Bivak Alam: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Perannya dalam Kegiatan Survival dan Pendakian 2025
Wamena – Dalam dunia pendakian, kegiatan survival dan juga kegiatan mengeksplorasi alam bebas, istilah bivak alam menjadi sesuatu yang begitu penting untuk dapat dipahami. Bivak alam merupakan tempat perlindungan sementara yang dibuat dari bahan-bahan sederhana, baik alami atau buatan, untuk melindungi diri dari cuaca ekstrem dan juga kondisi darurat. Di tahun 2025, penggunaan bivak alam semakin lama semakin populer di kalangan pendaki dan pecinta alam seiring meningkatnya minat terhadap kegiatan outdoor adventure.
Apa Itu Bivak Alam?
Bivak alam merupakan sebuah tempat untuk memberikan perlindungan saat kondisi darurat atau sementara yang didirikan dan juga dibangun di alam terbuka menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitar, seperti ranting pohon, daun besar, tanah, atau terpal. Fungsinya untuk memberikan perlindungan dasar dari hujan, angin, suhu dingin dan juga gangguan alam lainnya.
Baca Juga: Keindahan Alam Gunung Rinjani
Perbedaan Bivak dengan Tenda
Bivak dengan Tenda itu berbeda dikarenakan:
· Tidak selalu membutuhkan peralatan khusus
· Dibuat untuk kondisi darurat
· Lebih sederhana dan juga cepat dibuat
· Tidak selengkap dengan tenda dalam memberikan perlindungan
Fungsi dan Manfaat Bivak Alam
1. Untuk memberikan perlindungan dari cuaca ekstrem
Bivak sangat berguna untuk memberikan perlindungan dan melindungi tubuh dari hujan, angin yang kencang, kabut tebal, hingga panas yang berlebih saat siang hari.
2. Tempat Istirahat Saat Perjalanan Jauh
Pendaki sering membuat bivak Ketika belum mencapai pos pendakian ataupun saat kondisi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan
3. Tempat Berlindung dalam Kondisi Darurat
Saat mengalami tersesat, cidera, atau kondisi cuaca memburuk, bivak menjadi penyelamat untuk menghindari hipotermia
4. Pelatihan Survival Skill
Bivak juga digunakan dalam kegiatan pelatihan survival untuk melatih kemampuan bertahan hidup di alam bebas.
Jenis-Jenis Bivak Alam
1. Bivak Daun atau Ranting
2. Bivak Lubang Tanah
3. Bivak Terpal atau Flysheet
4. Bivak Menggunakan Ponco
5. Lean To Shelter
Cara Membangun Bivak Alam yang Aman
1. Cari Lokasi yang Tepat
Pastikan saat hendak membangun Bivak lokasinya tidak berada di:
· Bawah pohon rapuh
· Daerah yang rawan longsor
· Jalur Sungai atau aliran air
2. Gunakan bahan-bahan sekitar
Saat membuat Bivak gunakanlah ranting kokoh, daun besar, rumput kering, atau batang pohon tumbang untuk membangun struktur\
3. Pastikan Struktur Kokoh
Ikuti Langkah berikut:
· Pasang tiang utama
· Buat rangka atap miring
· Tutup dengan daun tebal atau terpal
· Perkuat dengan tali atau akar
4. Buat alas yang kering
Gunakanlah daun kering atau alas tidur untuk mencegah kontak langsung dengan tanah yang dingin
5. Hindari membuat api yang terlalu dekat. (REZ)