Berita Terkini

Tahukah Kamu? Begini Sejarah Istilah Mudik yang Selalu Ramai Jelang Hari Raya Idulfitri

Wamena - Mudik sudah menjadi tradisi tahunan yang tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap tahun, jutaan orang berbondong-bondong pulang ke kampung halaman. Namun, tak banyak yang mengetahui bagaimana sebenarnya sejarah istilah mudik di Indonesia dan dari mana kata ini berasal.

Apa Itu Mudik?

Mudik adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan aktivitas pulang kampung dari kota ke daerah asal, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Lebaran.

Asal-Usul Istilah Mudik

Istilah mudik diyakini berasal dari bahasa Jawa, yakni dari kata mulih dilik atau mulih dhisik yang berarti pulang ke hulu. Pada masa lalu, masyarakat Jawa menggunakan istilah ini untuk menggambarkan perjalanan dari daerah hilir (kota atau pesisir) menuju daerah hulu (desa atau kampung halaman).

Mudik dan Urbanisasi di Indonesia

Fenomena mudik mulai berkembang pesat seiring meningkatnya urbanisasi pada era 1970–1980-an. Banyak masyarakat desa merantau ke kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung untuk bekerja.

Saat Lebaran tiba, mereka kembali ke kampung halaman untuk:

  • Berkumpul dengan keluarga

  • Ziarah makam leluhur

  • Menjaga tradisi dan identitas budaya

Mudik sebagai Tradisi Sosial dan Budaya

Mudik bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga memiliki nilai sosial dan emosional:

  • Simbol keberhasilan perantau

  • Momen mempererat silaturahmi

  • Bentuk penghormatan kepada orang tua dan leluhur

Tak heran, mudik menjadi fenomena budaya yang sangat kuat di Indonesia.

Perkembangan Mudik di Era Modern

Seiring perkembangan zaman, mudik kini identik dengan:

  • Arus mudik nasional

  • Rekayasa lalu lintas

  • Transportasi massal (kereta, bus, kapal, pesawat)

  • Kebijakan cuti bersama pemerintah

Mudik pun berkembang menjadi agenda nasional yang melibatkan berbagai sektor.

Mudik, Tradisi Lokal yang Mendunia

Keunikan mudik bahkan menarik perhatian dunia internasional karena skalanya yang masif dan konsisten setiap tahun. Tradisi ini menjadi ciri khas Indonesia yang tidak banyak ditemukan di negara lain. (STE)
Baca selengkapnya: Mantra Wajib di Wishlist Resolusimu Tahun Baru 2026: Bikin Hidup Lebih Berenergi

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 172 kali