Berita Terkini

Mengapa Pohon Cemara Identik dengan Natal? Ini Sejarah dan Maknanya

Wamena – Pohon cemara telah menjadi ikon dari setiap perayaan hari Natal. Alasan bukan hanya karena estetika semata. Sebuah tradisi yang memiliki akar sejarah yang berasal dari berbagai kebudayaan Eropa hingga berkembang menjadi ikon perayaan Natal yang mendunia.

Berawal dari Tradisi Bangsa Eropa Kuno

Pada suatu saat terdapat kehidupan suku di wilayah Jerman. Suku peradaban kuno Jerman biasanya melakukan penyembahan di pohon oak. Di antara keberadaan penyembahan pohon oak, ada seorang misionaris yang diutus oleh Paus Gergorius II, yaitu Santo Bonifasius pada tahun 716. Ia dikenal dengan sosok pengkhotbah injil dan misionaris yang mudah diterima masyarakat dan pemimpin suku hesse (Jerman Tengah).

Santo Bonifasius telah mengetahui bahwa setiap musim dingin maka penduduk akan berkumpul di bawah sebuah pohon oak sebagai tempat penyembahan dan pemujaan. Ia ingin mengubah cara pandang dengan menghancurkan pohon oak yang dipuja oleh masyarakat setempat. Santo Bonifasius mencegah agar tidak terjadi pengorbanan manusia lalu ia mengambil kapak untuk menebang pohon oak. Muncullah keajaiban dan mukjizat bahwa pohon oak raksasa telah ditebang lalu tumbuhlah sebatang pohon cemara muda. Santo Bonifasius dipenuhi sukacita kemudian berbicara kepada banyak orang bahwa malam itu adalah kelahiran Sang Juruselamat.

Martin Luther: Rasa Penasaran Menuju Cahaya Natal

Pada tahun 1882, Martin Luther sedang berjalan di malam hari. Tiap jalan yang dilaluinya membuat berkesan karena terdapat kelap-kelip bintang di antara pepohonan. Lalu setelah perjalannya ke rumah, ia mendapatkan ide untuk memasangkan lilin yang ada di rumahnya. Ia terinspirasi dari momen ketika melihat kelap-kelip bintang di antara pepohonan sepanjang perjalanannya.

Ratu Victoria dan Pangeran Albert

Menurut Telegraph, Pangeran Albert yang memiliki keturunan Jerman yang menumbuhkan pohon cemara di Istana Windsor. Ilustrasi yang telah di dokumentasikan sejarah membuktikan bahwa mereka sedang bediri bersama anak-anaknya di sebuah pohon Natal. Sebuah ilustrasi yang termuat dalam Illustrated London News.

Memaknai Pohon Cemara

Pohon cemara adalah pohon damai dan lambing kehidupan abadi. Alasannya adalah daun-daun dari pohon cemara senantiasa berwarna hijau. Bila kita melihat bagaimana daun-daun pohon cemara mengarah ke langit yang menandakan bahwa semua akan menyembah ke Tuhan Yesus Kristus.
Pohon cemara sebagai ikon pohon Natal untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus. Yesus Kristus lahir di dunia sebagai Juruselamat Yang Hidup, persembahan cinta dan kasihNya kepada umat manusia di dunia. (STE)
Baca juga: Inspirasi Renungan Natal 2025 Bersama Keluarga di Rumah

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 984 kali