Jangan Keliru, Ini Perbedaan Seminar Rancangan dan Seminar Aktualisasi CPNS
Banyak peserta Latsar CPNS masih menyamakan seminar rancangan aktualisasi dengan seminar habituasi aktualisasi. Padahal, istilah yang lebih tepat dalam tahapan Latsar CPNS adalah seminar rancangan aktualisasi dan seminar aktualisasi, yang dalam petunjuk teknis juga disebut seminar pelaksanaan aktualisasi. Agenda habituasi sendiri merujuk pada proses pembiasaan nilai dan perilaku ASN melalui penerapan di tempat kerja, bukan nama seminar tersendiri. Ketentuan Latsar CPNS saat ini mengacu pada Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2021 yang telah diubah dengan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 10 Tahun 2021.
Dalam modul agenda habituasi, tahapan pembelajaran dijelaskan secara berurutan, mulai dari seminar rancangan aktualisasi, aktualisasi di tempat kerja, penyusunan laporan aktualisasi, pembimbingan persiapan pra-seminar aktualisasi, hingga seminar aktualisasi. Urutan ini menunjukkan bahwa yang dinilai pada tahap awal adalah rancangan kegiatan, sedangkan tahap akhir menilai pelaksanaan dan hasil aktualisasi di tempat kerja. Karena itu, penggunaan istilah seminar habituasi aktualisasi kurang tepat jika dipakai untuk menyebut forum penilaian akhir peserta.
Seminar Rancangan Aktualisasi Menilai Rencana Kerja Peserta
Seminar rancangan aktualisasi dilaksanakan sebelum peserta menjalankan kegiatan aktualisasi di unit kerja. Dalam petunjuk teknis penyelenggaraan Latsar CPNS, seminar ini bertujuan memvalidasi dan memperkuat kesiapan peserta dalam melakukan habituasi melalui kegiatan aktualisasi di tempat kerja, sekaligus menilai kesesuaiannya dengan substansi mata pelatihan yang telah dipelajari. Dengan demikian, seminar ini pada dasarnya merupakan forum uji kelayakan rencana kerja.
Pada tahap ini, peserta mempresentasikan rancangan aktualisasi yang telah dibimbing coach dan mendapat dukungan mentor. Tim evaluator kemudian menilai kualitas penetapan isu, jumlah dan mutu rencana kegiatan, relevansi kegiatan dengan tujuan aktualisasi, serta teknik komunikasi peserta saat memaparkan gagasannya. Masukan dari penguji, mentor, dan coach dipakai untuk memperbaiki rancangan agar lebih logis, terukur, dan layak diterapkan di tempat kerja. Setelah seminar selesai, peserta wajib menyempurnakan rancangannya sebelum masuk ke tahap pelaksanaan.
Seminar Aktualisasi Menilai Pelaksanaan dan Hasil
Berbeda dengan seminar rancangan aktualisasi, seminar aktualisasi dilaksanakan setelah peserta menyelesaikan kegiatan di tempat kerja. Dalam petunjuk teknis, tahap ini disebut seminar pelaksanaan aktualisasi dan ditujukan untuk melihat hasil pelaksanaan kegiatan dalam memecahkan isu atau isu inti, serta dampak manfaat yang dihasilkan selama proses aktualisasi berlangsung. Artinya, fokus penilaian sudah bergeser dari rencana ke bukti pelaksanaan.
Pada seminar ini, peserta memaparkan laporan aktualisasi beserta bukti-bukti yang relevan. Tim evaluator menilai apakah kegiatan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan rancangan, bagaimana peserta mengatasi kendala di lapangan, serta sejauh mana hasil aktualisasi memberikan manfaat bagi unit kerja. Seminar ini juga menjadi ruang evaluasi akhir untuk menilai kedisiplinan, konsistensi, dan kemampuan peserta menerapkan nilai dasar ASN dalam pekerjaan nyata.
Dari penjelasan tersebut, perbedaan utama kedua seminar terletak pada waktu pelaksanaan, objek yang dinilai, dan tujuannya. Seminar rancangan aktualisasi membahas apa yang akan dikerjakan peserta, sedangkan seminar aktualisasi membahas apa yang sudah dikerjakan dan apa hasilnya. Seminar pertama bersifat validatif dan korektif terhadap rencana, sedangkan seminar kedua bersifat evaluatif terhadap pelaksanaan dan manfaatnya. Karena itu, judul yang paling tepat, baku, dan ramah mesin pencari adalah Perbedaan Seminar Rancangan Aktualisasi dan Seminar Aktualisasi pada Latsar CPNS. (STE)
Baca juga: Apa Itu Masa Habituasi Aktualisasi CPNS? Ini yang Wajib Diketahui