Berita Terkini

Resmi Ditutup, Latsar KPU Sarat Makna dan Jadi Titik Awal Pengabdian ASN

Wamena - Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi ditutup pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula BPSDA Jayapura ini menjadi penanda berakhirnya proses pembentukan karakter dan kompetensi dasar bagi CPNS dari empat provinsi, yakni Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan. Penutupan ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga momentum refleksi atas perjalanan panjang yang telah dilalui sejak awal pelaksanaan pada 23 Februari 2026.

Kehadiran Unsur Pimpinan dan Peserta Latsar dari Empat Provinsi

Acara penutupan Latsar KPU ini dihadiri oleh perwakilan pejabat eselon II, III dan IV dari masing-masing provinsi, para widyaiswara dari BPSDA Jayapura, serta seluruh CPNS peserta Latsar yang telah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh dedikasi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan siap menjalankan tugas kepemiluan di wilayah Papua yang memiliki tantangan tersendiri.

Sejak dimulai pada Februari lalu, para peserta telah melalui berbagai tahapan pembelajaran yang tidak hanya menekankan pada aspek teknis, tetapi juga penguatan nilai-nilai dasar ASN. Proses ini menjadi bekal penting bagi CPNS dalam menjalankan peran strategis mereka di lingkungan KPU ke depan.

Seluruh Peserta Latsar Dinyatakan Lulus dengan Hasil Membanggakan

Dalam pengumuman resmi pada acara penutupan, seluruh peserta Latsar dinyatakan lulus. Capaian ini menjadi bukti bahwa para CPNS mampu mengikuti setiap tahapan dengan baik dan memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan. Khusus untuk Provinsi Papua Pegunungan, hasil yang diraih tergolong sangat membanggakan.

Sebanyak 10 peserta berhasil meraih predikat kelulusan “sangat memuaskan”, sementara 44 peserta lainnya dinyatakan lulus dengan predikat “memuaskan”. Hasil ini mencerminkan keseriusan peserta dalam mengikuti proses pembelajaran sekaligus menunjukkan kualitas sumber daya manusia yang siap berkontribusi dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas.

Pesan Penutup dari Sekretaris KPU Papua Pegunungan

Penutupan kegiatan Latsar kali ini dipimpin oleh Agus Filma selaku Sekretaris KPU Provinsi Papua Pegunungan. Dalam sambutannya, Agus menyampaikan pesan yang sarat makna bagi seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai core values ASN sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.

Agus mengingatkan bahwa keberhasilan dalam Latsar bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Nilai-nilai seperti integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas harus terus dipegang dan diterapkan dalam setiap aspek pekerjaan sehari-hari, khususnya dalam mendukung tugas-tugas KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu.

Suasana penutupan semakin hangat ketika Agus menutup sambutannya dengan sebuah pantun. Pantun tersebut menjadi simbol kebahagiaan sekaligus kebanggaan atas capaian para CPNS yang telah menyelesaikan Latsar dan akan segera berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil. Momen ini menjadi salah satu titik bersejarah dalam perjalanan karier mereka.

Nuansa Nasionalisme dalam Rangkaian Acara Penutupan

Salah satu momen yang juga paling berkesan dalam rangkaian acara penutupan adalah ketika seluruh peserta dan undangan bersama-sama menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” dan “Tanah Papua”. Dua lagu ini tidak hanya menjadi bagian dari seremoni, tetapi juga sarat makna tentang rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap identitas daerah.

Lagu “Bagimu Negeri” menggambarkan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara, sementara “Tanah Papua” merefleksikan kecintaan terhadap tanah tempat para CPNS akan menjalankan tugas mereka. Suasana haru dan kebersamaan terasa kuat, memperkuat semangat nasionalisme sekaligus rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka akan mengabdi.

Penutup yang Hangat dan Penuh Kebersamaan

Acara penutupan Latsar KPU ini diakhiri dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh seluruh peserta, widyaiswara, dan para pejabat yang hadir. Momen ini menjadi kenangan berharga setelah melewati proses panjang yang penuh tantangan dan pembelajaran.

Tidak hanya itu, suasana kekeluargaan semakin terasa ketika para peserta saling berjabat tangan sebagai bentuk apresiasi dan perpisahan. Interaksi sederhana ini mencerminkan ikatan emosional yang telah terbangun selama masa Latsar, sekaligus menjadi penguat semangat untuk melangkah ke tahap berikutnya dalam karier sebagai ASN.

Penutupan Latsar ini menjadi titik awal bagi para CPNS untuk memasuki dunia kerja sebagai bagian dari KPU. Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah diperoleh, mereka diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi.

Lebih dari sekadar formalitas, Latsar telah membentuk karakter dan pola pikir peserta menjadi aparatur yang siap menghadapi dinamika kerja di lapangan. Ke depan, mereka akan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia, khususnya di wilayah Papua.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, harapan besar disematkan kepada seluruh peserta agar mampu menjadi ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen kuat dalam melayani masyarakat. (FPH)

Baca juga: Dari Kesal Jadi Kenangan! Cerita Suka Duka Mengikuti Latsar CPNS

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 378 kali
🔊 Putar Suara