakan bentuk kesalahan batin yang paling berat dalam hukum pidana. Dalam konteks ini, pelaku melakukan suatu perbuatan dengan kesadaran penuh terhadap akibat yang akan ditimbulkan. Kesengajaan dapat berbentuk niat murni, di mana pelaku secara aktif menginginkan akibat buruk terjadi. Contohnya adalah seseorang yang merencanakan untuk melukai atau membunuh orang lain karena dorongan dendam atau motif tertentu. Selain niat murni, kesengajaan juga dapat berbentuk pengetahuan. Dalam situasi ini, pelaku mungkin tidak secara eksplisit menginginkan seseorang meninggal dunia, tetapi ia mengetahui dengan pasti bahwa tindakannya sangat berbahaya dan hampir pasti menimbulkan akibat fatal. Misalnya, seseorang yang melempar batu besar dari atas jembatan ke jalan raya. Ia mungkin tidak menargetkan korban tertentu, namun ia sadar bahwa perbuatannya berpotensi besar menyebabkan kematian, dan tetap melakukannya. Kelalaian atau Culpa dan Pertanggungjawaban Pidana Berbeda dengan dolus, kelalaian atau culpa terjadi ketika pelaku tidak berhati-hati dan mengabaikan risiko yang seharusnya dapat diperkirakan. Dalam keadaan ini, pelaku tidak memiliki niat untuk menimbulkan akibat buruk, namun sikap cerobohnya menjadi penyebab terjadinya peristiwa pidana. Hukum menilai bahwa pelaku seharusnya dapat bersikap lebih waspada dan bertanggung jawab. Contoh yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari adalah pengemudi kendaraan yang menggunakan ponsel secara berlebihan saat berkendara, seperti melakukan siaran langsung di media sosial. Ketika kelalaian tersebut menyebabkan kecelakaan hingga merenggut nyawa orang lain, maka meskipun tidak ada niat membunuh, perbuatan tersebut tetap dapat dipidana karena kelalaiannya. Kasus Nyata dan Pembelajaran bagi Publik Beberapa tahun lalu, publik Indonesia diguncang oleh kasus besar yang melibatkan Ferdi Sambo, Brigadir J, dan Bharada E. Kasus tersebut membuka mata masyarakat bahwa dalam peristiwa pidana, peran, niat, dan sikap batin setiap pihak dapat berbeda-beda, namun semuanya tetap dinilai secara hukum. Kasus ini juga menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana tidak selalu hitam putih, melainkan bergantung pada pembuktian kesengajaan atau kelalaian masing-masing pelaku. Dari kasus-kasus nyata tersebut, masyarakat dapat belajar bahwa hukum pidana bekerja dengan pendekatan yang lebih kompleks daripada sekadar ada atau tidaknya niat jahat. Tidak Sengaja Bukan Berarti Bebas Pidana Tidak sengaja membunuh bukanlah jaminan seseorang terbebas dari jerat hukum pidana. Selama dapat dibuktikan bahwa perbuatan tersebut dilakukan dengan kesengajaan atau kelalaian yang serius, maka pertanggungjawaban pidana tetap dapat dibebankan kepada pelaku. Prinsip ini bertujuan untuk melindungi hak hidup setiap orang dan mendorong masyarakat agar selalu bertindak hati-hati dalam setiap aktivitasnya. Pemahaman ini menjadi penting agar masyarakat tidak salah kaprah dalam menilai hukum pidana. Kehati-hatian, kesadaran akan risiko, dan tanggung jawab atas setiap tindakan adalah kunci utama untuk mencegah terjadinya peristiwa pidana yang merugikan orang lain maupun diri sendiri. (FPH) Baca juga: 5 Jenis Kejahatan yang Wajib Kamu Tahu!

