Berita Terkini

Kalender Juni 2026 Lengkap: Ini Daftar Tanggal Merah

Wamena - Kalender Juni 2026 menjadi salah satu acuan penting bagi masyarakat untuk mengatur jadwal kerja, sekolah, hingga rencana liburan keluarga. Bulan Juni 2026 memiliki jumlah 30 hari, menghadirkan libur hari pancasila, dan 1 Muharam Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.  Penetapan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026 mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri PAN-RB. Sekilas Kalender Juni 2026 Jumlah hari: 30 hari Hari libur nasional: 2 hari Potensi long weekend: 1 kali Daftar Tanggal Merah Juni 2026 Berdasarkan ketetapan pemerintah, berikut hari libur nasional di bulan Juni 2026: Senin, 1 Juni 2026 - Hari Lahir Pancasila Selasa, 16 Juni 2026 - 1 Muharam Tahun Baru Islam 1448 H Libur nasional yang ditetapkan dapat dimanfaatkan untuk sekedar refreshing dan me time dari hiruk pikuk tuntutan pekerjaan.   Long Weekend Juni 2026: Kapan Libur Panjangnya? Masyarakat dapat menikmati long weekend di minggu pertama bulan Juni 2026. Berikut rinciannya: Senin, 1 Juni 2026 - Hari Lahir Pancasila  Long weekend ini bisa dimanfaatkan untuk perjalanan singkat, liburan keluarga, atau sekadar beristirahat sebelum kembali ke rutinitas kerja dan sekolah. Dengan mengetahui kalender Juni 2026 lengkap beserta tanggal merah dan long weekend, masyarakat dapat lebih mudah menyusun rencana aktivitas pasca libur lebaran untuk beristirahat dan menyegarkan kembali semangat di tahun yang baru. (FPH) Baca juga: Kalender April 2026 Lengkap: Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend

