Berita Terkini

Keindahan Alam Taman Nasional Baluran

Wamena - Kawasan  Taman Nasional Baluran yang dijuluki “Africa van Java” ini memang menghadirkan panorama savana yang luas, dengan dipadu latar Gunung Baluran yang berdiri kokoh di kejauhan. Taman nasional baluran di Situbondo, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan setelah jumlah kunjungan wisatawan meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Lingkungan dan Konservasi Satwa Taman nasional baluran menjadi destinasi unik bagi fotografi dan pencinta alam. Taman nasional baluran tetap memprioritaskan aspek konservasi. Pihak pengelola bersama masyarakat sekitar menerapkan berbagai program untuk menjaga keberlangsungan ekosistem savana yang sebenarnya cukup rentan terhadap perubahan lingkungan. Petugas taman nasional kini rutin melakukan patroli untuk memastikan kawasan tetap aman, terutama di area yang rawan kebakaran. Mereka juga bekerja sama dengan warga desa penyangga untuk menjaga batas kawasan konservasi dari aktivitas perambahan liar.  Pelestarian satwa endemik juga menjadi perhatian besar. Dengan adanya pelestarian satwa ini juga membuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga Baluran semakin meningkat, seiring dengan tumbuhnya manfaat ekonomi dari sektor wisata. Peran Komunitas Lokal Komunitas lokal turut berperan dalam memperkaya pengalaman wisata di Baluran dengan menyediakan pemandu burung liar, jasa tur jeep, pemandu burung liar, serta paket wisata edukasi yang mengenalkan budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat desa penyangga. Tempat istirahat ditata lebih baik, jalan akses diperbaiki, dan titik pengamatan satwa diperkuat agar pengunjung bisa menikmati panorama dengan aman. Dari banyaknya keindahan alam di Indonesia, taman nasional baluran tetap tampil sebagai salah satu ikon wisata alam terbaik di Indonesia. (ANY) Baca juga: Keindahan Alam Pantai Pink

Korupsi, Luka Sunyi yang Menggerogoti Harapan Masyarakat

Wamena-Dimasa Pembangunan yang semakin masif disetiap daerah di Indonesia pembanguna dan dan janji kesejahteraan Masyarakat terus mengintai di banyak lapisan Masyarakat, ini bukan hanya semata persoalan hukum semata, dan kerugian yang negara tetapi menjadi luka yang membekas dan menyakiti harapan Masyarakat akan janji harapan untuk kemajuan yang baik dimasa yang akan datang. Ketidakadilan yang Dirasakan Warga Kecil Bagi sebagian orang, korupsi tampak sebagai isu besar yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Namun, bagi warga yang menunggu jalan diperbaiki, orang tua yang berharap anaknya mendapat fasilitas pendidikan layak, atau tenaga kesehatan yang berjuang dengan peralatan terbatas, korupsi terasa begitu dekat. Setiap rupiah yang disalahgunakan berarti kesempatan yang hilang bagi mereka yang membutuhkan. Kisah Ibu dari Desa Kecil Di sebuah desa kecil, seorang ibu bercerita bahwa bantuan sosial yang seharusnya diterima keluarganya terlambat bertahun-tahun. Bukan karena negara abai, tetapi karena ada tangan-tangan yang memotong, menahan, bahkan mempermainkan hak masyarakat. “Kami hanya ingin hidup layak,” ujarnya pelan—sebuah kalimat sederhana yang menggambarkan bagaimana korupsi berdampak nyata pada kehidupan orang kecil. Runtuhnya Kepercayaan Publik Korupsi yang menyengsarakan dan merampas rasa kepercayaan Ketika Masyarakat bertanya apakah pejabat dalam hal mengambil sebuah kebijakan yang di ambil untuk rakyat menguntungkan rakyat atau hanya untuk kepentingan golongan dan kepentingan pribadi saja, dengan kondisi itu tentu akan merusak hubungan antara rakyat dan negara. Baca juga: Pemilih Baru, Generasi Penentu Arah Demokrasi Indonesia Harapan yang Masih Menyala Meski begitu, harapan belum padam. Banyak daerah kini mulai mendorong transparansi, membuka ruang pengawasan publik, dan menegakkan aturan dengan lebih tegas. Komunitas muda, akademisi, hingga aparat pemerintahan yang berintegritas terus berjuang menghadirkan perubahan. Gerakan Bersama Melawan Korupsi Pada akhirnya, melawan korupsi bukan hanya urusan lembaga penegak hukum. Ia adalah gerakan bersama yang lahir dari keberanian individu untuk berkata jujur, menolak gratifikasi, dan tidak menormalisasi penyimpangan. Ketika integritas menjadi budaya, korupsi akan kehilangan ruang untuk tumbuh. Korupsi mungkin masih menjadi tantangan besar, namun setiap langkah menuju kejujuran adalah cahaya yang perlahan menerangi jalan panjang menuju keadilan dan kesejahteraan yang sesungguhnya.(AAZ)