Keindahan Alam Paralayang Batu

Wamena - Salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia di Kota Batu, Jawa Timur. Tidak hanya dikenal dengan udara sejuk dan panorama pegunungan yang menenangkan, Kota Batu juga menawarkan pengalaman wisata minat khusus yang memacu adrenalin, salah satunya adalah paralayang. Dari ketinggian Gunung Banyak, wisatawan dapat merasakan sensasi terbang bebas sambil menikmati bentang alam Kota Batu dan Malang Raya dari sudut pandang yang berbeda. Spot Favorit Pecinta Olahraga Udara Lokasi paralayang Batu berada di kawasan Gunung Banyak, Desa Songgokerto. Tempat ini sudah lama dikenal oleh para pecinta olahraga udara, baik dari dalam maupun luar daerah. Dari puncaknya, pengunjung dapat melihat hamparan hijau pegunungan, permukiman warga, hingga kelap-kelip lampu kota saat senja tiba. Keindahan inilah yang menjadikan paralayang Batu tidak hanya sebagai olahraga ekstrem, tetapi juga sebagai daya tarik wisata unggulan. Setiap akhir pekan, kawasan ini hampir tak pernah sepi. Wisatawan datang silih berganti, mulai dari pemula yang ingin mencoba paralayang tandem hingga atlet profesional yang berlatih. Dengan didampingi instruktur berpengalaman dan peralatan standar keselamatan yang memadai, pengunjung dapat menikmati pengalaman terbang dengan rasa aman. Bagi banyak orang, momen pertama kali mengudara menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Daya Tarik Paralayang Batu Salah satu daya tarik utama Paralayang Batu adalah waktu terbaik untuk terbang, yakni sore hari. Saat matahari perlahan turun ke balik pegunungan, langit berubah warna menjadi jingga keemasan. Dari atas udara, pemandangan tersebut terasa begitu dekat dan memukau. Tidak sedikit wisatawan yang mengabadikan momen ini sebagai kenangan, baik melalui kamera pribadi maupun dokumentasi dari pihak pengelola. Dampak Positif Masyarakat Sekitar Dampak Positif adalah kehadiran wisata ini membuka lapangan pekerjaan baru, mulai dari instruktur, pemandu wisata, hingga pelaku usaha kecil seperti pedagang makanan dan penyedia jasa transportasi lokal. Warung-warung sederhana di sekitar lokasi turut merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan. Pemerintah daerah bersama komunitas paralayang terus berupaya menjaga keselamatan dan kenyamanan pengunjung. Pengelolaan kawasan dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan agar keindahan alam Gunung Banyak tetap terjaga. Selain itu, kegiatan edukasi tentang olahraga paralayang juga rutin dilakukan untuk memperkenalkan olahraga ini secara lebih luas kepada masyarakat. Tak hanya siang hari, kawasan paralayang Batu juga dikenal dengan wisata malamnya. Gardu pandang yang tersedia memungkinkan pengunjung menikmati panorama Kota Batu dan Malang yang bercahaya di malam hari. Pemandangan ini sering disebut sebagai “negeri di atas awan” versi Jawa Timur, karena memberikan kesan romantis dan menenangkan. Bagi wisatawan yang belum berani mencoba terbang, kawasan ini tetap layak dikunjungi. Suasana sejuk, pemandangan indah, dan fasilitas yang cukup lengkap menjadikan Gunung Banyak sebagai tempat rekreasi keluarga. Anak-anak hingga orang dewasa dapat menikmati waktu bersama sambil merasakan udara pegunungan yang segar. Paralayang Batu bukan sekadar olahraga ekstrem, melainkan simbol bagaimana alam, keberanian, dan pariwisata dapat berjalan beriringan. Dari ketinggian langit Kota Batu, pengunjung diajak untuk melihat keindahan Jawa Timur dengan cara yang berbeda—lebih dekat, lebih luas, dan lebih berkesan.(ANY) Baca juga: Keindahan Alam Taman Nasional Lorentz Papua