Menilik Hari Kartini: Semangat Emansipasi Perempuan Hadir di KPU Kabupaten Nduga

Wamena - Hari Kartini bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi simbol penting bahwa perempuan memiliki ruang yang sama untuk bekerja, berkarya, dan berkontribusi dalam berbagai bidang. Momentum ini mengingatkan bahwa sejak awal, perempuan telah menunjukkan keberanian untuk bergerak dan mengambil peran strategis dalam kehidupan sosial maupun profesional. Oleh karena itu, Hari Kartini layak diapresiasi sebagai tonggak awal kebangkitan perempuan dalam memperjuangkan kesetaraan dan kesempatan yang adil. Semangat yang diwariskan oleh R.A. Kartini terus hidup hingga saat ini, menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkembang dan tidak ragu mengambil peran di ruang-ruang yang sebelumnya didominasi oleh laki-laki. Nilai emansipasi yang diperjuangkan Kartini kini semakin nyata, tercermin dari semakin banyaknya perempuan yang hadir dan berkiprah di berbagai instansi, termasuk dalam lembaga pemerintahan. Perempuan Tangguh di KPU Kabupaten Nduga Di KPU Kabupaten Nduga, semangat Kartini tersebut tercermin dalam kehadiran dua perempuan tangguh yang menjadi bagian dari penerimaan CPNS tahun 2024. Kehadiran mereka di satuan kerja (satker) ini menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu beradaptasi, bekerja, dan memberikan kontribusi yang tidak kalah dari laki-laki. Penempatan dua perempuan ini bukan sekadar angka, melainkan simbol perubahan dan kemajuan dalam lingkungan kerja. Di tengah tantangan geografis dan dinamika kerja yang cukup kompleks di wilayah Nduga, keberadaan mereka menunjukkan bahwa perempuan memiliki ketangguhan, keberanian, dan kemampuan untuk menghadapi berbagai situasi. Hal ini sekaligus menjadi gambaran bahwa kesempatan bagi perempuan untuk berkembang semakin terbuka lebar. Tidak ada lagi batasan yang menghalangi perempuan untuk menunjukkan potensi terbaiknya, termasuk di wilayah yang memiliki tantangan tersendiri seperti Kabupaten Nduga. Representasi Emansipasi di Era Modern Keterwakilan dua perempuan dalam satker ini menjadi tanda bahwa emansipasi perempuan tidak hanya menjadi wacana, tetapi telah diwujudkan secara nyata. Ini juga menunjukkan hadirnya generasi perempuan baru yang berani tampil, beradaptasi, dan berkembang di era modern. Dalam konteks ini, perempuan tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai bagian penting dalam sistem kerja yang profesional. Kehadiran mereka membawa perspektif baru, memperkaya dinamika kerja, serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif. Lebih dari itu, kehadiran perempuan di lingkungan kerja seperti KPU Kabupaten Nduga juga menjadi inspirasi bagi perempuan lain, khususnya generasi muda, untuk tidak ragu mengejar cita-cita dan mengambil peran di berbagai bidang. Ini adalah bukti bahwa semangat Kartini terus hidup dan berkembang seiring zaman. Tantangan dan Adaptasi di Lingkungan Kerja Meski demikian, perjalanan tidak selalu mudah. Masuk ke lingkungan kerja yang sebelumnya didominasi oleh laki-laki tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Dibutuhkan kemampuan adaptasi, ketahanan mental, serta semangat belajar yang tinggi agar dapat menyesuaikan diri dengan dinamika yang ada. Salah satu CPNS, Septiany Skipi, mengungkapkan bahwa pengalaman ini menjadi perjalanan yang penuh pembelajaran. Ia harus beradaptasi dengan berbagai hal baru, termasuk memahami ritme kerja dan dinamika rekan kerja yang selama ini belum pernah memiliki kehadiran perempuan di dalamnya. “Hal yang menyenangkan bisa bergabung di KPU Kabupaten Nduga, walaupun harus belajar dari awal, terutama menghadapi dinamika lingkungan kerja yang selama ini didominasi laki-laki,” ungkap perempuan yang akrab disapa Any. Pernyataan tersebut mencerminkan semangat positif dan kesiapan untuk berkembang. Tantangan yang ada tidak menjadi penghalang, melainkan justru menjadi motivasi untuk terus belajar dan membuktikan kemampuan diri. Inspirasi bagi Generasi Perempuan Masa Kini Kehadiran dua perempuan CPNS di KPU Kabupaten Nduga menjadi cerita inspiratif yang relevan dengan semangat Hari Kartini. Ini menunjukkan bahwa perempuan masa kini tidak hanya mampu bermimpi, tetapi juga berani mengambil langkah nyata untuk mewujudkan impian tersebut. Semangat ini diharapkan dapat menular kepada perempuan lain di berbagai daerah, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses dan kesempatan. Dengan adanya contoh nyata seperti ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang percaya diri untuk melangkah dan mengambil peran strategis. Hari Kartini pun menjadi lebih bermakna ketika nilai-nilai yang diperjuangkan tidak hanya diperingati, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Perempuan Indonesia hari ini adalah perempuan yang berani, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman.  Kartini Masa Kini di Tanah Nduga Kisah dua perempuan tangguh di KPU Kabupaten Nduga adalah cerminan nyata bahwa semangat Kartini terus hidup dan berkembang. Mereka adalah representasi Kartini masa kini yang tidak hanya hadir sebagai simbol, tetapi juga sebagai pelaku perubahan. Dengan semangat emansipasi yang terus menyala, perempuan Indonesia, termasuk di Kabupaten Nduga, membuktikan bahwa mereka mampu berdiri sejajar, berkontribusi, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa. Ini adalah langkah kecil yang membawa makna besar, sekaligus menjadi bukti bahwa perjuangan Kartini tidak pernah sia-sia. (FPH) Baca juga: Perempuan dan Demokrasi: Pilar Penting dalam Mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan 

Rapat Evaluasi Kinerja CPNS KPU se Provinsi Papua Pegunungan dalam Masa Aktualisasi digelar Secara Daring

