Keindahan Alam Pantai Pink
Wamena - Pantai pink kembali mencuri perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Serpihan karang merah muda dan warna pasirnya yang unik perpaduan putih menjadikannya salah satu pantai paling langka di dunia. Fenomena warna tersebut terbentuk secara alami dari pecahan organisme laut Foraminifera, yang memiliki pigmen merah dan kemudian bercampur dengan pasir putih, menghasilkan warna pastel yang lembut dan memanjakan mata.
Dukungan Warga dalam Upaya Pelestarian Lingkungan
Mata pencaharian warga sebelumnya hanya dari pertanian kini turut terlibat dalam kegiatan pariwisata. Mereka menyediakan jasa perahu, kuliner lokal, hingga paket wisata pendek ke pulau-pulau kecil yang berada di sekitar pantai pink. Pendekatan ini tidak hanya menghidupkan ekonomi setempat, tetapi juga memberi rasa memiliki terhadap kawasan pantai. Meningkatnya kunjungan wisatawan membuat pemerintah daerah bersama komunitas warga setempat bergerak cepat untuk menjaga kelestarian alam pantai pink.
Daya Tarik Baru Pantai Pink
Komunitas kreatif di Lombok Timur dalam beberapa tahun terakhir mulai memperkenalkan berbagai kegiatan baru untuk memperkaya pengalaman wisata di pantai pink. Para pengrajin lokal juga mulai menjual suvenir ramah lingkungan, seperti kerajinan daun lontar, anyaman bambu, dan aksesori berbahan kayu bekas. Produk ini menjadi alternatif baik bagi wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh tanpa merusak alam. Pemerintah daerah memberi ruang khusus bagi para pengrajin ini agar dapat menjual produk tanpa harus mengganggu area konservasi. Beberapa nelayan setempat menawarkan paket tur singkat ke tiga lokasi snorkeling di sekitar pantai. Mereka menggunakan perahu tradisional yang telah dimodifikasi agar lebih aman dan nyaman bagi wisatawan. Pantai pink kini bukan hanya dikenal sebagai pantai berpasir merah muda, tetapi juga sebagai kawasan wisata berbasis komunitas yang memprioritaskan kelestarian alam dan pemberdayaan warga. (ANY)
Baca juga: Keindahan Alam Danau Toba