Berita Terkini

Polarisasi Politik adalah Tantangan Demokrasi: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya

Wamena – Ketika memasuki masa – masa pemilihan, polarisasi politik akan semakin terlihat dan terjadi di lingkungan masyarakat. Polarisasi ini dapat menyebabkan masyarakat menjadi terbelah kepada pihak politik yang ada.

Polarisasi Politik merupakan isu yang semakin hari semakin menonjol disaat perkembangan menuju demokrasi modern, termasuk halnya di Indonesia. Isu ini biasanya tidak hanya berdampak terhadap hubungan antar masyarakat, namun bisa berpotensi menyebabkan gangguan stabilitas politik, perilaku elite, serta arah kebijakan negara. Di dalam Konteksnya yang kontemporer, polarisasi bukan lagi terbatas hanya pada perbedaan dalam pilihan politik, namun telah merambah ke dalam identitas sosial, agama, bahkan bisa juga merambah ke dalam hubungan sosial yang dilakukan sehari – hari.

 

Apa Itu Polarisasi Politik?

Polarisasi politik merupakan sebuah kondisi yang terjadi Ketika masyarakat terpecah menjadi dua atau lebih karena adanya perbedaan dalam pandangan politik yang tajam. Bukan hanya sekedar berbeda pendapat, tetapi masyarakat juga terfragmentasi hingga bisa saja saling memusuhi dan tidak mau menerima informasi, kemudian menerima gagasan maupun kompromi dari kelompok lain.

Baca Juga: Arti Bhinneka Tunggal Ika

 

Penyebab Polarisasi Politik

1.     Polarisasi Politik biasanya disebabkan karena adanya pengaruh di dalam penggunaan atau pemanfaatan media sosial serta algoritma digital

2.    Adanya strategi seorang politisi dan juga elite untuk mengkapitalisasi Sentimen Publik.

3.    Polarisasi politik juga biasanya terjadi karena adanya penyebaran berita Hoaks dan juga disinformasi

4.    Kesenjangan Ekonomi dan Keadilan Sosial

5.    Adanya sebuah krisis kepercayaan terhadap Institusi Negara

 

Dampak yang Ditimbulkan dari Polarisasi Politik terhadap Demokrasi

1.    Polarisasi Politik mempunyai dampak yaitu dapat melemahkan diskursus publik yang sehat

2.     Polarisasi Politik bisa menyebabkan adanya menurunnya kepercayaan Masyarakat terhadap Pemerintah

3.    Dapat membuat terjadinya konflik sosial dan retaknya hubungan antarwarga

4.    Polarisasi Politik bisa menyebabkan kebuntuan politik

5.    Dan bisa menyebabkan terbukanya ruang bagi politik identitas yang ekstrem

 

Bagaimana Mengatasi Polarisasi Politik?

1.    Polarisasi Politik bisa diatasi dengan membangun literasi digital dan media

2.    Mendorong suatu media yang netral dan berimbang untuk mengatasi adanya polarisasi politik

3.    Mempromosikan diskusi serta dialog antar kelompok

4.    Transparansi dan juga kinerja pemerintah

5.    Reformasi regulasi platform digital

Polarisasi Politik merupakan sebuah tantangan yang serius bagi keberlangsungan demokrasi yang modern. Walaupun tidak sepenuhnya bisa dihindari, tetapi suatu polarisasi Politik bisa dicegah dengan Pendidikan politik yang sehat, literasi digital dan juga adanya kebijakan yang berfokus kepada persatuan. (REZ)

 

 

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 210 kali