Wamena - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan melaksanakan rapat evaluasi kinerja Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) KPU dalam masa aktualisasi pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh jajaran sekretariat 8 Kabupaten KPU se-Papua Pegunungan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas aparatur serta peningkatan kualitas laporan aktualisasi. Rapat evaluasi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangka memastikan bahwa seluruh CPNS yang sedang menjalani masa aktualisasi dapat menyusun laporan secara optimal, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang koordinasi antara KPU provinsi dan kabupaten dalam melakukan pembinaan serta monitoring terhadap perkembangan peserta aktualisasi. Penekanan Penyelarasan Visi dan Misi dengan Renstra KPU Sekretaris KPU Provinsi Papua Pegunungan, Agus Filma, dalam arahannya menekankan pentingnya penyelarasan antara visi dan misi KPU dengan Rencana Strategis (Renstra) yang dituangkan dalam laporan aktualisasi CPNS. Menurutnya, laporan aktualisasi tidak hanya menjadi dokumen administratif semata, tetapi juga harus mencerminkan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan organisasi yang akan menjadi literasi untuk kedepan. “Seluruh peserta diharapkan dapat menyamakan visi dan misi KPU sebagaimana yang tertuang dalam renstra, serta mampu menuangkannya secara jelas dalam laporan aktualisasi yang disusun,” ujar Agus. Agus juga mengingatkan bahwa kualitas laporan aktualisasi menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kesiapan CPNS sebagai aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan organisasi. Peran Aktif Kasubag dan Sekretaris tingkat Kabupaten dalam Monitoring CPNS Tidak hanya kepada CPNS, arahan juga ditujukan kepada para Kepala Sub Bagian (Kasubag) dan Sekretaris di tingkat KPU kabupaten. Mereka diminta untuk berperan aktif dalam melakukan pemantauan dan monitoring terhadap perkembangan peserta aktualisasi di masing-masing satuan kerja. Pendampingan yang intensif dinilai sangat diperlukan agar CPNS dapat memahami dengan baik proses penyusunan laporan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan aktualisasi. Dengan demikian, hasil yang dicapai tidak hanya memenuhi standar administrasi, tetapi juga memiliki nilai substansi yang kuat. “Kasubag dan sekretaris di kabupaten diharapkan dapat memantau dan melakukan monitoring secara berkala hingga CPNS benar-benar siap kembali ke BPSDM pada 27 April mendatang untuk melaksanakan seminar aktualisasi,” lanjutnya. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir kendala teknis maupun substansi yang sering muncul dalam proses penyusunan laporan, sekaligus meningkatkan kualitas output yang dihasilkan oleh para CPNS terutama dalam membawa nama KPU Provinsi Papua Pegunungan. Persiapan Menuju Seminar Aktualisasi di BPSDM Sebagai bagian dari tahapan akhir dalam masa aktualisasi, seluruh CPNS dijadwalkan akan kembali ke Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) pada 27 April 2026 untuk melaksanakan seminar aktualisasi. Oleh karena itu, seluruh peserta diimbau untuk mempersiapkan laporan serta bahan tayang dengan sebaik mungkin. Seminar aktualisasi merupakan momentum penting bagi CPNS untuk mempresentasikan hasil kegiatan aktualisasi yang telah dilakukan selama masa pelatihan dasar. Pada tahap ini, peserta akan dinilai berdasarkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan, implementasi kegiatan, serta dampak yang dihasilkan terhadap organisasi. Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa pertemuan lanjutan akan dijadwalkan pada minggu berikutnya guna memantau progres finalisasi laporan dan bahan tayang. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh peserta benar-benar siap menghadapi seminar aktualisasi tanpa kendala berarti. Komitmen KPU Papua Pegunungan dalam Meningkatkan Kualitas SDM Pelaksanaan rapat evaluasi ini menunjukkan komitmen KPU Provinsi Papua Pegunungan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi CPNS yang sedang menjalani masa pembentukan karakter dan kompetensi sebagai ASN. Melalui proses evaluasi yang terstruktur dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan para CPNS mampu menjadi aparatur yang tidak hanya memahami tugas dan fungsi kelembagaan, tetapi juga memiliki kemampuan analisis, inovasi, serta integritas dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya KPU dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, dan transparan, sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan. Harapan ke Depan: Laporan Berkualitas dan Implementatif Dengan adanya rapat evaluasi ini, diharapkan seluruh CPNS KPU di Papua Pegunungan dapat menghasilkan laporan aktualisasi yang berkualitas, tidak hanya dari segi penulisan, tetapi juga dari sisi implementasi dan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi. KPU Provinsi Papua Pegunungan juga berharap agar seluruh proses yang dilalui oleh CPNS selama masa aktualisasi dapat menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara di masa mendatang. “Pertemuan lanjutan untuk memantau finalisasi akan dijadwalkan pada minggu berikutnya, dan diharapkan seluruh bahan tayang serta laporan sudah selesai secara menyeluruh,” tutup Agus. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari seluruh pihak, CPNS KPU Papua Pegunungan diharapkan mampu melewati tahapan aktualisasi dengan hasil yang optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi. (FPH) Baca juga: Resmi! Pembukaan Latsar CPNS KPU Jadi Langkah Awal Cetak ASN Berintegritas