Sejarah Batik KORPRI

Wamena - Baju Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) merupakan seragam yang dikenakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia. Baju ini dikenakan setiap upacara atau kegiatan formal yang diselenggarakan pemerintah, dan setiap tanggal 17 yang merupakan simbol profesionalisme serta kedisiplinan pegawai negeri. Korpri sendiri merupakan organisasi yang terdiri dari pegawai pemerintah yang bekerja di berbagai instansi pemerintah di Indonesia, mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah. 1971 adalah kali pertama baju korpri nasional diperkenalkan sebagai bagian dari usaha untuk membentuk identitas bagi pegawai negeri di Indonesia. Baju didesain dengan sederhana, formal namun tetap memiliki filosofi mendalam. Desain dan Warna Baju Korpri Desain batik Korpri terbaru memiliki filosofi yang unik bernama Bhumi, Nusa, Segara. Di balik coraknya, tersimpan filosofi yang merefleksikan jati diri bangsa Indonesia. Bhumi (warna emas) Warna emas melambangkan bumi nusantara sekaligus tekad untuk membangun bangsa dengan tetap berasaskan kelestarian lingkungan. Nusa (biru muda) Biru muda menggambarkan gugusan pulau-pulau Indonesia yang dikelilingi udara bersih nan luas, mencerminkan keindahan sekaligus kekayaan alam negeri ini. Segara Motif segara merepresentasikan identitas Indonesia sebagai negara maritim, yang kehidupannya sangat erat dengan laut dan samudra. Desain baju korpri juga sudah beberapa kali mengalami perubahan, terutama pada warna. Dahulu bernuansa kehijauan, kini identik dengan warna biru. Awalannya corak lung-lungan dan buket yang menghiasi batik korpri, seiring berjalan waktu diberi sentuhan versi lebih kaya dengan tambahan motif tumpal di bagian bawah, dengan tetap mempertahankan elemen utama yakni lambang Korpri berupa pohon, rumah berbentuk balairung, dan sepasang sayap sebagai simbol pengabdian.  Perlu diketahui bahwa pembuatan batik Korpri juga diatur secara ketat melalui spesifikasi teknis dari konstruksi lungsing dan benang pakan, kekuatan tarikan dan sobekan kain, sehingga standar pewarnaan dan ukuran serta berat bahan.  Dari model batik Korpri juga punya aturan sendiri. Untuk wanita, batik berbentuk blus berkerah rebah dengan lengan panjang, empat kancing di depan dan 2 saku di sisi kanan dan kiri bawah. Sedangkan untuk pria, desain berupa kemeja lengan panjang berkerah tegak, lima kancing tertutup, serta saku di sisi kiri atas.  Berdasarkan motif, detil dan model pakaian, batik Korpri berbicara bukan hanya sebagai busana formal, tetapi juga penanda jati diri serta pengingat pengabdian kepada bangsa. Maka, ketika seragam ini dikenakan, cirinya tidak hanya memperlihatkan tentang keseragaman tetapi juga tentang dedikasi untuk Indonesia dan semangat persatuan.  Aturan detail mulai dari motif hingga model pakaian, batik Korpri hadir bukan hanya sebagai busana formal, melainkan juga penanda jati diri dan pengingat akan pengabdian pada bangsa. Maka, setiap kali seragam ini dikenakan, ia tidak hanya memperlihatkan keseragaman, tetapi juga semangat persatuan dan dedikasi untuk Indonesia. (FPH) Baca juga: Tema HUT KORPRI 2025  

Siap Mudik 2025: Inilah Gebyar Diskon Transportasi Umum untuk Natal dan Tahun Baru

