3 Buku Best Seller yang Direkomendasikan Meningkatkan Kinerja dan Pola Pikir
Wamena — Guna mendorong kapasitas dan menambah pengetahuan bagi sumber daya manusia pegawai KPU, membaca adalah salah satu jawabannya. Sebab buku adalah jendela dunia, dengan membaca, diri sedang berpikir adaptif dan produktif dengan membiasakan diri terutama dengan stimulus buku-buku yang inspiratif.
Artikel ini membahas tentang rekomendasi buku yang dapat menjadi bahan bacaan dalam mendukung peningkatan kualitas diri dan kualitas kerja:
1. The 7 Habits of Highly Effective People — Stephen R. Covey
Buku dari penulis Stephen R. Covey merupakan karya klasik yang digunakan sebagai pengembangan diri dan kepemimpinan di berbagai organisasi secara luas. Covey menjelaskan tentang 7 kebiasaan yang dipercaya membentuk pribadi menjadi efektif/berdaya, 7 kebiasaan tersebut antara lain jadilah proaktif, mulai dengan tujuan akhir, dahulukan yang utama, berpikir menang-menang, berusahalah memahami terlebih dahulu, sinergi dan asah gergaji anda.
Buku ini menjadi sangat relevan bagi pegawai KPU yang berperan sebagai pelaksana tugas kelembagaan dengan standar kinerja yang tinggi. Melalui pemahaman terhadap kebiasaan-kebiasaan ini, diharapkan pegawai dapat mampu mengenal dan memahami diri, sehingga semakin produktif dan berdaya.
2. Cacing dan Kotoran Kesayangannya — Ajahn Brahm
Buku ini berisi kisah nyata yang menyampaikan pesan tentang kesabaran, empati, dan kebijaksanaan hidup dalam setiap perjalanan yang dilewati. Dengan bahasa yang sederhana namun menyentuh, Ajahn Brahm mengajarkan pentingnya ketenangan dan kejernihan berpikir dalam menghadapi berbagai tantangan.
Bagi pegawai KPU, buku ini dapat menjadi sumber inspirasi untuk mengelola tekanan kerja dan menjaga stabilitas emosi, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lebih efektif dan profesional.
3. The Decision Maker — Dennis Bakke
Buku ini menekankan pentingnya pemberdayaan individu dalam proses pengambilan keputusan di organisasi. Dennis Bakke berbagi pengalaman dalam membangun budaya kerja partisipatif, di mana setiap anggota tim diberikan ruang untuk bertanggung jawab dan berinisiatif.
Nilai-nilai yang disampaikan dalam buku ini sangat relevan dengan lingkungan kerja KPU yang membutuhkan koordinasi, kecepatan, dan ketepatan dalam pengambilan keputusan, khususnya pada saat penyelenggaraan tahapan Pemilu.
Membaca sebagai Sarana Pengembangan Kapasitas Aparatur
Perlu disadari bahwa membaca adalah salah satu bentuk investasi jangka panjang guna menambah pengetahuan, memperluas wawasan, memperkuat integritas, serta membentuk pola pikir yang konstruktif. Melalui kebiasaan membaca, diharapkan pegawai KPU dapat terus bertransformasi menjadi aparatur yang adaptif, inovatif, dan berintegritas sesuai dengan nilai Ber-AKHLAK ASN. (FPH)
Baca juga: Kamus Hukum