Menuju Panggung Aktualisasi: CPNS KPU Nduga Tunjukkan Keseriusan Sejak Hari Pertama Habituasi

Wamena - Setelah melewati masa blended learning selama 18 hari secara offline di BPSDM Papua, CPNS KPU se-Provinsi Papua Pegunungan kini memasuki tahapan kedua dari tiga tahapan penting dalam proses pelatihan dasar, yaitu masa habituasi. Tahap ini juga menjadi momen penting di mana para CPNS mulai menerapkan secara langsung rangkaian kegiatan yang telah disusun dalam seminar aktualisasi. Habituasi bukan sekadar tahap lanjutan, melainkan proses pembentukan karakter kerja yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil. Komitmen 5 CPNS KPU Nduga dalam Menyelesaikan Aktualisasi Sebanyak lima CPNS dari KPU Kabupaten Nduga menyambut masa habituasi ini dengan penuh keseriusan dan tekad kuat. Mereka berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan aktualisasi dengan hasil terbaik. Judul-judul yang diangkat dalam aktualisasi pun berfokus pada bidang strategis, khususnya yang berkaitan dengan KUL (Keuangan, Umum, dan Logistik) serta Parmas dan SDM, yang memiliki peran penting dalam mendukung kinerja kelembagaan. Sejak hari pertama kembali ke Wamena, dan memasuki masa habituasi, para CPNS KPU Nduga langsung bergerak cepat dengan menyusun skenario serta rangkaian kegiatan secara sistematis. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh target dapat tercapai dalam waktu 30 hari sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Perencanaan yang matang menjadi fondasi penting agar setiap kegiatan berjalan efektif, terarah, dan sesuai dengan tujuan aktualisasi. Inframe: CPNS KPU Nduga melaksanan mentoring via zoom bersama Coach Penguatan Koordinasi dan Peran Mentor yang Aktif Dalam pelaksanaannya, berbagai upaya dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan habituasi. Para CPNS secara aktif menjalin komunikasi dengan mentor melalui penjadwalan pertemuan untuk memaparkan rencana kegiatan serta kebutuhan dukungan yang diperlukan. Selain itu, koordinasi dengan coach juga terus dilakukan guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai arahan. Tidak hanya itu, para CPNS juga tetap mengikuti perkembangan serta instruksi dari KPU Provinsi Papua Pegunungan sebagai bagian dari sinkronisasi kegiatan. Peran mentor, dalam hal ini Kasubbag, juga menunjukkan peran sangat aktif dalam memberikan arahan, dukungan, serta masukan yang konstruktif. Kehadiran mentor menjadi faktor penting dalam memastikan setiap CPNS dapat menjalankan tugasnya dengan baik serta mampu mengatasi berbagai tantangan yang muncul selama proses habituasi. Membangun Budaya Kolaboratif Berbasis Nilai BerAKHLAK Selama berada di lingkungan kantor, para CPNS juga membuka ruang diskusi bersama sebagai bentuk implementasi nilai kolaboratif dalam core values ASN, yaitu BerAKHLAK. Diskusi yang dilakukan tidak hanya sebatas bertukar pikiran, tetapi juga menjadi wadah untuk saling memberikan dukungan, menawarkan bantuan, serta mencari solusi bersama dalam menyelesaikan laporan aktualisasi. Semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis.  Inframe: CPNS KPU Nduga melaksanan diskusi bersama pegawai KPU Nduga Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan secara konsisten, diharapkan para CPNS KPU Nduga dapat memperoleh hasil maksimal sebelum kembali ke BPSDM untuk mengikuti tahapan ketiga. Tahapan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 30 April nanti, di mana para CPNS akan mempresentasikan hasil aktualisasi yang telah dikerjakan selama masa habituasi. Masa habituasi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan laporan yang berkualitas, tetapi juga membentuk CPNS yang siap berkontribusi secara nyata dalam mendukung kinerja KPU Kabupaten Nduga ke depan. Dengan semangat, kolaborasi, dan komitmen yang kuat, langkah menuju hasil terbaik pun semakin nyata. (FPH) Baca juga: Pantau Latsar CPNS, KPU Nduga Hadir Langsung Beri Dukungan di BPSDM Jayapura  