10 Film Terbaik Karya Mira Lesmana untuk Liburan Tahun Baru 2026

Wamena - Libur Tahun Baru selalu menjadi momen terbaik untuk menikmati film-film berkualitas bersama keluarga. Salah satu nama besar di industri perfilman Indonesia yang karyanya selalu relevan lintas generasi adalah Mira Lesmana. Produser legendaris ini telah melahirkan banyak film ikonik dengan cerita kuat, sinematografi indah, dan pesan emosional yang mendalam. Berikut 10 film terbaik karya Mira Lesmana yang cocok ditonton saat libur Tahun Baru, diurutkan berdasarkan rating IMDb tertinggi, dengan bahasa populer dan mudah dinikmati semua kalangan. 1. Petualangan Sherina (2000) – IMDb 7,9 Film musikal legendaris yang tak lekang oleh waktu. Kisah Sherina dan Sadam menjadi simbol film keluarga Indonesia yang hangat, penuh pesan moral, dan menghibur lintas generasi. 2. Laskar Pelangi (2008) – IMDb 7,8 Diadaptasi dari novel Andrea Hirata, film ini menyentuh hati lewat kisah perjuangan anak-anak Belitung mengejar mimpi. Cocok ditonton bersama keluarga di momen Tahun Baru. 3. Ada Apa dengan Cinta? (2002) – IMDb 7,7 Film ikonik yang mengubah wajah perfilman Indonesia. Kisah cinta Rangga dan Cinta masih relevan hingga kini, terutama bagi generasi 2000-an. 4. Gie (2005) – IMDb 7,4 Biopik Soe Hok Gie yang inspiratif dan penuh refleksi tentang idealisme, perjuangan, dan keberanian bersuara. 5. Athirah (2016) – IMDb 7,4 Film keluarga yang lembut dan emosional, menggambarkan keteguhan seorang perempuan menghadapi konflik rumah tangga dengan penuh martabat. 6. Sokola Rimba (2013) – IMDb 7,3 Kisah nyata perjuangan pendidikan anak-anak rimba. Film ini menyentuh sekaligus membuka mata tentang arti pendidikan sejati. 7. Ada Apa dengan Cinta? 2 (2016) – IMDb 7,3 Kelanjutan kisah Cinta dan Rangga yang dewasa, romantis, dan penuh nostalgia. Cocok untuk penonton lama maupun generasi baru. 8. Generasi 90an: Melankolia (2020) – IMDb 7,1 Film reflektif tentang cinta, kehilangan, dan kedewasaan, dengan nuansa nostalgia khas generasi 90-an. 9. Sang Pemimpi (2009) – IMDb 7,0 Sekuel Laskar Pelangi yang mengangkat mimpi besar Ikal dan Arai. Sarat motivasi dan nilai perjuangan hidup. 10. Paranoia (2021) – IMDb 6,5 Film thriller psikologis yang menunjukkan sisi berbeda karya Mira Lesmana, menghadirkan ketegangan dan konflik emosional yang kuat. (STE) Baca juga: 10 Film Terbaik Karya Joko Anwar untuk Liburan Natal dan Tahun Baru

Dissenting Opinion

Wamena – Dissenting Opinion (DO) atau pendapat berbeda hakim dalam putusan pengadilan belakangan ini kembali menarik perhatian publik. Fenomena ini kerap muncul dalam perkara-perkara penting yang menyita perhatian masyarakat, baik di pengadilan umum maupun di lembaga peradilan konstitusi. Kehadiran dissenting opinion tidak hanya menjadi bagian dari dinamika internal majelis hakim, tetapi juga mencerminkan keterbukaan serta kedalaman pertimbangan hukum dalam suatu putusan. Pengertian Dissenting Opinion dalam Praktik Peradilan Dissenting Opinion merupakan pandangan tertulis yang disampaikan oleh seorang atau beberapa hakim yang tidak sependapat dengan putusan mayoritas majelis hakim. Pendapat ini dicantumkan secara resmi dalam amar atau bagian pertimbangan putusan, meskipun tidak mempengaruhi hasil akhir perkara. Dengan demikian, dissenting opinion tidak membatalkan putusan, melainkan menjadi catatan hukum yang menyertai putusan tersebut. Dalam praktik peradilan modern, perbedaan pandangan antar hakim dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Setiap