Wamena – Pemerintah menyiapkan diskon transportasi umum pada musim liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Pemerintah memberikan berbagai program bantuan keringan untuk harga tiket transportasi umum. Kebijakan ini dilakukan pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga perjalanan, meningkatkan kenyamanan masyarakat yang hendak mudik atau berlibur, serta menjaga stabilitas arus mobilitas selama periode puncak liburan Nataru. Berikut transportasi umum yang diberikan keringan untuk harga tiket mudik: Baca juga: Hari Anak Sedunia: Momentum Memperkuat Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Indonesia Tiket Kereta Api PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan diskon hingga 30% untuk berbagai kelas perjalanan. Potongan tarif berlaku untuk perjalanan 22 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026. Langkah-langkah Mendapatkan Diskon Tiket Kereta Api 30% Berikut panduan lengkap dan mudah untuk mendapatkan kuota diskon: Buka aplikasi KAI Access atau situs resmi KAI. Pilih menu “Tiket Kereta” dan tentukan tanggal perjalanan dalam rentang 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026. Cari rute yang tersedia, lalu pilih kereta bertanda “Promo Akhir Tahun” atau “Diskon 30%”. Isi data penumpang sesuai KTP atau identitas resmi lainnya. Lanjutkan ke halaman pembayaran dan pilih metode yang tersedia. Setelah transaksi berhasil, e-ticket akan otomatis muncul di aplikasi atau dikirimkan ke email. Penumpang wajib melakukan check-in di stasiun minimal 60 menit sebelum keberangkatan. Tiket Angkatan Laut Kapal Milik PT Pelni PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengeluarkan promo diskon 20% untuk tiket kapal penumpang. Promo berlaku untuk keberangkatan 17 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026. Promo yang diharapkan untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan biaya terjangkau. Berikut untuk mengetahui tiket potongan harga PT Pelni; 1.     Situs resmi PT Pelni. 2.     Aplikasi PELNI Mobile. Tiket Pesawat Sektor penerbangan memberikan sumbangsih dalam tiket potongan harga untuk masyarakat yang hendak mudik menggunakan pesawat. Pemerintah menyediakan promo diskon tiket pesawat dengan tarif 13-14%. Periode pembelian diskon tiket pesawat pada 22 Oktober 2025 – 10 Januari 2026 sedangkan periode penerbangan 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026. Berikut untuk mengetahui diskon tiket pesawat; 1.     Situs resmi maskapai penerbangan. 2.     Aplikasi resmi mobile maskapai penerbangan. 3.     Marketplace tiket online yang resmi. Angkutan Penyeberangan Pemerintah menetapkan kebijakan penghapusan jasa pelayanan pelabuhan kelas reguler pada angkutan penyeberangan nasional. Selain itu, harga tiket kelas eksekutif diturunkan hingga setara kelas reguler pada periode 22 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026. Dampak Positif Program Gebyar Diskon Transportasi 2025/2026 Program gebyar diskon liburan Nataru akan memberikan sejumlah manfaat besar meliputi; menurunkan biaya mobilitas, mendorong pariwisata nasional, mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya, dan meningkatkan pemerataan ekonomi nasional melalui aktivitas mudik liburan Nataru. KPU Kabupaten Nduga menghimbau masyarakat untuk tetap memerhatikan keselamatan, memesan tiket di situs resmi, dan menghindari calo pada musim liburan Nataru. (STE)  

Zona Integritas, WBK, dan WBBM: Penjelasan Lengkap untuk Semua Pembaca

Wamena – Istilah Zona Integritas (ZI), Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan juga Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) mungkin kita sudah pernah mendengar dan tak asing bagi kita. Tetapi, tahukah kalian terkait penjelasan dari ZI, WBK dan WBBM itu sendiri? berikut akan dirangkum dalam artikel ini. Banyak Upaya untuk mendorong agar menciptakan Pemerintahan yang bersih, transparan serta berorientasi terhadap pelayanan kepada Masyarakat sehingga prioritas ini akan terus difokuskan. Di dalam perjalanannya reformasi birokrasi, istilah dari Zona Integritas (ZI), WBK dan WBBM adalah sebuah 3 konsep yang sangat penting serta wajib dipahami oleh seluruh Instansi Pemerintah maupun Masyarakat pada umumnya.   Apa Itu Zona Integritas (ZI)? Zona Integritas adalah sebuah predikat yang diberikan kepada suatu Instansi Pemerintah yang Dimana pimpinan beserta jajarannya ini memiliki komitmen yang sungguh – sungguh untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam aspek untuk pencegahan korupsi serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Baca Juga: Zona Integritas adalah Fondasi Reformasi Birokrasi: Pengertian dan Penerapannya   Tujuan dari Zona Integritas Zona Integritas memiliki tujuan yang meliputi: ·   Zona Integritas bertujuan untuk menciptakan sebuah lingkungan di Pemerintahan yang bersih serta efisien. ·   Zona Integritas mempunyai tujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah. ·   Zona Integritas mempunyai tujuan untuk mendorong setiap aparatur negara agar bekerja lebih profesional dan juga akuntabel ·   Tujuan lain dari Zona Integritas adalah untuk menghilangkan adanya potensi Korupsi melalui sistem yang transparan.   Komponen Wajib dalam Setiap Pembangunan Zona Integritas Di dalam Pembangunan ZI wajib melibatkan enam area perubahan yaitu: ·   Manajemen Perubahan ·   Penataan Tatalaksana ·   Penataan Sistem Manajemen SDM ·   Penguatan Akuntabilitas Kinerja ·   Penguatan Pengawasan ·   Peningkatan kualitas pelayanan publik   Apa itu WBK ( Wilayah Bebas dari Korupsi)? Wilayah Bebas Korupsi merupakan sebuah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang sudah memenuhi Sebagian dasar yang ada pada manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan serta penguatan akuntabilitas kinerja. Predikat ini merupakan sebuah tahapan lanjutan Instansi berhasil dalam membangun Zona Integritas   Kriteria Penilaian untuk Mencapai WBK Sebuah unit kerja yang ingin mencapai WBK harus memperhatikan beberapa kriteria yang diperlukan, antara lain: · Instansi yang ingin mencapai WBK itu wajib tidak boleh ada kasus korupsi dalam kurun waktu tertentu · Sistem pengawasan internal suatu Instansi harus berjalan secara efektif · Proses pelayanan kepada Masyarakat harus mempunyai standar yang jelas serta transparan · Kemudian di dalam pelayanan suatu Instansi harus mempunyai inovasi untuk mempermudah Masyarakat.   Apa Itu WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani)? WBBM merupakan sebuah level tertinggi dalam setiap pembangunan Zona Integritas. Predikat ini akan diberikan kepada setiap Instansi yang tidak hanya bersih dari korupsi, namun juga mempunyai kualitas dalam pelayanan kepada Masyarakat yang prima, cepat, modern serta berfokus kepada kebutuhan dari Masyarakat.   Indikator Penilaian WBBM Setiap Instansi Pemerintah yang ingin mencapai WBBM wajib memperhatikan indikator sebagai berikut: ·   Inovasi terhadap pelayanan harus mempunyai dampak langsung untuk Masyarakat ·   Sistem digitalisasi layanan harus mempermudah Masyarakat ·   Standar pelayanan harus jelas, cepat serta transparan ·   Harus aktif terhadap keluhan serta aspirasi dari Masyarakat ·   Harus ada komitmen dari pimpinan serta jajarannya terhadap budaya pelayanan yang unggul.   Tantangan dalam Implementasi ZI, WBK dan WBBM 1. Adanya perubahan budaya kerja 2. Pemanfaatan teknologi 3. Integritas Individu 4. Ekspektasi Publik yang semakin tinggi. (REZ)  

