JUMPA BERLIAN: Lebih dari Sekadar Bersih-Bersih, Menemukan Ketulusan dalam Kebersamaan di KPU Nduga
Wamena – Di tengah hiruk pikuk kesibukan administrasi pemilu yang sarat dengan target dan tenggat waktu, satuan kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nduga memiliki rutinitas istimewa setiap Jumat pagi. Kegiatan itu bukan sekadar membersihkan ruangan, melainkan sebuah gerakan kolektif yang disemat dengan nama penuh makna: JUMPA BERLIAN.
Bagi para pegawai di wilayah Provinsi Papua Pegunungan ini, JUMPA BERLIAN bukanlah program kerja biasa. Secara singkat, akronim tersebut memang berarti Jumat Pagi Bersih Lingkungan. Namun, jika ditelisik lebih dalam, filosofi di balik nama ini menjadi fondasi utama yang memperkuat soliditas tim di lingkungan institusi penyelenggara pemilu tersebut.
JUMPA BERLIAN di kemas sebagai momen kebersamaan. Saat memungut sampah, menyapu halaman, atau merapikan berkas bersama-sama, di situlah terjadi komunikasi informal yang hangat. Hierarki pekerjaan sejenak luntur, yang tersisa adalah kebersamaan sebagai keluarga besar KPU Nduga.
Makna JUMPA BERLIAN
Makna mendalam dari JUMPA BERLIAN menjadi perekat yang luar biasa bagi antar personal pegawai. Di daerah dengan tantangan geografis dan aksesibilitas yang kompleks seperti Nduga, kekompakan tim adalah aset utama. Momen Jumat pagi menjadi ruang untuk menyelesaikan pekerjaan fisik sembari mencairkan suasana, berbagi cerita, serta menyelesaikan potensi gesekan kerja dengan cara yang lebih manusiawi. Dengan demikian, program ini berhasil mempererat tali persaudaraan, menjadikan lingkungan kerja bukan hanya sekadar tempat untuk bekerja, tetapi juga rumah kedua yang nyaman.
Mencari Berlian di Antara Pegawai
Namun, ada lapisan makna lain yang membuat JUMPA BERLIAN begitu istimewa bagi warga kantor tersebut. Nama "Berlian" dipilih bukan tanpa alasan. Dalam perspektif mereka, kegiatan ini dianalogikan sebagai "menjumpai berlian".
Seperti diketahui, berlian adalah batuan mulia yang terbentuk melalui proses tekanan dan suhu tinggi dalam waktu sangat lama. Ia langka, berharga, dan setelah terasah, mampu memancarkan cahaya luar biasa. Para pegawai di KPU Kabupaten Nduga meyakini bahwa setiap individu yang hadir pada Jumat pagi adalah "berlian" yang memiliki nilai berharga.
"Setiap pegawai memiliki keunikan, keahlian, dan potensi yang berbeda. Ada yang ahli dalam teknis, ada yang unggul dalam komunikasi, ada pula yang menjadi penyejuk suasana. Kami ingin di setiap JUMPA BERLIAN, kami benar-benar 'menjumpai berlian' menemukan nilai-nilai berharga dari rekan kerja kami yang mungkin selama ini tersembunyi di balik tumpukan pekerjaan administratif. Inilah bentuk penghargaan kami bahwa setiap orang di sini adalah pribadi yang langka dan berharga, seperti berlian," tutur salah satu staf di kantor tersebut.
Lebih lanjut, filosofi ini juga menjadi cermin bagi institusi. KPU Kabupaten Nduga bercita-cita untuk menjadi "berlian" di tengah masyarakat. Dengan lingkungan kerja yang bersih, personal yang solid dan saling menghargai, diharapkan kinerja pelayanan publik dan penyelenggaraan tahapan pemilu di Nduga dapat berjalan dengan integritas tinggi, transparan, dan berkilau layaknya berlian.
Rutinitas yang dimulai dengan membersihkan area kantor, taman, hingga fasilitas umum sekitar ini kini telah berjalan beberapa bulan terakhir. Antusiasme pegawai terlihat dari tingkat kehadiran yang mencapai 100 persen setiap pelaksanaan. Bagi mereka, kegiatan ini menjadi penyegar mental sebelum memulai rangkaian tugas berat di hari yang sama.
Harapan dari JUMPA BERLIAN
Dengan adanya JUMPA BERLIAN, KPU Kabupaten Nduga menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan kerja bukan hanya tentang kenyamanan fisik, tetapi merupakan investasi sosial untuk membangun budaya kerja yang sehat, kolaboratif, dan penuh kemuliaan. Di sanalah, di antara sapu, pel, dan senyum pagi, mereka benar-benar menemukan berlian, baik itu berupa ketulusan, persaudaraan, maupun komitmen untuk melayani pemilu yang lebih baik. (ANY)
Baca juga: Penuh Semangat! Senam Terakhir KPU se Provinsi Papua Pegunungan Jelang Latsar