hakim memiliki independensi dalam menilai fakta, menafsirkan hukum, serta menerapkan norma hukum terhadap perkara yang diperiksa. Dissenting opinion menjadi ruang konstitusional bagi hakim untuk tetap setia pada keyakinan hukumnya. Dasar Hukum Dissenting Opinion di Indonesia Di Indonesia, mekanisme dissenting opinion telah memiliki landasan hukum yang jelas. Ketentuan mengenai pendapat berbeda hakim diatur dalam Pasal 14 ayat (3) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Pasal tersebut menegaskan bahwa apabila dalam musyawarah majelis hakim tidak tercapai mufakat bulat, maka pendapat hakim yang berbeda wajib dicantumkan dalam putusan. Selain itu, pengaturan serupa juga terdapat dalam Pasal 182 ayat (6) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Pengaturan ini menunjukkan bahwa sistem peradilan Indonesia mengakui dan menghormati adanya perbedaan pendapat sebagai bagian dari proses penegakan hukum yang adil dan berimbang. Dissenting Opinion sebagai Wujud Transparansi Putusan Salah satu nilai penting dari dissenting opinion adalah transparansi. Dengan dicantumkannya pendapat minoritas dalam putusan, publik dapat melihat secara utuh bagaimana proses pengambilan keputusan dilakukan oleh majelis hakim. Masyarakat tidak hanya disuguhi hasil akhir putusan, tetapi juga dapat memahami perdebatan hukum yang terjadi di baliknya. Transparansi ini penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Ketika publik mengetahui bahwa sebuah putusan lahir dari pertimbangan yang matang, bahkan melalui perbedaan pandangan yang argumentatif, maka legitimasi putusan tersebut menjadi lebih kuat. Akuntabilitas Hakim melalui Pendapat Berbeda Selain transparansi, dissenting opinion juga mencerminkan akuntabilitas hakim. Setiap hakim dituntut untuk bertanggung jawab atas pendapat hukumnya, baik yang sejalan dengan mayoritas maupun yang berbeda. Dengan menuangkan pendapatnya secara tertulis, hakim menunjukkan integritas intelektual serta keberanian moral dalam mempertahankan keyakinan hukumnya. Pendapat berbeda ini juga menjadi bahan evaluasi dan kajian bagi akademisi, praktisi hukum, serta generasi hakim di masa depan. Tidak jarang, dissenting opinion dalam suatu perkara justru menjadi rujukan penting dalam perkembangan hukum di kemudian hari. Peran Dissenting Opinion dalam Perkembangan Ilmu Hukum Dalam perspektif yang lebih luas, dissenting opinion memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan ilmu hukum. Pendapat minoritas sering kali menawarkan sudut pandang alternatif, penafsiran hukum yang progresif, atau kritik terhadap penerapan norma yang dianggap tidak tepat. Seiring waktu, gagasan-gagasan dalam dissenting opinion dapat memengaruhi perubahan hukum, baik melalui yurisprudensi maupun pembentukan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, dissenting opinion tidak dapat dipandang sebagai bentuk perpecahan dalam majelis hakim, melainkan sebagai dinamika intelektual yang memperkaya khazanah hukum dan demokrasi. Dissenting Opinion dan Penguatan Negara Hukum Keberadaan dissenting opinion menegaskan bahwa sistem peradilan Indonesia berdiri di atas prinsip independensi hakim dan supremasi hukum. Hakim tidak dipaksa untuk mengikuti suara mayoritas semata, tetapi diberi ruang untuk menyampaikan pandangan berdasarkan hati nurani dan keyakinan hukumnya. Dalam negara hukum yang demokratis, perbedaan pendapat justru menjadi tanda sehatnya proses pengambilan keputusan. Dissenting opinion menjadi simbol bahwa keadilan tidak lahir dari keseragaman, melainkan dari keberanian untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab. Dengan demikian, dissenting opinion bukan sekadar catatan pinggir dalam putusan, tetapi merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas, integritas, dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan di Indonesia. (FPH) Baca juga: Negara Hukum: Pengertian, Ciri-Ciri, Prinsip, dan Konsepnya dalam Sistem Demokrasi Modern

