Berita Terkini

Mengenal Pohon Sowang, Harta Karun Hutan Papua yang Sarat Makna Budaya

Wamena – Pohon sowang adalah jenis pohon edemik Papua yang terkenal memiliki kayu sangat kuat, tahan lama, dan bernilai tinggi. Nama latin pohon sowang Xanthostemonnovaguineense Veleton. Spesies yang ditetapkan sebagai tanaman yang dilindungi sejak 1987.

Pohon Sowang Rumah Panggung

Bagi masyarakat Papua, pohon sowang dianggap sakral dan telah digunakan turun temurun sebagai fondasi rumah panggung di Danau Sentani. Kayu sowang dipilih sebagai bahan utama rumah panggung karena ketahanannya yang kuat dan mampu bertahan ratusan tahun di dalam air. Kayu ini juga tahan terhadap serangan hama perusak, seperti rayap tanah, penggerek kayu, cendawan pelapuk putih, dan cokelat.

Penggunaan kayu sowang telah berlangsung sejak masa prasejarah, Penelitian menemukan sisa-sisa tiang rumah panggung kuno di situs Ayauge, pesisir Danau Sentani. Penemuan ini memaknai bahwa masyarakat Papua telah memanfaatkan kayu sowang untuk membangun hunian di atas air sejak ribuan tahun yang lalu.

Pohon Sowang Ekologi Alam dan Simbol Adat

Masyarakat Papua telah menerapkan aturan adat dalam memanfaatkan kayu sowang secara turun-temurun. Kayu yang hanya boleh diambil dari Lokasi yang sama dengan tempat leluhur mengambilnya.

Kayu yang diambil hanya pohon yang berumur tua untuk menjaga ekologis alam dan melestarikannya. Kayu sowang hanya boleh digunakan untuk tiang rumah dengan tidak mengubah bentuk asli dari batangnya. Para masyarakat Papua hanya membuat ukiran pada tiang, berbentuk manusia, binatang mitologi seperti kadal dan ikan, hingga motif geometris sebagai representasi dari budaya dan warisan leluhur.

Keberadaan pohon sowang tetap bertahan bila dijaga aturan adat telah diwariskan turun menurun. Aturan yang telah diwariskan lintas generasi sebagai cara masyarakat Papua menjaga keseimbangan alam. (STE)
Baca juga: Tren Nama Anak Laki-Laki Gen Alpha yang Sederhana dan Bermakna

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 200 kali