Kalender Mei 2026 Lengkap: Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend

Wamena - Kalender Mei 2026 menjadi salah satu acuan penting bagi masyarakat untuk mengatur jadwal kerja, sekolah, hingga rencana liburan keluarga. Bulan Mei 2026 memiliki jumlah 30 hari, menghadirkan libur hari buruh, hari kenaikan Yesus Kristus, Hari Raya Idul Adha, dan hari Raya Waisak.  Penetapan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026 mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri PAN-RB. Sekilas Kalender Mei 2026 Jumlah hari: 30 hari Hari libur nasional: 4 hari Potensi long weekend: 1 kali Cuti bersama: 2 kali Cocok untuk merencanakan liburan ke destinasi favorit atau staycation bersama orang tersayang Baca juga: Kalender April 2026 Lengkap: Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend Daftar Tanggal Merah Mei 2026 Berdasarkan ketetapan pemerintah, berikut hari libur nasional di bulan Mei 2026: Jum’at, 1 Mei 2026 – Hari Buruh Internasional Kamis, 14 Mei 2026 - Kenaikan Yesus Kristus Rabu, 27 Mei 2026 - Hari Raya Idul Adha 1447 H Minggu, 31 Mei 2026 - Hari Raya Waisak 2570 BE Rangkaian libur nasional yang ditetapkan juga disertai dengan kebijakan cuti bersama, sehingga dapat dimanfaatkan untuk sekedar refreshing dan me time dari hiruk pikuk tuntutan pekerjaan.   Long Weekend Mei 2026: Kapan Libur Panjangnya? Masyarakat dapat menikmati long weekend di bulan Mei 2026. Berikut rinciannya: Jum’at, 1 Mei 2026: Hari Buruh Nasional Jumat, 14 Mei 2026: Libur Nasional Kenaikan Yesus Kristus Sabtu, 15 Mei 2026: Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus Long weekend ini bisa dimanfaatkan untuk perjalanan singkat, liburan keluarga, atau sekadar beristirahat sebelum kembali ke rutinitas kerja dan sekolah. Dengan mengetahui kalender Mei 2026 lengkap beserta tanggal merah dan long weekend, masyarakat dapat lebih mudah menyusun rencana aktivitas pasca libur lebaran untuk beristirahat dan menyegarkan kembali semangat di tahun yang baru. (FPH)