Resep Membuat Nasi Goreng: Cara Memasak Nasi Goreng Lezat, Praktis, dan Anti Gagal

Wamena - Nasi goreng adalah salah satu kuliner paling ikonik di Indonesia. Hidangan sederhana berbahan dasar nasi ini tidak hanya populer di dalam negeri, tetapi juga dikenal luas hingga mancanegara. Dengan cita rasa gurih, aroma khas, dan fleksibilitas bahan, nasi goreng menjadi menu favorit dari warung kaki lima hingga restoran berbintang. Artikel ini akan membahas resep membuat nasi goreng lengkap, mulai dari sejarah singkat, bahan-bahan, langkah memasak, hingga tips agar nasi goreng terasa lebih lezat dan tidak menggumpal. Panduan ini cocok untuk pemula maupun yang ingin menyempurnakan rasa nasi goreng buatan rumah.   Pengertian Nasi Goreng dan Popularitasnya Nasi goreng adalah masakan berbahan dasar nasi putih yang digoreng bersama bumbu seperti bawang putih, bawang merah, kecap manis, dan berbagai pelengkap lainnya. Hidangan ini identik dengan rasa gurih, sedikit manis, dan aroma smoky yang khas. Kepraktisan dan kemudahan dalam pembuatannya menjadikan nasi goreng sebagai menu andalan untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam.   Baca Juga: Resep Membuat Soto Ayam: Cara Masak Soto Ayam Kuning yang Gurih, Segar, dan Mudah di Rumah   Bahan-Bahan Resep Membuat Nasi Goreng ·   1 piring nasi putih (sebaiknya nasi dingin) ·   2 siung bawang putih ·   2 butir bawang merah ·   1 butir telur ayam ·   2 sdm kecap manis ·   1 sdt kecap asin ·   Garam dan merica secukupnya ·   Minyak goreng secukupnya   Bahan Pelengkap (Opsional) ·   Ayam suwir ·   Sosis iris ·   Bakso potong ·   Udang ·   Sayuran (wortel, buncis, sawi)   Cara Membuat Nasi Goreng Sederhana dan Enak 1. Menyiapkan Bumbu Haluskan bawang putih dan bawang merah. Jika suka pedas, tambahkan cabai rawit sesuai selera. 2. Menumis Bumbu Panaskan minyak di wajan, tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan telur, orak-arik hingga setengah matang. 3. Memasukkan Nasi Masukkan nasi putih ke dalam wajan, aduk rata dengan bumbu dan telur hingga tidak menggumpal. 4. Memberi Bumbu Tambahan Tambahkan kecap manis, kecap asin, garam, dan merica. Aduk kembali hingga warna nasi merata dan harum. 5. Menambahkan Pelengkap Masukkan ayam, sosis, atau bahan tambahan lainnya. Masak hingga semua bahan matang sempurna. 6. Penyajian Angkat dan sajikan nasi goreng selagi hangat bersama telur ceplok, kerupuk, dan irisan mentimun.   Tips Agar Nasi Goreng Lebih Lezat ·   Gunakan nasi dingin agar tekstur nasi tidak lembek ·   Masak dengan api besar untuk menghasilkan aroma smoky ·   Jangan terlalu banyak minyak agar nasi tidak berminyak ·   Tambahkan sedikit margarin di akhir memasak untuk rasa gurih Resep membuat nasi goreng adalah solusi praktis untuk hidangan lezat yang bisa dibuat kapan saja. Dengan bahan sederhana dan langkah mudah, siapa pun bisa memasak nasi goreng enak ala rumahan. Kunci kelezatan terletak pada pemilihan nasi, bumbu yang pas, dan teknik memasak yang tepat. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda bisa menyajikan nasi goreng yang nikmat, harum, dan menggugah selera keluarga. (REZ)