KPU Kabupaten Nduga Gelar Rapat Pleno Persiapan Bedah Buku Sesi I
Wamena – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nduga menggelar rapat pleno dalam rangka menetapkan judul sekaligus mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Bedah Buku Sesi I yang direncanakan berlangsung pada September 2026.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) yang menjadi bagian dari rencana kegiatan Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu. Melalui kegiatan bedah buku ini, KPU Kabupaten Nduga berupaya membangun ruang belajar dan diskusi bagi jajaran penyelenggara pemilu untuk memperluas wawasan serta meningkatkan pemahaman terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu dan terbuka juga untuk khalayak umum.
Rapat Pleno Bahas Persiapan Bedah Buku
Rapat pleno dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Nduga bersama jajaran sekretariat. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan Bedah Buku Sesi I dapat dipersiapkan secara terarah, mulai dari penentuan judul buku hingga teknis pelaksanaan kegiatan.
Dalam rapat, dibahas mengenai buku yang akan menjadi bahan utama dalam kegiatan bedah buku. Penentuan judul menjadi salah satu agenda penting karena diharapkan buku yang dipilih memiliki keterkaitan dengan subtema yang sudah ditentukan, khususnya dalam mendukung peningkatan kapasitas jajaran penyelenggara pemilu.
Selain menentukan judul, rapat juga membahas berbagai kebutuhan yang perlu dipersiapkan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik. Persiapan mencakup konsep kegiatan, moderator, narasumber, panelis serta teknis pelaksanaan dan beberapa hal teknis lainnya juga masuk dalam pembahasan.
Tindak Lanjut Arahan KPU RI
Pelaksanaan Bedah Buku Sesi I merupakan bagian dari tindak lanjut terhadap arahan KPU RI yang telah masuk dalam rencana kegiatan Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi dampak nyata bagi peserta dalam mengembangkan budaya membaca, berdiskusi, dan berbagi pengetahuan.
Bedah buku dapat menjadi salah satu sarana untuk melihat suatu persoalan dari berbagai sudut pandang. Melalui diskusi yang dilakukan, peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman baru serta menghubungkan gagasan yang terdapat dalam buku.
Khususnya bagi jajaran penyelenggara pemilu, peningkatan kapasitas menjadi hal penting seiring dengan berkembangnya tantangan dalam penyelenggaraan pemilu. Karena itu, ruang pembelajaran seperti bedah buku diharapkan dapat mendorong untuk terus meningkatkan pengetahuan dan memperkaya perspektif, mengingat kegiatan ini memberi daya tarik bagi peserta dari pihak umum.
Persiapan Dilakukan Secara Matang
Rapat pleno juga menjadi momentum untuk memastikan seluruh persiapan kegiatan dilakukan secara matang. Keterlibatan Anggota KPU dan jajaran sekretariat dalam tahap perencanaan diharapkan dapat menciptakan koordinasi yang baik sehingga pelaksanaan Bedah Buku Sesi I nantinya dapat berjalan efektif.
Persiapan yang dilakukan sejak awal juga menjadi bagian dari upaya KPU Kabupaten Nduga dalam menjaga kualitas setiap kegiatan yang telah direncanakan. Dengan adanya pembahasan bersama, berbagai kebutuhan dan kemungkinan kendala dapat diidentifikasi lebih awal sehingga dapat dicarikan solusi sebelum kegiatan dilaksanakan.
Melalui kegiatan Bedah Buku Sesi I, KPU Kabupaten Nduga berharap dapat memperkuat budaya belajar di lingkungan kerja. Membaca dan mendiskusikan buku tidak hanya menjadi kegiatan untuk menambah pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun pola pikir kritis dan memperluas wawasan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menghadirkan kegiatan pembelajaran yang berkelanjutan di lingkungan KPU Kabupaten Nduga. Dengan semangat belajar dan berbagi pengetahuan, jajaran KPU diharapkan semakin siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional. (FPH)