Bekali ASN dengan Kompetensi Teknis, CPNS KPU Papua Pegunungan Ikuti PKTBT

Wamena - Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas aparatur serta memenuhi tahapan penyelesaian Latihan Dasar (Latsar) CPNS, CPNS di lingkungan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengikuti kegiatan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) secara daring. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembelajaran yang wajib diikuti peserta sebagai bagian dari penguatan kompetensi teknis sesuai bidang kerja masing-masing. Pelaksanaan PKTBT tersebut merupakan bentuk pembelajaran lanjutan yang dirancang untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap tugas, fungsi, serta peran strategis dalam mendukung kelembagaan KPU. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas profesional sekaligus memperkuat kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Sekretariat KPU. Bagian dari Tanggung Jawab Penyelesaian Latsar CPNS Kegiatan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas tidak terlepas dari tanggung jawab peserta dalam menyelesaikan seluruh rangkaian agenda Latsar CPNS. Sebagai salah satu tahapan pembelajaran wajib, PKTBT menjadi sarana untuk memastikan bahwa peserta tidak hanya memahami nilai-nilai dasar ASN, tetapi juga memiliki penguasaan teknis yang memadai terhadap unit kerja tempat mereka bertugas. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh penguatan materi yang relevan dengan tugas jabatan masing-masing sehingga mampu mengintegrasikan pemahaman teoritis dengan praktik pelaksanaan pekerjaan di lingkungan Sekretariat KPU. KPU Provinsi Papua Pegunungan Ikuti Gelombang Kedua PKTBT Untuk pelaksanaan tahun 2026, KPU Provinsi Papua Pegunungan dijadwalkan mengikuti PKTBT pada gelombang kedua yang berlangsung pada tanggal 9, 10, dan 13 April 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom guna memastikan keterlibatan peserta dari berbagai wilayah secara efektif dan efisien. Pelaksanaan secara daring tetap berlangsung tertib dan interaktif, dengan peserta mengikuti setiap sesi pembelajaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Metode ini memungkinkan proses transfer pengetahuan tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas penyampaian materi. Materi Disampaikan Langsung oleh Narasumber Kompeten dari Biro Terkait Kegiatan PKTBT diisi dengan pemaparan materi dari para narasumber yang kompeten di bidangnya, termasuk kepala biro yang membawahi masing-masing sub bagian di lingkungan Sekretariat KPU. Kehadiran para pejabat struktural sebagai pemateri memberikan nilai tambah tersendiri karena peserta memperoleh pemahaman langsung dari pihak yang memiliki otoritas dan pengalaman dalam pengelolaan unit kerja. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan kelembagaan, pemahaman struktur organisasi, serta penjabaran tugas dan fungsi setiap subbagian. Dengan demikian, peserta dapat memahami secara lebih komprehensif posisi dan kontribusi unit kerjanya dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan KPU secara menyeluruh. Selain penyampaian materi, kegiatan PKTBT juga dilengkapi dengan pelaksanaan pre test dan post test sebagai instrumen evaluasi pembelajaran. Kedua tahapan ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah mengikuti materi yang diberikan. Melalui evaluasi tersebut, penyelenggara dapat menilai sejauh mana peningkatan pengetahuan peserta terkait kelembagaan KPU serta tugas teknis pada bidang masing-masing. Hasil evaluasi ini juga menjadi indikator efektivitas pembelajaran dalam mendukung peningkatan kompetensi peserta secara menyeluruh. Komitmen Mewujudkan ASN KPU yang Profesional dan Kompeten Pelaksanaan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas menjadi bukti komitmen KPU dalam membentuk aparatur yang profesional, kompeten, dan siap menjalankan tanggung jawab kelembagaan secara optimal. Dengan penguatan kapasitas yang berkelanjutan, diharapkan setiap CPNS mampu beradaptasi cepat terhadap lingkungan kerja serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penyelenggaraan tugas-tugas kepemiluan yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, semangat pembelajaran dan pengembangan kompetensi terus ditanamkan sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia KPU yang unggul, adaptif, dan berintegritas. (FPH) Baca juga: Resmi! Pembukaan Latsar CPNS KPU Jadi Langkah Awal Cetak ASN Berintegritas  

🔊 Putar Suara