Berita Terkini

Perayaan Natal KPU Papua Pegunungan 2025: Momen Kebersamaan yang Menguatkan Keluarga dan Pelayanan

Wamena – Perayaan Natal KPU Papua Pegunungan pada 11 Desember 2025 menjadi momentum penuh sukacita dan kehangatan bagi seluruh keluarga besar KPU. Acara yang berlangsung di GBI Bukit Zaitun ini menghadirkan suasana ibadah yang khidmat serta kebersamaan yang mempererat hubungan antar pegawai. Natal kali ini bukan hanya sekadar perayaan tahunan, tetapi menjadi pengingat mendalam tentang pentingnya keluarga sebagai pusat kehidupan setiap pribadi.

Ibadah Natal yang Dipimpin Ps. Donny Roem dengan Pesan Kasih untuk Keluarga

Ibadah perayaan Natal dipimpin oleh Ps. Donny Roem yang menyampaikan khotbah penuh makna dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.” Dalam penyampaiannya, Ps. Donny menekankan bahwa keluarga merupakan prioritas utama yang harus dijaga dan dirawat. Ia mengingatkan bahwa kasih Allah seharusnya memancar terlebih dahulu di dalam keluarga sebelum terlihat di ruang publik atau pekerjaan.

Dalam suasana ibadah yang tenang dan penuh refleksi, Ps. Donny menjelaskan bahwa setiap anggota keluarga baik orang tua, suami, istri, maupun anak-anak memiliki peran penting dalam menghadirkan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Keluarga dianggap sebagai tempat pertama di mana nilai-nilai kebaikan, kesabaran, dan cinta diajarkan. Karena itu, menjaga kasih dalam keluarga menjadi langkah awal untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis.

Pesan Natal dari KPU Papua Pegunungan: Penguatan Persaudaraan Antar Pegawai

Usai ibadah, suasana sukacita berlanjut dengan penyampaian pesan Natal oleh Melkianus Kambu, perwakilan anggota KPU Provinsi Papua Pegunungan. Dalam pesannya, Melki menekankan pentingnya memaknai Natal sebagai momen untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki dimulai dari keluarga. Ia mengajak seluruh pegawai KPU untuk terus menjaga solidaritas, bekerja dengan hati, serta membawa nilai-nilai kekeluargaan ke dalam dunia pelayanan publik.

Pesan Natal tersebut menggugah para peserta untuk melihat bahwa tugas dan tanggung jawab di KPU bukan hanya soal teknis pemilu, tetapi juga tentang membangun hubungan kerja yang saling mendukung. Melki juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh pegawai yang telah bekerja keras sepanjang tahun, baik dalam tahapan pemilu maupun kegiatan kelembagaan lainnya sehingga di pesta demokrasi sebelumnya, KPU Provinsi Papua Pegunungan dapat menyelesaikan dengan baik. 

Kemeriahan Pembagian Doorprize sebagai Bentuk Kebersamaan

Setelah penyampaian pesan Natal, acara dilanjutkan dengan sesi pembagian doorprize yang menjadi momen yang juga ditunggu. Gelak tawa dan sorak kebahagiaan memenuhi ruangan ketika nomor-nomor keberuntungan dipanggil satu per satu. Aktivitas ini menjadi simbol bahwa kebersamaan tidak hanya terbangun melalui ibadah, tetapi juga melalui momen sederhana yang menciptakan kegembiraan kolektif.

Pembagian doorprize ini dirancang sebagai bentuk apresiasi dan penghiburan bagi seluruh keluarga besar KPU Papua Pegunungan. Kebersamaan yang tercipta membuat suasana menjadi lebih hangat, sekaligus mempererat hubungan personal antar pegawai.

Suasana kehangatan dan kebersamaan terasa kuat sepanjang acara. Para pegawai, bersama keluarga masing-masing, saling menyapa, berbagi cerita, dan menikmati momen Natal dalam nuansa kekeluargaan. Anak-anak berlari riang, para orang tua saling bertukar senyum, dan para pegawai menikmati kesempatan untuk berbaur tanpa sekat formalitas pekerjaan.

Harapan dan Refleksi Natal

Natal tahun ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas besar KPU sebagai penyelenggara pemilu, ada sisi manusiawi yang tidak boleh hilang yaitu keluarga, persahabatan, dan nilai-nilai kebersamaan. Melalui perayaan ini, KPU Papua Pegunungan tidak hanya merayakan kelahiran Kristus, tetapi juga memperkuat fondasi moral dan emosional para pegawainya.

Perayaan Natal KPU Papua Pegunungan tahun 2025 meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Ibadah yang penuh pesan rohani, penyampaian pesan Natal yang menguatkan semangat kerja, serta rangkaian acara yang menghadirkan kegembiraan menjadikan momen ini sebagai titik penyegaran untuk memasuki tahun 2026 dengan hati yang lebih kuat.

Natal bukan hanya tentang perayaan, tetapi tentang bagaimana kasih Tuhan diwujudkan dalam pelayanan, pekerjaan, dan kehidupan keluarga. Dan melalui momen ini, KPU Papua Pegunungan menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bekerja untuk bangsa, tetapi juga merawat nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar dari setiap pelayanan publik. (FPH)

 

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 50 kali