Hari Anak Sedunia: Momentum Memperkuat Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Indonesia

Wamena – Setiap tanggal 20 November dunia memperingati Hari Anak Sedunia sebagai momentum untuk memastikan seluruh anak mendapatkan hak tumbuh, berkembang, dan terlindung. KPU Kabupaten Nduga mengucapkan Selamat Hari Anak Sedunia “Hariku, Hakku” Suara Anak, Masa Depan Kita. Baca juga: Anak Muda Hebat, Pilar Menuju Indonesia Emas 2045 4 Pilar Utama Hak Anak Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemen Dikdasmen) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menuangkan empat pilar utama hak anak yang meliputi; 1.      Hak Kelangsungan Hidup Hak anak untuk hidup, mendapatkan gizi yang cukup, air bersih, dan layanan Kesehatan terbaik. 2.      Hak Tumbuh Kembang Hak anak atas pendidikan yang layak, rekreasi, informasi, dan pengembangan bakat serta minat. 3.      Hak Perlindungan Hak anak untuk aman dari kekerasan, penelantaran, eksploitasi, dan segala bentuk diskriminasi. 4.      Hak Partisipasi Hak anak untuk didengarkan, menyatakan pendapat, dan dilibatkan dalam Keputusan yang memengaruhi hidup mereka. Wujudkan Hak Anak untuk Anak Hebat Indonesia Setiap kebiasaan adalah Langkah nyata dalam memenuhi dan memperjuangkan haka nak melalui tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yaitu; 1.      Hak Kelangsungan Hidup a.      Anak mendapatkan kesempatan berolahraga untuk menjaga tubuh tetap bugar dan kuat. b.      Anak terpenuhi gizinya untuk pertumbuhan yang optimal melalui makan sehat dan bergizi. 2.      Hak Tumbuh Kembang a.      Anak memiliki kesempatan untuk membuka wawasan dan memaksimalkan potensi diri dengan kegiatan yang menunjang pengembangan dirinya. 3.      Hak Perlindungan a.      Anak dapat memperkuat moral sebagai pedoman hidup melalui kegiatan beribadah berdasarkan kepercayaan yang dianutnya. b.      Anak diberikan waktu untuk istirahat dalam membangun mental yang sehat. c.      Anak membangun disiplin dan kesiapan diri dengan bangun pagi. 4.      Hak Partisipasi a.       Anak dapat melatih empati dan keberanian berpendapat dengan pendampingan dalam mengikuti kegiatan sosial. Menuju Generasi Emas 2045 Hari Anak Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi semua pihak. Perlindungan anak merupakan tanggung jawab Bersama mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat hingga kehadiran pemerintah. (STE)